Yth Ibu Marlina, dan teman2 di Dep Keu.
Terimakasih atas info nya mengenai grading. Yang saya
maksud adalah berkaitan dengan pemberian tunjangan
tambahan yg berlaku untuk Dep Keu. yang besarnya
didasarkan pada grade2 tertentu. Bukan grading yang
secara umum memang sudah berlaku sejak adanya PNS di
negeri ini tas dasar penggolongan pangkat dan
eselonisasi jabatan baik struktural maupun fungsional
yang berlaku seragam di seluruh Indonesia.
Pemahaman saya remunerasi tambahan yg diberikan untuk
SDM Dep Keu didasarkan atas jabatan2 yg besar kecilnya
tergantung dari tanggungjawab atas jabatan dan risiko
pekerjaan yg di lakukan.
Semua orang di Depkeu di beri jabatan, mulai dari
pengantar surat (caraka), pengemudi, sekretaris,
penyaji, pemroses, penelaah, perumus dst. Sedangkan
bagi para pemangku jabatan struktural juga di tetapkan
grade tertentu sesuai dengan tanggungjawab dan risiko
jabatan yang di laksanakan. Dalam PMK juga ada range
SKOR, namun tidak ada penjelasan lebih lanjut "how
does it work".
Banyak metode untuk mengukur suatu kinerja jabatan,
sebagaimana telah ibu sebutkan, sbgmn di temui dalam
literatur. Tetapi saya belum melihat produk lanjutan
dari Dep Keu ini, bagaimana misalnya mengukur kinerja
seorang kurir (pengantar surat), bagaimana capaian
kinerja dari seorang sekretaris? Apa yang menjadi
ukuran seorang yg punya jabatan pemroes, penyaji,
perumus telah melaksanakan tugas sesuai dengan
kriteria jabatan yang di tetapkan?
Saya kira dari masing2 jabatan tadi harus ada alat
ukur yang di buat, dg transparan, sehinga
subyektifitas dpt dihindari. Setiap pemangku jabatan
memahami betul apa yang harus dicapai dan di lakukan
atas jabatan yang di embannya.
Alat ukur ini tentu kita sepakat digunakan untuk
mengukur kinerja pemangku jabatan, apa masih pantas
menduduki jabatan tadi, apa harus turun grade pada
jabatan yang lebih rendah, atau memperoleh promosi
jabatan yang lebih tinggi, sesuai dengan capaiannya.
Alat ukur ini harus di set untuk setiap jabatan. Jadi
kesimpulannya masih banyak yang harus dikerjakan
terutama oleh Biro SDM, Bag2 SDM dr tiap2 unit, Biro
organisasi (yang menetapkan nomenklatur setiap
jabatan) dst dst. Pekerjaan besar di Dep Keu telah di
mulai, tapi belum usai.
Suatu catatan yg dapat dikemukakan, DP3, sebenarnya
juga merupakan salah satu alat ukur, tetapi terlalu
kualitatif. Dalam praktek alat itu tidak menjadi alat
yg effektif, tidak mencerminkan kinerja seseorang, krn
ada faktor acuh tak acuh pimpinan, ABS, ewuh pakewuh
dll. Mengisi cenderung "copy n paste"
Tugas yang lain adalah meyakinkan publik bahwa reform
birokrasi Dep Keu bukan mengada ada dan memang ada
hasil yang signifikan. Ini barangkali juga akan
merupakan suatu faktor penting bahwa reform ini
"sustainable". Selamat bekerja ke arah yang lebih
baik.
Bravo Dep Keu.
Pakertihutomo.
--- Marlina Rus Ananti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Pak Pakertihutomo dan anggota miliser lainnya,
>
> Pak Pakertihutomo menulis bahwa grading untuk
> Birokrasi di Indonesia baru ada
> pertama kali, yakni grading yang merupakan hasil
> gebrakan Bu Ani (SMI). Saya lebih suka mengatakan
> “grading yang mirip dengan yang diberlakukan oleh
> perusahaan swasta modern” memang baru pertama kali
> diberlakukan atau diujicobakan di birokrasi (depkeu)
> kita. Dalam literatur Manajemen Imbalan (Reward
> Management), istilah remunerasi biasanya mengacu
> pada besaran gaji dan tunjangan-tunjangan yang
> diberikan kepada pegawai. Berdasarkan pemahaman
> saya tersebut, sebenarnya sistem grading (golongan
> I/a sd IV/e) yang dijadikan acuan dalam pemberian
> remunerasi (gaji dan tunjangan) dan juga kenaikan
> pangkat (grade) pegawai sudah lama ada dan
> diberla
kukan dalam birokrasi kita.
> Sebenarnya format dan fungsi KPI, menurut saya,
> hampir sama dengan format dan fungsi
> Renstra/RKT/LAKIP yang kita buat secara tahunan.
> Hanya saja dalam praktek penyusunan
> Renstra/RKT/LAKIP yang selama ini kita lakukan
> seringkali terjebak dalam “sekadar memenuhi
> persyaratan formalitas belaka”. Dalam konteks
> penggunaan KPI, kita diharapkan dapat melakukan
> monitoring
=== message truncated ===
________________________________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
http://id.yahoo.com/
________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/