aslm.afwan.bukannya menggurui.tapi apa salah dakwah lewat berbagai jalur?bagaimana kah menurut mas fahrizal dengan dakwah itu sendiri?saya sedih sendiri ketika ada pemikiran yang mengarah ke hal2 yang dianggap negatif, padahal kang habib sudah berusaha, klo antum membaca novel dan membandingkan dengan filmnya insyaAllah ada yang tidak dibuat difilm tapi ada di novel. kenapa antum ngritiknya sekarang,kenapa tidak ayat2 cinta yang nyata2 filmnya tidak islami.WHY>>>>>
--- On Sun, 6/14/09, Muizzuddin Akh <[email protected]> wrote: From: Muizzuddin Akh <[email protected]> Subject: {FoSSEI} OOT: Sedih To: [email protected] Date: Sunday, June 14, 2009, 9:44 PM Assalamulaikum Saya lebih sepakat dengan mengambil hikmah yang ada, kenapa kita mesti "meributkan" hal ini, kalau pun ada yang salah dari ke semuanya saya pikir kenapa kita tidak melihat ada sisi yang "baik", memang yang terjadi pada kita adalah : kita sering kali melihat adanya tetasan tinda di selembar kertas, kemudian yang terlihat adalah noda itu sendiri, bukan melihat sisi kertas yang tidak terkena oleh noda. Mengenai "qiyadah kita", dudu...., saya jadi tambah bingung dengan yang comment gtuan, ya...mungkin ilmu saya gak sampai ke sana, tapi yang jelas, di milist ini bukan forum untuk mengkritisi qiyadah bagi negeri ini, gak jelas juga...kenapa gak langsung dibicarakan atau disharingkan dengan yang dianggap "qiyadah" seperti itu, yang kemudian ini yang dinamakan dengan NAJWAH!!!, klu gak salah (tlg dikoreksi). Najwah adalah mengkritisi sesuatu yang tidak pada "tempatnya", yang terjadi saat ini adalah, "sarana komunikasi" yang kita miliki, tidak ditempatkan kepada yang ingin tuju, yang kemudian terjadi adalah "semua dibuat risau dengan masalah ini", afwan jiddan, semoga kita sama2 terus untuk menjadi lebih baik, berlomba untuk memberikan kontribusi, meluruskan ketika memang ada hal yang salah, dan bersama ketika kita mengusung kebenaran. Dakwah ini akan selamanya tetap kokoh..., karena Allah yang akan menjaganya dengan mengirimkan generasi-generasi terbaik!!! Wassalamu'alaikum Wr.Wb Atas nama pribadi (Mu'izzuddin /085669488904) --- Pada Ming, 14/6/09, Sambodo Pugo <pugosambodo@ yahoo.com> menulis: Dari: Sambodo Pugo <pugosambodo@ yahoo.com> Topik: Trs: {FoSSEI} OOT: Sedih Kepada: "fossei Indonesia" <fos...@yahoogroups. com> Tanggal: Minggu, 14 Juni, 2009, 2:19 AM Adakah yang salah dari film tersebut? argumennya? ----- Pesan Diteruskan ---- Dari: Farizal FoSSEI <fari...@fossei. org> Kepada: fos...@yahoogroups. com Terkirim: Sabtu, 13 Juni, 2009 00:01:09 Topik: {FoSSEI} OOT: Sedih Sedih... melihat banyak aktivis dakwah yang sedianya mereka mengisi pekanan, membahas qadayatul ummah, hadir dalam tastqif2 bulanan, mengumpulkan infaq untuk saudara2 di Palestina, mengafalkan hadist arbain, menghatamkan tilawah qur'an, membedah risalah pergerakan-nya hasan al banna, mereka malah berbondong-bondong ikut larut dan terkontaminasi dalam demam 'cinta yang katanya bertasbih... ' parahnya lagi, tidak hanya akar rumput saja yang ikut2an demam ini.. tapi para murobbi dan qiyadah yang udah bertahun2 tarbiyah pun ikut2an demam ini.... apakah kesalahan bisa dilakukan berjamaah? apakah ini yang dinamakan 'robohnya dakwah di tangan da'i? ah... tak habis fikir.... -- FARIZAL ALBONCELLI Blog: http://farizal- alboncelli. blogspot. com/ FS: [email protected] mobile: 021 950 42948 Pemanasan global? Apa sih itu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)

