dukung semuanya jadi mujjahid Ekonomi islam..^___^



________________________________
From: Farizal FoSSEI <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, March 22, 2010 5:16:24 PM
Subject: Re: {FoSSEI} pertanyaan aja

  
Dukung Aqid jadi PRESNAS...!!


Pada 22 Maret 2010 12:16, aqied sh <aqied_a...@yahoo. com> menulis:

>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>  >
>
>>
> 
>>      
> 
>dukung Adrian untuk Koreg Jogja 2010,,,
>hehehehehe
>
>--- On Sat, 3/20/10, Farisah Amanda (ica) <farisah.amanda@ gmail.com> wrote:
>
>
>>From: Farisah Amanda (ica) <farisah.amanda@ gmail.com>
>>Subject: Re: {FoSSEI} pertanyaan aja
>>>>To: fos...@yahoogroups. com
>>Date: Saturday, March 20, 2010, 5:04 PM
>>
>>
>>>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> 
>>  >>
>>
>> 
>>>>      
>> 
>>Kalau di FB, sudah saya kasi jempol nih... memang menarik mendiskusikan 
>>perbedaan ekonomi Islam dgn yg konvensional. ..
>>
>>
>>2010/3/20 Adrian FUrkani <rianfrq1608@ yahoo.com>
>>
>>>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>        
>>>
>>>>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>Kemaren malamkembali saya mendapatkan pertanyaan yang sering saya 
>>>dengar/dapatkan 
>>>emang ekonomi islam sama yang biasa (konvensional) beda yah???
>>>
>>>saya
>>>berusaha menghimpun seluruh ilmu yang telah saya dapatkan untuk dapat
>>>saya jelaskan secara ilmiah tapi dalam waktu singkat...
>>>maka sayapun menjawab
>>>Ada hal-hal mendasar dalam ekonomi islam yang sangat berbeda dengan ekonomi 
>>>konvensional tapi juga ada beberapa yang juga sama
>>>Contoh pertama, hal mendasar adalah definisi rationality dalam ekonomi 
>>>konvensional dengan ekonomi islam
>>>>>>
>>>Dalam
>>>ekonomi konvensional, rationality didefinisikan "prinsip utama ilmu
>>>ekonomi adalah bahwa setiap agen (pelaku) digerakkan hanya oleh
>>>kepentingan diri sendiri (self interest), di mana produsen
>>>hendak memaksimumkan keuntungan dan konsumen hendak memaksimumkan
>>>utiliti" (Edgeworth) atau bermakna rasionaliti didefinisikan sebagai
>>>tindakan manusia dalam memenuhi keperluan hidupnya yaitu memaksimumkan
>>>kepuasan atau keuntungan senantiasa berdasarkan pada keperluan (need)
>>>dan keinginan-keinginan (want) yang digerakkan oleh akal yang sehat dan
>>>tidak akan bertindak secara sengaja membuat keputusan yang bisa
>>>merugikan kepuasan atau keuntungan mereka. Menurut ilmu ekonomi
>>>konvensional, sesuai dengan pahamnya tentang rational economics man,
>>>tindakan individu rasional adalah tertumpu kepada kepentingan diri
>>>sendiri (self interest) sedangkan dalam ekonomi islam Dalam ekonomi
>>>Islam, tindakan rasional termasuklah memperoleh kepuasan atau
>>>keuntungan atau mashlahah dalam ekonomi dan rohani baik di dunia maupun
>>>di akhirat.Rationality dalam ekonomi islam bermakna:
>>>•    Konsisten dalam pilihan ekonomi
>>>•   
>>>Content pilihan tidak mengandungi konten terlarang misalnya berupa
>>>haram, berlebih-lebihan, mubazir, mudarat kepada masyarakat (taat
>>>kepada rules Allah)
>>>•    Memperhatikan faktor eksternal seperti kebaikan hati (altruism) yang 
>>>sebenar, interaksi sosial yang mesra.
>>>
>>>
>>>Yang kedua, dalam ekonomi konvensional uang adalah komoditi, barang dan 
>>>dapat diperjualbelikan
>>>>>>
>>>sedangakan dalam ekonomi islam uang bukanlah komiditi yang dapat 
>>>diperjualbelikan, uang adalah alat transaksi. Dan ada sebuah teori di 
>>>ekonomi islam yang menyatakan Money is Flow (beredar)
>>>
>>>Ketiga
>>>Berdasarkan teori Money is Flow, teori zakat dan rationality dalam
>>>ekonomi islam serta teori PDB maka saya membuat kesimpulan atau saya
>>>membuat sebuah teori sementara atau hipotesislah (coz hipotesis kan masih 
>>>bisa dirubah ntar): 
>>>Berdasarkan
>>>ratioanlity dalam ekonomi konvensional, zakat (atau membantu orang yang
>>>membutuhkan) bukanlah hal yang rasional Sedangkan dalam ekonomi islam
>>>zakat adalah rasional
>>>
>>>     * Teori zakatcontoh zakat
>>>penghasilan yang dibayarkan ketika pendapatan mencapai nisab tertentu,
>>>yang mana pendapatannya itu adalah sisa dari kebutuhan pokoknya (karena
>>>itulah dalam kalkulator-kalkulat or zakat yang ada saat ini ada kolom
>>>harga emas untuk menentukan nisab, ada kolom pendapatan dan ada kolom
>>>pengeluaran kebutuhan pokok). Dalam teori zakat, ia wajib mengeluarkan
>>>2,5% dari hartanya tersebut. Seandainya ia memang tidak mau
>>>mengeluarkan zakat, ia bisa memilih opsi lain yakni dengan cara
>>>menginvestasikan uangnya
>>>
>>>
>>>     * Teori PDBSalah satu indikator pertumbuhan ekonomi adalah Produk 
>>> Domestik Bruto, atau Gross Domestic Product.
>>>Yang mana PDB ini dilihat dari 3 pendekatan yaitu pendekatan konsumsi, 
>>>income dan produksi
>>>
>>>1.
>>>Jika seseorang lebih memilih berzakat daripada menginvestasikan
>>>uangnya, maka ia wajib memberikannya kepada orang yang tidak mampu.
>>>Sehingga daya beli kalangan fakir miskin akan bertambah yang akan
>>>menaikkan jumlah nominal PDB baik dari sisi konsumsi (karena adanya
>>>penambahan daya beli masyarakat fakir miskin) maupun dari sis
>>>pendapatan (karena bertambahnya daya beli maka pendapatan produsenpun
>>>bertambah)
>>>2. Jika ia lebih memilih menginvestasikan uangnya, maka PDB pun akan 
>>>bertambah dari sisi bertambahnya jumlah produksi
>>>
>>>
>>>Mungkin kelihatannya panjang tapi penjelasannya gak nyampe 5 menit...
>>>Ini
>>>baru sekedar saya membahas tentang beberapa perbedaan teori dasar, saya
>>>belum memasuki pembahasan mengenai lembaga keuangannya yang tentu lebih
>>>menarik untuk dikaji
>>>
>>>
>>-- 
>>-Farisah Amanda (ica)-
>> 
>


-- 
FARIZAL ALBONCELLI
Blog: http://farizal- alboncelli. blogspot. com/
FS: [email protected]
mobile: 021 950 42948

 


      

Kirim email ke