Bu Yuli...
Apa masih ada alasan untuk berharap? Dan mencoba memberi tantangan?
Jangan bu, jangan.... Nanti berujung kecewa.
Dari awal berdiri, Golkar hanya mengandalkan ideologi yang bukan ideologi, 
yakni: pembangunan. Pembangunan adalah aktifitas rutin dan pastidilakukan oleh 
siapapun yang berkuasa. Nah, slogan 'pembangunan' inilah jadi fundamen 
eksistensi golkar. Dengan dalih pembangunan dan paradigma 'trickl down effect' 
(yang kanal 'trickle'-nya ga pernah dibuat) menjadi ajang penumpukan harga bagi 
elit golkar dan orde baru. Jadi, politik uang untuk kepentingan DPD seperti 
Muladi bilang, memang tidak aneh. Memang sesungguhnya itulah jati diri partai 
itu.
Selanjutnya, ibu juga jangn berharap bahwa moment pembangunan seperti awal orde 
baru akan menjadi tumpuan Golkar untuk muncul sebagai single majority. Kenapa? 
Karena politik komando yang digerakkan dengan derap sepatu lars dan laras 
senjata udah ga jamannya. Lagipula tempatnya telah digeser dalam politik 
pragmatis oleh kekuatan baru, yakni: Demkokrat. Ini berarti, lebih baik kita 
ucapkan good bye aja kepada golkar dari pada kita memberi tantangan baru. Agar 
mereka yang akan kehilagan posisi menjadi sadar dan siap, sementara kita 
bersiap pula mengikhlaskan masa lalu dan memulai era baru.

Salam,
FDG

Pada Kam, 8/10/09, Yuliati Soebeno <[email protected]> menulis:

Dari: Yuliati Soebeno <[email protected]>
Judul: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Muladi: Politik Uang Wajar, Asal Untuk 
Kepentingan DPD
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 8 Oktober, 2009, 12:00 AM






�





                  He...he..he. ..bukankah dari dulu Golkar emang berprinsip 
begitu? Lihatlah betapa hancurnya hutan-hutan kita dan juga daerah pertanian 
hilang karena semua gara-gara UANG, selama Golkar berkuasa? Kelakuan para 
pemegang pemerintahan di pusat maupun didaerah, dan juga para pejabat di 
Angkatan bersenjata, sama saja "setali tiga UANG!" :-)) pada masa mereka 
BERJAYA dan LUPA DARATAN. Korupsi menjadi "TAHTA" mereka.

�

Jika Golkar ingin membuktikan bahwa Partai ini bisa mengembalikan kekayaan ALAM 
dan kesejahteraan rakyat-nya, coba berikan tantangan kepada partai ini. Jika 
bisa menghancurkan lingkungan, mudah-mudahan bisa juga memupuk-nya lagi supaya 
menjadi subur.

�

Salam,

Yuli

Kirim email ke