Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Angin, Tenaga Surya, Tenaga Ombak dan Energi 
Alternatif lainnya, kendalanya ada di Battery dan UPS yang luarbiasa mahal bagi 
bangsa ini.
Kalau saya lihat di persawahan di Jerman, setiap jarak 200 - 300 m pasti ada 
pembangkit Listrik Tenaga Angin atau Tenaga Surya yang dilengkap dengan battery 
dan UPS.
Karena jumlahnya banyak dan sudah lama beroperasi, pasti biaya operasinya 
ekonomis.
Kalau di Indonesia, bila dibandingkan dengan biaya listrik PLN yang muraaaaah 
banget, sampai - sampai PLN nya rugi, maka penggunaan Energi Alternatif seperti 
itu menjadi amat sangat tidak ekonomis.
Kecuali ditemukan teknologi Battery yang murah meriah.
 
Salam,
 
Adyanto Aditomo




Dari: Haniwar Syarif <[email protected]>
Judul: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: JALAN TOL
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 30 September, 2009, 4:38 AM


 



atau pemerintah kembangkan listrik tenaga angin

ada penelitian Balai Penelitian Industri yg prospektip utk itu

jadi cuma sekali invest aja ..terusnya memang gratis

banyak kok kalaupemerintah mau kratip

termasuk yg kecil bagaimana mobil tua ditambah alat penghemat
bensin berbasis magnet yg bisa hemat bensin 20 persenm

Bagi aja gratis alat ini sebelum naikkan BBM

naik harga 20 persen tapi pemilih mobil dapat gratis atau minimal
murah banget ..

HS

Kirim email ke