saya sependapat dengan pendapat Bp. Amir syah, kejadian kayak gini mesti di
telusuri, dengan harapan kalau ketemu oknumnya bs dihukum dengan hukuman
setimpal, dan akan membuat org berfikir 1000 X, yang akan coba2 melakukan
perbuatan yg sama. saya msh ingat kejadian th.2006 awal di sebuah KPPN yg kena
tipu kayak gini, yg jumlahnya lumayan banyak 5 jt rupiah,
seperti yg disampaikan Bp. Suba Sita jangan percaya dengan permintaan2 kayak
gini, dan bila ingin menjebak pelaku, coba saj kirim 5 rb perak, dan
bekerjasama dg bank supaya di awasi pemegang rekening pelaku.
amir syah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Salam:)
Kalo saya usul:
Untuk menunjukkan keseriusan bahwa hal ini tidak bisa ditoleransi maka ada
baiknya hal ini dilaporkan ke kepolisian. Karena korbannya bisa terjadi di
seluruh Indonesia maka baiknya dilaporkan ke MABES POLRI.
Keuntungan dari aktivitas ini antara lain:
- Menunjukkan secara real dan tegas kepada Publik bahwa DJPBN tidak menyukai
praktek2 percaloan seperti ini. Hal ini akan mengangkat nama DJPBN dan Depkeu
pada umumnya.
-Memberikan efek jera, sehingga bagi pihak2 yang tidak bertanggungjawab
tidak berani lagi coba2 mempermainkan institusi DJPBN or Depkeu.
-------------------
Kuatirnya hal seperti ini dapat menjadi preseden buruk or memberikan image
yang kurang sedap dalam manajemen SDM kita. Oleh karena itu mudah2an ke depan
Manajemen SDM kita seharusnya lebih transparan dan terbuka dalam semua standard
kepegawaian agar diketahui publik (minimal publik DJPBN) sehingga tidak membuka
peluang terjadinya hal2 yang "diinginkan ataupun yang tidak diinginkan" :)
For Better DJPBN:)
"Kill Corruption for Our Kids Better Future"
www.amirsyah,blogspot.com
www.azzahku.multiply.com
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
[Non-text portions of this message have been removed]