Tak Gentar : Aktivis Kenyang Asam Garam IdeologiAssalamualaikaum
rekan-rekan semua, memang kita tidak bisa pungkiri bahwa miling list seperti 
ini susah untuk membatasi anggotanya hanya golongan/akidah tertentu kecuali 
kita tahu satu persatu anggota, mungkin untuk anggota milist yang bukan muslim 
,ada perasaan tersinggung dengan postingan sdr hamril ,yang mungkin menurut 
orang yang telah mendapat hidayah, adalah pencerahan, di luar itu selebihnya  
hanya membuat mereka frustasi, yang memerlukan penyaluran, mungkin sekalian 
saja, kita persilahkan mereka mengeluarkan unek uneknya.

wassalam

harwoto
  ----- Original Message ----- 
  From: Maintbase3.5 
  To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP 
  Sent: Wednesday, March 21, 2007 7:34 AM
  Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] hey jagoan......?


           Mr/Mrs JME

           Tolong tanggapi hal ini secara bijak,jangan seperti anak kecil....
           Sepertinya anda bukan orang muslim right,,,,Kenapa saya beranggapan 
demikian?....
           Karena anda tidak bisa mengerti apa yang disebut kafir.....
           

           Rgds

           Abu Hanifah
           
           
    -----Original Message-----
    From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Quality 
Assurance
    Sent: Wednesday, March 21, 2007 6:44 AM
    To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
    Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] hey jagoan......?


    Ha..ha.ha.ha..

    Tulisan merah ni yeee...

    JME


----------------------------------------------------------------------------

    From: Hamril Arzoni [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    Sent: 20 Maret 2007 16:11
    To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
    Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] hey jagoan......?

     

     

    MAAF BPK/IBU MESTINYA DALAM MENANGGAPI KOMENTAR SESEORANG SEHARUSNYA ANDA 
TAHU TATAKRAMA, BAGAIMANA BICARA DENGAN LAWAN BICARA ANDA, MINIMAL ANDA MENULIS 
SIAPA NAMA ANDA ATAU KALAUPUN MALU MINIMAL ADA KATA PANGGILAN UTK ANDA. YG 
KEDUA APA MAKSUD SUBJECT ANDA ?, SEHARUSNYA KALAU ANDA BERNIAT BAIK DALAM 
DISKUSI INI COBALAH DENGAN KATA YG LEBIH SOPAN. DI SINI TIDAK ADA YG MERASA 
JAGOAN ATAUPUN PENGECUT !, KITA BERHAK MENYAMPAIKAN PEMIKIRAN DALAM TULISAN 
KITA KALAUPUN TIDAK SEPENDAPAT ITU MERUPAKAN HAL YG LUMRAH. 

     

    MENANGGAPI TULISAN SRD. SBB:

     

    1. KALAU MEMANG SEORANG MUSLIM MESTINYA ANDA GAK PERLU NANYA LAGI APA 
ARTINYA KAFIR, KLO ANDA MEMANG GAK TAU SAYA SARANKAN BUKA AL-QUR'AN ATAU HADIS 
DISANA BANYAK DIBAHAS TENTANG KAFIR.

     

    2. SAYA TIDAK MENGATAKAN KAFIR DAN ITU BUKAN ATAS NAMA PRIBADI SAYA SENDIRI 
TETAPI SIKAP MEREKALAH YG SAYA ANGGAP KAFIR.

     

    3. SAYA TIDAK MENGATAKAN UNTUK MEMUSUHI MEREKA, TETAPI UNTUK MASALAH 
IDEOLOGI KITA HARUS BERPEGANG PADA PRISNSIP LAKUM DINUKUM WALIYADIN.

     

    4. KALAU ANDA TIDAK TERLALU KUPER SAYA PIKIR ANDA BISA MENILAI SIAPA YG 
SAYA MAKSUD !

     

      ----- Original Message ----- 

      From: Quality Assurance 

      To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP 

      Sent: Tuesday, March 20, 2007 2:26 PM

      Subject: [ FUPM-EJIP ] hey jagoan......?

       

      Menanggapi tulisan saudara:

      di Indonesia ini  cuma terbagi ke dalam 2 Ideologi yaitu Ideologi Islam 
dan Ideologi Kafir

      1.sangat menarik, secara jujur apa arti kafir menurut anda?

      2.secara jujur & rendah hati , apakah saudara HAMRIL ARZONI seorang 
MUSLIM yang sudah sempurna sehingga berhak mengatakan "Kafir" bagi sebagian 
orang lain?

      3.apakah secara jujur dengan pengetahuan anda, kaum Non Muslim harus 
dimusuhi oleh anda??????

      4.apakah anda bisa menunjukkan oknum yang bapak FITNAH seperti tulisan 
anda dibawah????

      seperti parpol yg lain yg hanya mengikuti arus uang dan haus kekuasaan 
belaka?

