On Tue, 18 Jul 2000, Iman S. H. Suyoto wrote:
>
> intinya sih cuma satu. bahasa indonesia yang di situ ejaannya tidak sesuai
> dengan eyd. itu ajah. nothing else. bukan masalah gaya bahasa, bukan karena
> terbiasa pake bahasa inggris, dll.
MAaf mungkin saya terlalu bodoh soal EYD. Tapi ada beberapa hal yang
orang fikir itu salah tetapi malah sesuai dg EYD lho. (misal lain kali
atau kali lain, silahkan masuk atau sila masuk). Saya perhatikan banyak
orang (bahkan media massa) melakukan kesalahan EYD ini juga hanya karena
kebiasaan yang telah dipakai (sehingga ketika kita mencoba memakai yang
benar, terkesan menjadi salah).
Contoh lain orang biasa pakai :
Dia adalah seorang guru,
padahal menurut EYD :
dia seorang guru.
Memang beberapa hal kita tak bisa mengikuti EYD karena beberapa alasan
- Familiaritas (orang bisa-bisa bingung kalau pakai istilah formal)
Untuk menjembatani ini kita pakai tanda kurung, atau istilah inggris
yang di Indonesiakan (misal device --> divais, silahkan lihat Buku
Pentunjuk Pembentukan Istilah bahasa Indonesia).
- Ruang tidak cukup (hendak memakai kalimat lengkap ruang string untuk
program tidak cukup).
Sepertinya anda lebih pakar soal bahasa, kami sangat senang kalau anda
bisa bergabung di i18n.linux.or.id
Apalagi dilengakpi dg contoh kalimat mana yang kurang cocok. Sebab
pengalaman saya dari membahasa Indonesiakan program dan manual page (dan
hasilnya tersedia bebas). Jarang sekali mendapat masukan yang jelas
(menunjukkan point mana yang salah, dan bagaimana seharusnya). Paling
dari bung Dayan Palembang yang cukup faham EYD.
>
> itulah... autodetectnya kelamaan banget. kalo udah tau cardnya meningan maka
> XF86Setup, atau XF86Config aja.
>
Sebetulnya bisa anda pakai dg cara memanggil
sax -s vga16 (jadi langsung pakai vga16 card) ini sama dg pakai
XF86Setup. (XF86Setup khan pakai XServer vga16). Kalau SAX dia akan coba
pertama kali pakai SVGA. Nah jadi kalau nggak kedetec pakai aja
sax -s vga16.
> > Kalau di JErman SAX sangat mulus karena isi databasenya sesuai dg database
> > card/monitor yang beredar di JErman (distro laiin kalah).
> >
>
> jerman, mas. kalo depok? :-)
Justru itu.. menunmbuhkan kemungkinan timbulnya orang bikin program
konfigurasi XWindow yang Depok minded (sesuai database monitor dan card
yang bereda di Depok). (Misal ada yang nyoba bikin konfigurasi XF86Setup
dg card yang ada di Indonesia dan monitor yang ad adi Indonesia..dll)
Saya tak melihat ini sebagai kekurangan malah kelebihan. TInggal gimana
kita memanfaatkan kesempatan ini.
> > Saya sendiri maish pakai 486 dg WIndowmaker untuk jalanin StarOFfice
> > (he.h.e. bisa cepet koq...asal tahu tricknya)
>
> yah. susah sih. cepetnya siapa kan lain dengan cepetnya siapa yang lain.
> mungkin saya sensitif banget kali, ya.
Atau mungkin saya yang terlalu bodoh sehingga, nggak bisa melakukan
kuantifikasi "cepat" itu seperti apa 8-) Justru karena saya masih bodoh
dalam hal ukur-mengukur sehingga S3 saya memang difokuskan untuk mengukur
kinerja komputer
IMW
------------------------------------------------------------------------
[EMAIL PROTECTED] - Mailing List MIKRODATA
Informasi : http:[EMAIL PROTECTED]
Arsip : http://www.mail-archive.com/forum%40mikrodata.co.id/
Milis ini menjadi kontribusi beberapa rubrik yang diasuh tim MIKRODATA.
Termasuk rubrik-rubrik yang ada di media lain.