Insyaalloh pendapat
dari Akhi Cucun lebih Rajih/kuat......merupakan penjabaran dari fatwa-fatwa Ulama
yang dibawakan Pak Haji Sudi.
Tentunya hal ini
bukan "merasa paling benar sendiri" kan.....
Abu
Umar
-----Original
Message-----
From:
[EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Rofiqul
Ghodiy
Sent: Monday,
September 04, 2006 3:14 PM
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di
Kawasan EJIP
Subject: Re: [
FUPM-EJIP ] Larangan Isbal Mutlak
Assalamu'alaikum warohmatullohi
Wa Barokatuh,
Sebelumnya saya sudah
ketengahkan perbedaan pendapat diantara ulama soal hal ini, bahwa
hukum isbal
itu tidak mutlak satu pendapat, karena masih
didapat perbedaan pandangan diantara para ulama salaf sendiri tentang
kemutlakan haramnya.
Para ulama sebenarnya sudah
terbiasa dengan perbedaan pandangan di antara mereka. Namun tetap menghormati
perbedaan pandangan dengan orang lain yang juga berhujjah secara benar dengan
metodologi istimbath yang shahih juga.
Oleh karenanya marilah kita
saling menghormati perbedaan ini, jangan merasa paling benar
sendiri.
Secara pribadi ane
mendukung
untuk tidak isbal , namun saya menghormati orang
yang masih isbal, karena mereka juga berpegang pada dalil yang shahih
juga.
Apalagi ternyata juga ada yang
berpendapat bahwa celana bukan termasuk pakaian yang disebutkan
dalam nash isbâl. (silahkan lihat artikel saya yang
lalu)
----- Original Message -----
Sent: Monday,
September 04, 2006 2:58 PM
Subject: [
FUPM-EJIP ] Larangan Isbal Mutlak
Hati-Hati Dengan
Pakaian Anda !
oleh :
Team Redaksi Al-Sofwa
Muqadimah
Segala puji bagi
Alloh Subhaanahu wa Ta'ala. Kami memuja- Nya, memohon bantuan-Nya dan
mengharapkan ampunan-Nya dari kejelekan diri dan keburukan tingkah laku kami.
Orang-orang yang dibimbing-Nya tidak kehilangan jejak dan orang yang
disesatkan tidak akan mendapat petunjuk.
Sholawat dan salam senantiasa
tercurah kepada qudwah dan panutan kita Muhammad bin Abdillah, segenap
keluarga, para shahabatnya dan orang-orang yang senantiasa berpegang teguh
kepada jalan dan jejak beliau sampai akhir zaman.
Sesungguhnya Alloh
Subhanallahu wa Ta'ala menciptakan makhluq-Nya dengan tujuan hanya untuk
beribadah kepada-Nya, kemudian Alloh mengutus rosul-rosul-Nya agar menerangkan
kepada mereka akan wahyu Alloh, maka Alloh pun mewajibkan kepada manusia untuk
taat kepada-Nya, sebagaimana firman-Nya :
Artinya: "Dan tidaklah
Aku utus seorang rosul kecuali agar ditaati dengan izin Alloh".(QS.
An-Nisa:64)
-- deleted - untuk memperkecil bandwidth
---