Upaya PA mempertanyakan soal rekaman di MK mustinya dilihat sebagai
suatu hal yang wajar; khususnya dalam posisinya sebagai bagian dari
eksekutif. Justru menjadi tidak wajar kalau misalnya yang bersangkutan
bersikap sangat kritis terhadap kalangan sendiri (baca: eksekutif).
Mungkin itu 'resiko' dari apa yang disebut dengan jabatan. :-p
Memang menyebalkan melihat kalangan yang mau 'pasang badan' untuk
kalangannya atau bahkan si bos.. :-)

Namun jangan lupakan juga soal penempatan yang sangat mungkin
disengaja 'ngaco'.. bukannya tempat yang tepat (in the right place)..
Hal ini terkait dengan pengalaman yang diterapkan Alm. Eyang..
guna memutus rantai regenerasi.. dan kebetulan pemikiran ini juga
diulas Boni Hargens di media massa (lupa harian apa & tanggal berapa)..

Soal lulusan mana, hati", jangan sampai kita melecehkan semata"
karena dari mana asal lulusan seseorang..

CMIIW..

-- 
Wassalam,

Irwan.K
"Better team works could lead us to better results"
http://irwank.blogspot.com

Pada 5 November 2009 17:02, ingan apul sitepu <[email protected]> menulis:

>
>
> dari selera sby memilih para pembantunya mungkin lebih mudah mengenal
> siapa sby sebenarnya dibalik senyum dan actingnya didepan kamera.

Kirim email ke