Seiring langkah digulirkannya momentum reformasi birokrasi departemen
keuangan
marilah kita bersama-sama menjaga nama institusi kita masing-masing
demi tegaknya birokrasi yang lebih baik, demi pelayanan prima
mari kita dukung dan perjuangkan terus langkah yang telah diambil
pimpinan kita DJPBN
kita patuhi kode etik pegawai DJPBN

reformasi adalah sebuah proses yang membutuhkan waktu
tanpa dukungan dari perumus kebijakan, pelaksana kebijakan dan
pengawas kebijakan
mustahil kebijakan publik dalam reformasi birokrasi akan terlaksana.

terima kasih kepada Bpk. Herry Purnomo yang telah mencanangkan motto
pegawai DJPBN sebagai Guru dan Pelayan
terima kasih juga kepada Bpk. Siswo Sujanto yang hingga detik ini
mencurahkan perhatian, waktu dan tenaganya demi reformasi DJPBN
dan tak lupa ucapan terima kasih kepada Ibu Anandy Wati yang selalu
mendukung dan mengawal setiap langkah kebijakan yang telah digariskan
oleh DJPBN


--- In [email protected], "yondi_l" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Saya pernah di DLN dan kenal dengan bapak tapi lebih banyak
mendengar
> tentang kesahajaan bapak. Selamat bergabung di forum ini semoga
> bermanfaat.
>
> Memang kita harus prihatin dan lebih prihatin lagi berkaitan sistem
> hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku layaknya rimba
> hukum yang didalamnya ada semak belukar penuh duri, binatang buas,
> ular berbisa tapi sekaligus buah-buahan segar mengundang selera,
> negeri yang ironis yang masihkah layak buat ditempati buat orang-
orang
> optimis yang mendahulukan kata hati nurani?
>
> Kalau sinyalemen yang mengatakan begitu banyak peraturan dan
> perundangan-undangan yang ada lebih merupakan berbasis komunitas
> (kaplingan) untuk kepentingan kelompok atau golongan sendiri dan
> penafsirannya bukan berdasarkan kemaslahatan umum saya

Kirim email ke