masalahnya, om jamie... yang prodip kan masih kena wajib kerja... juga kalo' mau minta pensiun kan ada aturannya
inilah aturan main kepegawaian yang ribetnya ampun deh... belibet dimana-mana PNS yang mutusin 'gantung sepatu' ada aturannya, minimal 20 tahun masa kerja, dan usia >50th sedangkan PNS yang diputusin 'gantung sepatu', minimal 10 tahun masa kerja logika yang diungkapkan mas nidji, dimana berniat gantung sepatu asal dibayar sisa hak-nya seolah-olah benar... tapi itu totally wrong... bagaimana hak-hak gaji bisa dibayar, jika yang bersangkutan sendiri tidak pernah menyelesaikan kewajiban ? kewajiban sebagai PNS ? 6 bulan mangkir saja, gaji tidak dibayar... jangan diungkit-ungkit dulu lah soal TKPKN, itu kan hal yang beda... dan TKPKN itu kan dibayar karena kita pegawai Depkeu, bukan pegawai Pemda, atau Departemen lainnya SDM di birokrasi itu muter-muter, kaya' benang kusut... jadinya malah lingkaran setan... disisi satu sisi, kita dihadapkan masalah penilaian kinerja disisi lain, malah ada kesenjangan kinerja.. yang sibuk.. sibuk... yang nyante ? tetep aja... lha jadinya bagaimana ? mana yang kudu dirubah ? sebab kalo' kinerja diutamakan, yang sepuh bilang : tenaga saya kan udah gak segede dulu, tapi kalo' gak ada saya dulu... kantor ini gak jalan sedang kalo' pengalaman diutamakan, yang muda bilang : hla, pengalaman boleh saja situ unggul.. tapi kalo' gak bisa ngetik SP2D.. mana jalan kantor ini.. hahaha.... saya ndak belon bisa mikir... nanti saja saya pikir lagi... :D At 15:07 17/07/2008, you wrote: >Kang Acep terima kasih atas reply nya, >totally agree lah dengan opini akang, bisa nggak ya kebijakan perform >budget kaya gitu di implementasi di manajerial kepegawaian ? >kelihatannya emang kurang manusiawi ya kaya pepatah habis manis >permen karet di buang... tapi bila bayaran kontraknya gede kayaknya >banyak yang nggak keberatan kayak om Nidji yang baru lima tahun masa >kerja tapi bersedia pensiun dini dengan syarat2 tentunya. > >positifnya perform kita tidak tergantung usia, >dan output ( goal ) yang dihasilkan tidak terlalu mementingkan >kecepatan kekuatan fisik, seperti halnya pesepak bola profesional > >negatifnya hasil perhitungan kinerja untuk setiap individu kurang >mudah untuk dipantau pembuat kebijakan, >kayaknya hal2 seperti ini dulu yang harus dibenahi... > >okay bro, selamat berkerja, selamat menikmati lagi senyuman anak dan >istri setidaknya tiga hari sekali, semoga saya bisa menyusul nanti. amien. > >the truth is out there >Jamie > - Sent from my JamurBerry(r) non-wireless device jamur_kuping h4nafi [at] depkeu.go.id ym : h4nafi ---- This e-mail may contain trade secrets or privileged, undisclosed, or otherwise confidential information. If you have received this e-mail in error, you are hereby notified that any review, copying, or distribution of it is strictly prohibited. Please inform us immediately and destroy the original transmittal. Thank you for your cooperation.
