Vaksin dari Janin Bayi        
      Ditulis oleh imamtriyanto     
      Wednesday, 31 January 2007  
      HalalGuide--Penggunaan janin bayi yang sengaja digugurkan ini bukan 
merupakan suat hal yang dirahasiakan publik. Sel line janin yang biasa 
digunakan untuk keperluan vaksin biasanya diambil dari bagian tubuh seperti 
paru-paru, kulit, otot, ginjal, hati, thyroid, thymus, dan hati yang diperoleh 
dari aborsi janin.
      <!--[if !supportLineBreakNewLine]--><!--[endif]-->

      Vaksin untuk cacar air, hepatitis A, dan MMR diperoleh dengan menggunakan 
fetal cell line yang diaborsi, MRC-5, dan WI-38. Vaksin yang mengandung MRC-5 
dan WI-38 adalah beberapa vaksin yang mengandung cell line lipoid manusia.


      Tabel di bawah ini menunjukkan jenis vaksin yang diperoleh dari praktik 
aborsi:
       

            Penyakit
           Vaksin
           Produsen
           Sel Line (human fetal)
           
            Polio
           Poliovax
           Aventis-Pasteur
           MRC-5
           
            Measles Mumps Rubella
           MMR II
           Merck & Co
           RA273 & WI38
           
            Meales-Rubella
           Biavax II
           Merck & Co
           RA273 & WI38
           
            Rubella Only
           MR-VAX
           Merck & Co
           RA273 & WI38
           
            Rabies
           Imovax
           Aventis-Pasteur
           MRC-5
           
            Hepatitis A
           Hivrax 

            Vagta
           Glaxo Smith Kline

            Merck & Co
           MRC-5
           
            Hepatitis A-B combo
           Twinnix
           Glaxo Smith Kline
           MRC-5
           
            Chickenpox
           Varixax
           Merck & Co
           WI 38 & MRC-5
           
            Smallpox
           Acambix 1000
           Acambis
           MRC-5
           
            Ebola
           Unknown
           Merck & Co
           PER C6
           
            HIV
           Unknown
           Merck & Co
           PER C6
           
            Sepsis 
           Xigris
           Eli Lilley
           HEK 293
           
            Influenza
           Unknown
           Medimmune
           PER C6
           

      Sumber Jurnal Halal LPPOM MUI


            Malaysia Siap Produksi Vaksin Halal        
            Ditulis oleh Administrator     
            Wednesday, 13 September 2006  
            Malaysia kini bersiap untuk memproduksi vaksin halal. Produk ini 
diharapkan dapat memenuhi kebutuhan umat Muslim di seluruh dunia akan vaksin 
yang terjaga kehalalannya. 

            Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi, 
mengatakan, organisasi konferensi negara-negara Islam (OKI) sangat menyambut 
ide Malaysia untuk menjadi negara produsen dan eksportir vaksin halal. 
            Abdullah berharap, Malaysia dapat segera menjalin kerja sama dengan 
negara-negar Muslim dan perusahaan multinasional untuk memenuhi kebutuhan 
vaksin di seluruh dunia.

            "Di mana ada kemungkinan, selalu ada hubungan antara produk 
kesehatan global dengan kepercayaan sebuah komunitas agama,'' ujar Abdullah, 
pada acara peletakan batu pertama National Institute for Natural Products, 
Vaccine and Biologicals (9Bio), senilai 350 juta RM, Selasa (5/9) lalu. 
Fasilitas milik pemerintah ini berada di area seluas 30 hektare di sekitar 
Techpark di Labu.

            Dalam kesempatan itu, Abdullah menegaskan, salah satu fungsi utama 
dari berdirinya 9Bio itu adalah untuk mengembangkan vaksin halal. Untuk itu, 
pihaknya mengundang para peneliti baik dari dalam negeri maupun luar negeri 
guna bergabung dengan 9Bio. Selain itu, 9Bi0 juga diarahkan untuk meneliti dan 
membantu mengatasi wabah flu burung yang terus merebak di negara ASEAN. 
Abdullah juga mengatakan, pendirian 9Bio itu merupakan bagian dari 
kesiapsiagaan ASEAN dalam menghadapi pandemi flu burung. 

            Sementara tu, Menteri Kesehatan, Datuk Dr Chua Soi Lek, mengatakan, 
9Bio akan secara aktif menerapkan, mempromosikan, dan memonitor hasil 
penelitian dengan setepat-tepatnya, terkait obat-obatan tradisional dan obat 
tambahan.

            Rencananya, 9Bio akan mulai beroperasi pada awal 2008. Pembangunan 
pusat penelitian 9Bio, sebagaimana rencana, akan lebih diarahkan pada transfer 
keahlian dan teknologi. Karena itulah, Malaysia mengundang para peneliti dari 
berbagai negara untuk bergabung dan mengembangkan vaksin halal. 

            Dr Chua juga menambahkan, 9Bio dipastikan akan menjadi fasilitas 
terbaik untuk meneliti dan menguji produk herbal, termasuk di dalamnya R&D dan 
uji klinis. Menurut dia, National Institute juga telah menyelesaikan tahap 
akhir uji klinis untuk obat-obatan berbasis herbal untuk Hepatitis B. Pihaknya 
berjanji akan segera mengumumkan hasil dari penelitian itu sesegera mungkin. 

            (Ridzwan Abdullah ) 

            Sumber: Republika online 
           
     
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke