Yth. Para Pejabat dan Teman Milis
Ditjen PBN

Sudah banyak cerita dan  keluhan yang di sampaikan oleh para Pegawai
DJPB (yang udah  punya NIP). Tapi mungkin sangat sedikit bahkan tidak
ada kisah sedih yang di sampaikan oleh para PEGAWAI BACK OFFICE YANG
PALING BACK (Honorer DJPB) yang merupakan tenaga yang sangat membantu
baik dalam pelaksanaan tugas kantor maupun membantu para pegawai DJPB
di setiap Kanwil/KPPN.


Di KPPN Tanjung Pandan ada honorer  yang telah berumur 41 tahun telah
bekerja sejak terbentuknya KPPN ini yaitu pada tahun 1986 (kira-kira
sudah 21 tahun dia mengabdi). Dia telah bekerja dari mulai mendapatkan
honor Rp.10.000 s.d. Rp.750.000,- (honor sekarang) dengan semangat
yang luar biasa dan ini diakui sekali oleh teman-teman kantor di KPPN
Tanjung Pandan. 

Memang sih dulu dia pernah dua kali ikut test untuk pengangkatan jadi
PNS di tahun 90 an tetapi dia tidak lulus sehingga sampai sekarang
menjadi CPNS yang sangat dia idam-idamkan belum juga hinggap
kepadanya. Sedikit analisis saya rasanya untuk pengangkatan melalui
test temanku ini sudah menyerah, tetapi mengingat tenaganya sangat di
butuhkan kiranya layak untuk segera diangkat tanpa test.

Setiap pagi dia berangkat dari rumah rata-rata pukul 6 pagi karena
jarak rumahnya ke kantor cukup jauh sekitar 15 km. Dari naik sepeda
sampai motor sudah pernah dia lakukan untuk menempuh jarak tersebut. 
Sekarang dia sdh dapat motor dinas walaupun dengan motor WIN 1990 yang
menurut para pembina dari Kanwil sudah layak dihapuskan karena biaya
pemeliharaan sangat besar sekali setiap bulannya (alias tiap bulan
mogok terus) dibanding beli baru. 

Multi tugas dia lakukan sebagai honorer dari buka kantor (termasuk
bersih2 kantor), mencuci piring n gelas , bikin teh buat para pegawai,
sampai ambil uang di BRI yang merupakan tugas Bendahara dia lakukan.
Sehingga ada sedikit anekdot kalau Bendahara yang ambil uang maka akan
disuruh antri dan ditanya KTP oleh pegawai BRI tetapi kalau dia yang
ambil uang semua beres. Pulang kantor pun melebihi para pegawai KPPN
Tanjung Pandan yang itu pukul 20.00 yang mungkin sampai rumah pukul
21.00 (kaya di Jakarta aja yah).

Pada akhir tahun 2006, teman honorerku ini namanya telah masuk dalam
Keppres untuk diangkat menjadi CPNS antara 2007-2009, tentu ini
membawa angin segar bagi dia dan tentu keluarganya. Perlu disampaikan
bahwa temanku ini telah berkeluarga dengan 1 istri dan 1 anak
(sekarang sekolah di SMA Tanjung Pandan yang tahun depan insya Allah
akan masuk bangku kuliah yang entah dimana).

Kisah ini coba saya angkat  di dalam milis Forum Prima untuk dapat
menggugah hati dan sekaligus janji yang telah disampaikan beberapa
kali kepada mereka dari para pejabat Kantor Pusat.

Mudah-mudahan dengan tulisan ini CPNS/PNS yang temanku idam-idamkan
dapat segera direalisasikan. Semoga diantara para milis seperti pak
Hari, pak Budisan dan teman lain ada yang dapat membantu dia untuk
menjadi CPNS DEPKEU.

Kira-kira kapan yah..............................??? 
21 tahun jadi honorer tidak apalah yang penting jadi PNS 15 tahun.



Kirim email ke