Assalamulaikum
Saya lebih sepakat dengan mengambil hikmah yang ada, kenapa kita mesti 
"meributkan" hal ini, kalau pun ada yang salah dari ke semuanya saya pikir 
kenapa kita tidak melihat ada sisi yang "baik", memang yang terjadi pada kita 
adalah : kita sering kali melihat adanya tetasan tinda di selembar kertas, 
kemudian yang terlihat adalah noda itu sendiri, bukan melihat sisi kertas yang 
tidak terkena oleh noda.
 
Mengenai "qiyadah kita", dudu...., saya jadi tambah bingung dengan yang comment 
gtuan, ya...mungkin ilmu saya gak sampai ke sana, tapi yang jelas, di milist 
ini bukan forum untuk mengkritisi qiyadah bagi negeri ini, gak jelas 
juga...kenapa gak langsung dibicarakan atau disharingkan dengan yang dianggap 
"qiyadah" seperti itu, yang kemudian ini yang dinamakan dengan NAJWAH!!!, klu 
gak salah (tlg dikoreksi).
 
Najwah adalah mengkritisi sesuatu yang tidak pada "tempatnya", yang terjadi 
saat ini adalah, "sarana komunikasi" yang kita miliki, tidak ditempatkan kepada 
yang ingin tuju, yang kemudian terjadi adalah "semua dibuat risau dengan 
masalah ini", afwan jiddan, semoga kita sama2 terus untuk menjadi lebih baik, 
berlomba untuk memberikan kontribusi, meluruskan ketika memang ada hal yang 
salah, dan bersama ketika kita mengusung kebenaran.
 
Dakwah ini akan selamanya tetap kokoh..., karena Allah yang akan menjaganya 
dengan mengirimkan generasi-generasi terbaik!!!
Wassalamu'alaikum Wr.Wb Atas nama pribadi (Mu'izzuddin /085669488904)
 
 
 
 
 

--- Pada Ming, 14/6/09, Sambodo Pugo <[email protected]> menulis:


Dari: Sambodo Pugo <[email protected]>
Topik: Trs: {FoSSEI} OOT: Sedih
Kepada: "fossei Indonesia" <[email protected]>
Tanggal: Minggu, 14 Juni, 2009, 2:19 AM











 

Adakah yang salah dari film tersebut? argumennya?  




----- Pesan Diteruskan ----
Dari: Farizal FoSSEI <fari...@fossei. org>
Kepada: fos...@yahoogroups. com
Terkirim: Sabtu, 13 Juni, 2009 00:01:09
Topik: {FoSSEI} OOT: Sedih





Sedih... melihat banyak aktivis dakwah yang sedianya mereka mengisi pekanan, 
membahas qadayatul ummah, hadir dalam tastqif2 bulanan, mengumpulkan infaq 
untuk saudara2 di Palestina, mengafalkan hadist arbain, menghatamkan tilawah 
qur'an, membedah risalah pergerakan-nya hasan al banna, mereka malah 
berbondong-bondong ikut larut dan terkontaminasi dalam demam 'cinta yang 
katanya bertasbih... '
parahnya lagi, tidak hanya akar rumput saja yang ikut2an demam ini.. tapi para 
murobbi dan qiyadah yang udah bertahun2 tarbiyah pun ikut2an demam ini.... 
apakah kesalahan bisa dilakukan berjamaah? apakah ini yang dinamakan 'robohnya 
dakwah di tangan da'i? 

ah... tak habis fikir....
-- 
FARIZAL ALBONCELLI
Blog: http://farizal- alboncelli. blogspot. com/
FS: [email protected]
mobile: 021 950 42948




Pemanasan global? Apa sih itu? 
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! 















      Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke 
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

Kirim email ke