hmm... saya gak menyalahkan kang Abik ato mas Umam atas pembuatan
film-nya...
saya juga gak menyalahkan bahwa dakwah itu lewat jalur mana saja termasuk
dalam seni (nasyid, film, teater), toh saya pun sering bermain teater dan
film (kalo gak percaya, buka
http://www.youtube.com/watch?v=WEUs_qSNHugajah. ada sedikit cuplikan
film saya ..hihi... narsis)

nah.. yang saya sedih, kenapa film yang sedianya ditujukan untuk objek
dakwah malah dinikmati oleh para subjek dakwah? terus yang jadi objek dakwah
kemana?
space kursi yang sedianya disediakan untuk mereka yang membutuhkan cahaya
Islam malah diisi oleh para dai, ust dan pendakwah lainnya... lalu kemana
orang2 yang menjadi target dakwah?
Lantas, kita pun (para subjek dakwah) turut bersibuk ria ngantri tiket,
khalwat dengan yang bukan mahram, melalaikan waktu sholat, dsb.... Jadi lucu
bukan?

Mirip juga kasusnya dengan kita (FoSSEI) berdakwah ekonomi Islam atau
menggelar seminar. Target peserta yang sedianya mereka yang belum faham
ekonomi Islam, mereka2 yang masih awam, mereka-mereka yang ingin belajar
ekonomi Islam lebih dalam, akan tetap yang hadir adalah mereka2 yang nyata2
sudah faham ekonomi Islam, sudah ngerti, dan sudah ngelotok thd materi2
ekis...
Jadi dakwah seperti apa yang kita seru?

Pada 15 Juni 2009 21:32, iqbal faisol <[email protected]> menulis:

>
>
> aslm.afwan.bukannya menggurui.tapi apa salah dakwah lewat berbagai
> jalur?bagaimana kah menurut mas fahrizal dengan dakwah itu sendiri?saya
> sedih sendiri ketika ada pemikiran yang mengarah ke hal2 yang dianggap
> negatif, padahal kang habib sudah berusaha, klo antum membaca novel dan
> membandingkan dengan filmnya insyaAllah ada yang tidak dibuat difilm tapi
> ada di novel. kenapa antum ngritiknya sekarang,kenapa tidak ayat2 cinta yang
> nyata2 filmnya tidak islami.WHY>>>>>
>
> --- On *Sun, 6/14/09, Muizzuddin Akh <[email protected]>* wrote:
>
>
> From: Muizzuddin Akh <[email protected]>
> Subject: {FoSSEI} OOT: Sedih
> To: [email protected]
> Date: Sunday, June 14, 2009, 9:44 PM
>
>
>
> Assalamulaikum
> Saya lebih sepakat dengan mengambil hikmah yang ada, kenapa kita mesti
> "meributkan" hal ini, kalau pun ada yang salah dari ke semuanya saya pikir
> kenapa kita tidak melihat ada sisi yang "baik", memang yang terjadi pada
> kita adalah : kita sering kali melihat adanya tetasan tinda di selembar
> kertas, kemudian yang terlihat adalah noda itu sendiri, bukan melihat sisi
> kertas yang tidak terkena oleh noda.
>
> Mengenai "qiyadah kita", dudu...., saya jadi tambah bingung dengan yang
> comment gtuan, ya...mungkin ilmu saya gak sampai ke sana, tapi yang jelas,
> di milist ini bukan forum untuk mengkritisi qiyadah bagi negeri ini, gak
> jelas juga...kenapa gak langsung dibicarakan atau disharingkan dengan yang
> dianggap "qiyadah" seperti itu, yang kemudian ini yang dinamakan dengan
> NAJWAH!!!, klu gak salah (tlg dikoreksi).
>
> Najwah adalah mengkritisi sesuatu yang tidak pada "tempatnya", yang terjadi
> saat ini adalah, "sarana komunikasi" yang kita miliki, tidak ditempatkan
> kepada yang ingin tuju, yang kemudian terjadi adalah "semua dibuat risau
> dengan masalah ini", afwan jiddan, semoga kita sama2 terus untuk menjadi
> lebih baik, berlomba untuk memberikan kontribusi, meluruskan ketika memang
> ada hal yang salah, dan bersama ketika kita mengusung kebenaran.
>
> Dakwah ini akan selamanya tetap kokoh..., karena Allah yang akan menjaganya
> dengan mengirimkan generasi-generasi terbaik!!!
> Wassalamu'alaikum Wr.Wb Atas nama pribadi (Mu'izzuddin /085669488904)
>
>
>
>
>
>
> --- Pada *Ming, 14/6/09, Sambodo Pugo <pugosambodo@ yahoo.com>* menulis:
>
>
> Dari: Sambodo Pugo <pugosambodo@ yahoo.com>
> Topik: Trs: {FoSSEI} OOT: Sedih
> Kepada: "fossei Indonesia" <fos...@yahoogroups. com>
> Tanggal: Minggu, 14 Juni, 2009, 2:19 AM
>
>
>
>  Adakah yang salah dari film tersebut? argumennya?
>
>
>
> ----- Pesan Diteruskan ----
> *Dari:* Farizal FoSSEI <fari...@fossei. org>
> *Kepada:* fos...@yahoogroups. com
> *Terkirim:* Sabtu, 13 Juni, 2009 00:01:09
> *Topik:* {FoSSEI} OOT: Sedih
>
>
> Sedih... melihat banyak aktivis dakwah yang sedianya mereka mengisi
> pekanan, membahas qadayatul ummah, hadir dalam tastqif2 bulanan,
> mengumpulkan infaq untuk saudara2 di Palestina, mengafalkan hadist arbain,
> menghatamkan tilawah qur'an, membedah risalah pergerakan-nya hasan al banna,
> mereka malah berbondong-bondong ikut larut dan terkontaminasi dalam demam
> 'cinta yang katanya bertasbih... '
> parahnya lagi, tidak hanya akar rumput saja yang ikut2an demam ini.. tapi
> para murobbi dan qiyadah yang udah bertahun2 tarbiyah pun ikut2an demam
> ini.... apakah kesalahan bisa dilakukan berjamaah? apakah ini yang dinamakan
> 'robohnya dakwah di tangan da'i?
>
> ah... tak habis fikir....
> --
> FARIZAL ALBONCELLI
> Blog: http://farizal- alboncelli. blogspot. 
> com/<http://farizal-alboncelli.blogspot.com/>
> FS: [email protected]
> mobile: 021 950 42948
>
> ------------------------------
> Pemanasan global? Apa sih itu?
> <http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=AjO3kFB4MH9t8_Wg.IsJRzLtRgx.;_ylv=3?qid=20080916002637AALjeQI>
> Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!
>
>
> ------------------------------
>  Berselancar lebih cepat.
> <http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/>
> Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2
> halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di
> sini! 
> (Gratis)<http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/>
>
>
>  
>



-- 
FARIZAL ALBONCELLI
Blog: http://farizal-alboncelli.blogspot.com/
FS: [email protected]
mobile: 021 950 42948

Kirim email ke