Citra/prestasi KPPN dianggap buruk dimata mitra kerjanya, sehingga dibentuk 
KPPN Percontohan.. 

Citra "mereka" (Pemeriksa) dimata "kita" (Yang di Periksa) juga mungkin buruk.. 
Sehingga kita cenderung untuk "berbohong" kepada mereka... Atau malah diarahkan 
untuk berbohong??

Mungkinkah perlu Pemeriksa Percontohan??

Yang tidak hanya 'bebas biaya' tapi juga mind-setnya diubah dari sekedar 
mencari kesalahan menjadi mitra kerja yang dapat membantu memecahkan masalah 
yang ada. 

Amiinn... 




 


Kirim email ke