sebenarnya apa sih yg sudah disiapkan oleh pemerintah sejak APEC Bogor puluhan tahun lalu ?
bunga bank masih tinggi infrastruktur spt jalan pelabuhan tetap gak cukup,listrikgak ada, minta suplai gas susah Bea masuk bahan baku tetap lebih mahal drpd bahan jadi bahan baku lebih senang di ekspor drpd diolah di dalamnegeri gaji buruhnaik terus shg biaya utk produksi jadi mahal, tapi buruh tetap gak sejahtera krn harga sembako naiknya lebih banyak FDI tetap gak ada yg datang yg ada cuma sombong doang ..gak kurang kurang Mending juga kita tutup aja negara kita drserbuan asing, pakai istilah Bung Karno Berdikari aja deee ( pasti ada yg teriak nasionalisme sempit ...:) Lha drpd diteruskan..bank aja sdh punya aing .. telekomunikasi juga hampir semua dikuasai asing impoor terigu dan daging naik terus... HS At 07:47 AM 12/15/2009, you wrote: >Selama mengikuti perkembangan dan diskusi2 soal >ini (FTA) sebenarnya, ada penyelenggara negara >yg sdh memahami hal ini jauh2 hari. Namun >sayangnya atasan2nya cenderung lebih sibuk dg >masalah politik atau terkadang citra sehingga >jarang mengabaikan masukkan2 dari jajarannya >sendiri. Terlebih setelah masa reformasi, >pejabat yg harusnya birokrat profesional >terkontaminasi masalah politik dan terlalu sering berganti. > >Selanjutnya koordinasi antar departemen juga >masih lemah, sementara argo perjanjian jalan >terus.....dan tahu2 sdh sampai pada tahapan >implementasi....dan memang kita tidak siap. > >Bahkan sampai pada kondisi seperti saat ini >masih saja ada tarik ulur soal meminta penundaan >atau jalan terus. Penyelenggara negara masih >juga belum satu kata dalam menghadapinya. > >Kalau mau ditunda tentu harus menghadapi pihak >luar, kalau mau jalan terus yg harus dihadapi >adalah serbuan barang2 dari negara2 lain dan >gelombang meningkatnya pengangguran karena bakal >banyak industri yg gulung tikar atau dipindahkan >ke negara yg lebih menguntungkan. > >Kalau mau ditunda, langkah nyata harus disiapkan >dan dilaksanakan supaya pada waktunya Indonesia akan siap melaksanakan FTA itu > >Masihkan mau berdebat seperti biasanya atau debat politik lainnya? > >Salam >Kukuh >Powered by Telkomsel BlackBerry®
