Menanggapi kisah honorer asli (HA) yang telah mengabdi 21 tahun tapi belum
diangkat menjadi CPNS sangat mengerikan. Apalagi beberapa teman saya pernah
terlibat dalam pengangkatan tenaga "honorer siluman" (HS) menjadi CPNS dan PNS
Depkeu khususnya DJPBN. HS memanfaatkan koneksi dengan pejabat-pejabat tertentu
(entah pake duit berapa or imbalannya apa) yang jelas mereka yang tidak pernah
muncul dan tidak dikenal dikantor tiba-tiba diusulkan diangkat menjadi cpns
melalui jalur tenaga honorer beberapa tahun yang lalu. Karena yang memberi
arahan adalah sang "dedengkot" maka jadilah semuanya menjadi nyata.
Seharusnya mereka yang benar2 mengabdilah yang menjadi terpilih. Apa karena
kita gak ada Management Assesment Center ya??? Mudah-mudahan hal seperti ini
tidak pernah terjadi lagi di DJPBN. Dan untuk Itjen dan kepegawaian DJPBN (kalo
mau repot meneliti kebenarannya, berani???) tinggal telusuri asal surat
pengangkatan tenaga honorernya, siapa yang tanda tangan, trus trace ke jejak
honorernya minimal 2 tahun ke belakang dan interviu semua pegawai yang bekerja
dalam tahun2 tersebut (kan ada jejak mutasi???) maka akan segera diketahui
siapa saja sang honorer siluman dan para promotornya untuk dimintai sumbangan,
Eh salah, maaf, yang benar UNTUK diusut dan dimintai pertanggungjawaban secara
pidana dan perdata!!!!
Untuk Honorer Asli (HA), sabar ya!!! Memang dinegeri yang banyak kepalsuan
ini yang asli-asli susah untuk dikenali dan diangkat ke tempat yang lebih baik.
Tapi Allah Maha Tahu dan Maha Adil. Kalau tidak di dunia, di akhirat pasti ada
balasannya dan "TANPA AMPUN"
"Tired looking for the truth, fair & wisdom"
---------------------------------
Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.
[Non-text portions of this message have been removed]