       

      J,ME

       


--------------------------------------------------------------------------

      From: Hamril Arzoni [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
      Sent: 20 Maret 2007 11:29
      To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
      Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi] Tak Gentar : Aktivis Kenyang Asam 
GaramIdeologi

       

       

        ----- Original Message ----- 

        From: Hamril Arzoni 

        To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP 

        Sent: Tuesday, March 20, 2007 10:46 AM

        Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi] Tak Gentar : Aktivis Kenyang 
Asam GaramIdeologi

         

        Mungkin ini merupakan gambaran Ideologi yg dimiliki oleh parpol2 tsb 
sebenarnya. Jadi klo kita petakan Parpol yang ada di Indonesia ini  cuma 
terbagi ke dalam 2 Ideologi yaitu Ideologi Islam dan Ideologi Kafir ( yg 
bersembunyi dibalik Ideologi Pancasila atau Islam sekuler ,dll dll...)

         

        Saya sangat senang PKS dapat menunjukan jati dirinya sebagai partai yg 
komitment dengan Ideologinya, tidak seperti parpol yg lain yg hanya mengikuti 
arus uang dan haus kekuasaan belaka.

         

        tapi ada sedikit ganjalan didalam hati saya, kenapa PKS mencalonkan 
mantan Perwira Polisi sebagai CAGUB karena selama ini figur seorang polisi 
cenderung tidak disukai oleh masyarakat apalagi klo kita melihat polisi sebagai 
oknum baik pemerasan, oknum tilang dll... yg banyak dijumpai di jalan2 dalam 
kehidupan kita sehari - hari. mungkin ada diantara teman2 milis yg dapat 
menjelaskan semua ini, syukur2 kalo ada kader PKS yg ikut milis ini.

         

        Wassalamm...

         

          ----- Original Message ----- 

          From: Rudy Swardani 

          To: FUPM-EJIP (E-mail) 

          Sent: Tuesday, March 20, 2007 8:29 AM

          Subject: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi] Tak Gentar : Aktivis Kenyang Asam 
GaramIdeologi

           

           

          -----Original Message-----
          From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Maintbase
          Sent: 18 Maret 2007 6:38
          To: [EMAIL PROTECTED]
          Subject: [Saksi] Tak Gentar : Aktivis Kenyang Asam Garam Ideologi

          http: www.detik.com

          PKS Geli Disebut Musuh Ideologi

           Jakarta - PKS mengaku sedikit geli dangan pernyataan PKS adalah 
musuh ideologi. Bagi partai berlambang bulan sabit kembar ini, Pancasila 
sebagai ideologi bangsa tak perlu diutak-atik lagi. "Kami sedikit geli 
mendengar koalisi bersama tersebut muncul karena PKS adalah musuh ideologi 
bersama," kata Wakil Ketua Fraksi PKS Zulkieflimansyah kepada detikcom, Kamis 
(15/3/2007).

          Zul menegaskan, musuh bersama bangsa Indonesia adalah kemiskinan, 
pengangguran dan standar hidup yang rendah. Menurut dia, generasi muda PKS 
adalah mantan aktivis kampus yang kenyang asam garam ideologi. "Pengalaman ini 
mengantarkan kami pada kesimpulan bahwa Indonesia plural, heterogen dan penuh 
toleransi adalah keniscayaan yang tak terkira," ujarnya.(ken/nrl)

          http: www.detik.com

          PKS: Pilkada DKI Pertarungan Agenda Elit Vs Agenda Rakyat Arifin 
Asydhad - detikcom

           Jakarta - Dikeroyok 17 partai politik (parpol) dalam pertarungan di 
Pemilihan Gubernur DKI, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa tersanjung. 
Sekjen DPP PKS Anis Matta menyebut Pilkada DKI nanti menjadi pertarungan antara 
agenda elit dan agenda rakyat.  

          "Kami tersanjung dengan pengeroyokan ini. Selama ini kami tidak 
pernah merasa terlalu kuat sampai pada tahap di mana kami harus dikalahkan 
melalui pengeroyokan," kata Anis Matta dalam keterangannya kepada detikcom, 
Kamis (15/3/2007). 

          Menurut Anis, pengeroyokan ini menyadarkan PKS bahwa pertarungan ini 
akhirnya seperti kisah 'bawang merah dan bawah putih.' "Ini adalah pertarungan 
antara agenda elit dan agenda rakyat. Kami bersyukur karena kami memperjuangkan 
agenda rakyat, walaupun untuk tujuan mulia itu kami harus menghadapi 
pengeroyokan ini," ujar dia.

          Anis optimistis PKS akan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat 
dalam Pilkada nanti. "Kami percaya pada kebenaran agenda kami dan pada 
keniscayaan dukungan rakyat terhadap perjuangan kami. Bagi kami ini bukan 
pertarungan ideologi, tapi ini pertarungan hati nurani. Rakyat selalu 
memenangkan hati nurani," tegas dia. 

          PKS telah menetapkan Adang Daradjatun sebagai calon gubernur DKI 
2007-2012. Dalam waktu dekat, PKS akan mengumumkan calon wakil gubernur yang 
akan mendampingi Adang. 

          Sementara itu, 17 parpol telah melakukan deklarasi Koalisi Bersama 
mendukung Fauzi Bowo alias Foke sebagai calon gubernur. Berdiri dalam barisan 
ini, antara lain PDIP, Partai Golkar, PPP, PBR, PDS, PBB, dan 9 partai gurem. 
Dua partai lainnya, PAN dan PKB, meski diklaim mendukung koalisi, tapi ternyata 
masih belum menentukan sikapnya. (asy/asy)

           

          
http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2007/03/15/brk,20070315-95546,id.html

          PKS Tak Gentar Hadapi Koalisi Partai Besar

          Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengusung calon gubernur DKI 
Jakarta Adang Daradjatun mengaku tak gentar menghadapi koalisi. Diduga Golkar 
akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan dan Partai Demokrat yang mengusung Fauzi 
Bowo dalam Pilkada 2007 mendatang.

          "Kami tak keberatan dengan rencana koalisi. Itu hal yang wajar," ujar 
Ketua Tim Verifikasi Pilkada PKS Selamat Nurdin. Menurut dia, partai pemenang 
Pemilu di Jakarta pada 2004 lalu itu juga akan menggalang koalisi dengan partai 
lain, seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN) 
serta Forum Lintas Partai (FLP). 

          Menurut Selamat pilkada pertama di ibukota ini akan menetapkan tiga 
calon gubenur yang akan bertarung. Hal itu ditandai dengan adanya partai yang 
mempertimbangkan pencalonan salah seorang figur yang berkembang belakangan ini. 
Siap Hadapi Koalisi Kebangsaan

          Jakarta(16/3), Suasana Pilkada DKI memanas. Tiga partai politik 
(parpol) besar-PDIP, Partai Demokrat, Partai Golkar, kemarin resmi mendukung 
Fauzi Wibowo menjadi cagub pada pilkada mendatang. Dukungan ini juga diikuti 
puluhan partai lainnya, yakni PPP, PDS, PBR, PNBK, PNI, Marhaenis, PNI, PPDI, 
PM, PKPB, PPD, PKD dan PPNUI. Selanjutnya PKB dan PAN belum resmi mencalonkan 
cagubnya. 

          Deklarasi dukungan terhadap fauzi Wibowo yang berlangsung di Hotel 
Ritz Carl-ton, kuningan Jakarta. Wakil ketua Umum DPP Partai Golkar Agung 
Laksono membantah bahwa terbentuknya koalisi kebangsaan ini bertujuan untuk 
menjegal dan menghancurkan PKS yang sebelumnya sudah menetapkan mantan 
Wakapolri Adang Darajatun menjadi cagubnya.

          Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PKS Muhamad Razikun 
mengaku, dukungan koalisi parpol tersebut belum tentu menjamin bakal 
memenangkan Fauzi dalam pilkada mendatang. Baginya koalisi tidak bisa dijadikan 
tolak ukur untuk memperoleh kemenangan. "Jadi, persoalannya bukan berapa jumlah 
parpol yang bergabung mengusung salah seorang cagub." Dasar yang menjadi 
porsoalan adalah bagaimana hasilnya, buat apa koalisi banyak-banyak jika 
ditingkat bawahnya mereka tidak didukung secara penuh oleh masyarakat. 

           "Dengan keberagaman etnis yang berkembang di Jakarta, saya kira 
masyarakat tidak lagi bisa dibodohi, PKS tidak akan gentar "Ujar Razikun 
Intinya koalisi apapun yang bertujuan menjegal PKS akan siap dihadapi. "Kalau 
mau jujur koalisi 16 parpol itu sudah kami prediksi sebelumnya. Jadi begitu 
dideklarasikan, kami tidak ada masalah lagi," tambahnya. 

           

          Senada dengan Razikun, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana 
mengaku, PKS siap menghadapi berapa pun partai yang tergabung dalam koalisi 
tersebut. Menurut dia, meski tidak berkoalisi dengan partai lain, dia yakin PKS 
bakal menang pada pilkada mendatang. Sebab saat ini PKS sedang membangun 
koalisi strategis dengan rakyat. "Silahkan saja partai lain mau bilang apa. 
Pada prinsipnya, koalisi itu terbagi menjadi dua bagian. Pertama, koalisi 
teknis yang dilakukan antar partai, kedua, kolaisi stategis antar partai dan 
rakyat. Nah, koalisi stategis inilah yang sedang dibangun PKS," tegasnya. 
(Tatiek)


----------------------------------------------------------------------

          ********************************************************
          Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan 
EJIP
          ********************************************************
          Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
          http://www.usahamulia.net

          Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
          [EMAIL PROTECTED]

          Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
          [EMAIL PROTECTED]
          ********************************************************


--------------------------------------------------------------------------

      ********************************************************
      Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
      ********************************************************
      Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
      http://www.usahamulia.net

      Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
      [EMAIL PROTECTED]

      Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
      [EMAIL PROTECTED]
      ********************************************************



------------------------------------------------------------------------------


  ********************************************************
  Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
  ********************************************************
  Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
  http://www.usahamulia.net

  Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
  [EMAIL PROTECTED]

  Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
  [EMAIL PROTECTED]
  ********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke