Eh, lupa sebutkan. Itu peraturan di negeri Belanda kira2 35
tahun yang lalu ttg. max.pinjaman hypotheek 6 X gaji. Lain
negeri, lain aturannya.
Saya pernah menghadiri penjualan rumah di Pudong Shanghai.
Dalam sehari laku 39 rumah dari 42 rumah yang ada. Tahun
depannya saya ketemu teman lagi, dia cerita wah, kalau
waktu itu jual rumah real estatenya terlambat 3 bulan saja,
dia bisa rugi banyak, karena tiba2 pemerintah Tiongkok
bikin peraturan baru, Yang mau beli rumah harus punya
uang sendiri 50%. Yang 50% boleh ambil dari hypotheek.
Dengan peraturan yang baru waktu itu, hanya akan sedikit
saja orang yang mampu beli waktu itu. Jadi ya kebijaksanaan
bank/pemerintah besar sekali effeknya.

Op vr 20 nov. 2020 om 16:14 schreef kh djie <[email protected]>:

> Dulu, tidak tahu peraturannya sekarang, kalau mau
> minta hypotheek untuk beli rumah dari bank, jumlah
> maximum hypotheek adalah 6 kali gaji suami-istri per
> tahun. Dulu kalau orang kerja di pemerintah, kalau
> ada garansi bahwa dia dapat kerjaan terus, hypotheeknya
> bisa dapat extra 10 %. Kekurangan untuk beli rumah
> harus dari uang simpanan sendiri.
>
> Op vr 20 nov. 2020 om 14:16 schreef Chan CT <[email protected]>:
>
>> Terimakasih tanggapan yang diberikan, bung Nesare, ...
>>
>> Iyaa, ... pemerintah Tiongkok jelas tidak menentang regulasi IPO didunia
>> saham, dianggap dengan pemusatan modal dipasar saham bisa digunakan
>> mengembangkan produksi lebih baik dan cepat, ... dan, dengan demikian
>> merubah hak-milik kapitalis menjadi milik-publik, sejalan dengan
>> sosialisme!
>> Namun dalam kenyataan juga tidak dapat disangkal, ada segelintir
>> kapitalis yang bermain untuk merebut KEUNTUNGAN lebih bvesar dan cepat
>> didunia saham ini. Jadi, pemerintah bagaimanapun juga harus melakukan
>> pengawasan bahkan turun tangan pegang tali kendali, ... Begitulah sudah
>> beberapa kali pemerintah Tiongkok tidak membiarkan nilai saham naik-turun
>> drastis secara liberal yang jelas mengancam bisa terjadi KERUGIAN besar
>> bagi banyak orang. Kalau tidak salah ingat, misalnya, saat ditahun 1998
>> krismon melanda HK yang baru saja kembali kepangkuan Ibupertiwi, untuk
>> mempertahankan nilai mata uang HK dan menggagalkan permainan George Soros,
>> pemerintah pusat membeli HK$118 milyar! Saat itulah Soros untuk pertama
>> kali gagal didunia saham dan rugi besar, ...
>>
>> Rupanya beberapa bulan terakhir ini, di Tiongkok terjadi perdebatan atau
>> diskusi cukup sengit antara Jack Mao dan beberapa pejabat bank, pengurus
>> finansial Tiongkok. Bisa atau bolehkah kredit dikucurkan TANPA AGUNAN? Jack
>> Ma menganggap jangan takut resiko, sedang pejabat perbankan tetap berpegang
>> teguh prinsip pinjmanan mutlak harus ada agunan yang memadai. Begitulah
>> keluar tuduhan Jack Ma, bank tidak beda dengan penggadai, ... Ini pertama.
>> Kedua, nilai saham Grup Semut tidak lebih 600juta, saat IPO dibandrol
>> 6,8milyar, sudah lebih 10X lipat, masalah menerjang resiko menjadi lebih
>> parah, ternyata seluruh jumlah kredit yang telah dikucurkan GSF sudah 100X
>> lipat nilai GSF sendiri!
>>
>> Yang menjadi pertanyaan saya, apakah didunia barat sana, bisa membenarkan
>> cara berpikir Jck Ma, mengucurkan kredit yang mereka bilang untuk
>> mempermudah UKM mendapat dana berusaha TANPA AGUNAN begitu bisa dibenarkan?
>> Dan kedua, bisakah dunia barat memnyetujui penggelembungan nilai saham
>> GSF 10X lipat dari nilai saham sesungguhnya? Lalu, berpatpatgulipat jumlah
>> nilai kredit yang telah dikucurkan bisa melebihi 100X lipat kemampuan GSF
>> membayar hutang itu kalau terjadi gagal Kredit?
>> Bukankah AS saat menghadapi krismon 2008 itu terjadi Kredit tumpang
>> tindih yang mengakibatkan banyak bank rugi, lalu sengaja membiarkan Lehman
>> Brothers bankrut, karena pembeli sahamnya lebih banyak dari luar AS,
>> khususnya warga HK, ... Itulah kebijakan AS yang mendhulukan kepentingan
>> AS, tanpa peduli warga negara lain dirugikan! Sungguh saya ikut sedih
>> melihat begitu banyak orang-tua pensiunan nangis ramai-ramai demo di depan
>> Bank HSBC dan BOC, ... menuntut uang pensiun mereka bisa kembali! Karena
>> mereka merasa TERTIPU oleh iming-iming baroker bank untuk membeli saham LB
>> itu!
>>
>> Salam,
>> ChanCT
>>
>>
>>
>> *From:* 'nesare' via GELORA45
>> *Sent:* Friday, November 20, 2020 12:01 AM
>> *To:* 'GELORA45_In'
>> *Subject:* RE: [GELORA45] Mengapa IPO Semut Dilarang!
>>
>>
>> Chan: Dalam menjalankan ekonomi pasar, juga tetap berprinsip pada
>> ekonomi nyata, mengutamakan ekonomi produktif bagi kepentingan rakyat
>> banyak, bukan ekonomi-semu didunia saham! Tidak akan membiarkan keuntungan
>> bagi segelintir kapitalis dengan menerjang resiko merugikan rakyat banyak!
>> Kepentingan RAKYAT harus diutamakan dan dilindungi, … Inilah sebab utama
>> mengapa IPO Grup Semut Finansial di BATALKAN!
>>
>>
>>
>> Nesare: saya mencoba mengerti kesimpulan bung ini. Bung berpendapat
>> pemerintah RRT membatalkan/memperlambat IPO Semut karena pemerintah RRT
>> tidak mau menerapkan ekonomi liberal. Jack Ma ngomongnya lain. Dia bilang
>> regulator/pemerintah itu lelet/lamban:
>>
>> Chinese-run banking industry had a "pawn shop mentality", implying that
>> the government is too risk averse and slow to innovate. Memang presiden Xi
>> yg ksh perintah utk menuda IPO Semut ini.
>>
>>
>>
>> Mari kita simak. IPO itu membuka perusahaan swasta menjadi perusahaan
>> public/umum. Artinya ini ada aliran dana, ada perantara IB/investment
>> banking, PE/private equity, hedge fund dan semua ini adalah pelaku di dunia
>> finance. RRT sdh dari dulu berkeinginan menaikkan shanghai sbg pusat
>> keuangan menggantikan hong kong. Finance ini kapitalisme krn arus dana/duit
>> dalam investasi itu tdk bisa diganggu oleh pemerintah. Pemerintah hanya sbg
>> regulator. Kalau Xi mau memasukkan unsur sosialisme didalam finance ini
>> bagaimana caranya? Misalnya RRT bilang kalau mau IPO harus kasih sekian
>> persen sahamnya ke RRT (utk didistribusikan ke rakyat banyak) sbg bentuk
>> sosialisme nya. Pertanyaannya siapa/investor mana yg mau kasih duitnya
>> kepemerintah RRT ini? Perusahaan IPO itu krn mau cari dana, malah disuruh
>> ngasih dana ke pemerintah/rakyat? Tidak ada logikanya jalannya finance itu.
>>
>>
>>
>> Disini cobaan utk negara 2 sistem ini, bagaimana menggabungkan sosialisme
>> dan kapitalisme.
>>
>> Dengan menunda IPO Semut ini dunia ketar ketir melihat tindak tanduk RRT
>> dalam dunia finance ini.
>>
>>
>>
>> Mari kita lihat apa yg akan dilakukan oleh Xi.
>>
>> Terus terang saya skeptikal dari tindakan Xi menunda IPO Semut ini.
>> Takutnya akan menjadi boomerang pasar keuangan shanghai yg sdh dari dulu
>> setengah mati diberdayakan oleh pemerintah RRT. Ingat juga bahwa IPO
>> terbesar didunia itu ada di RRT: Alibaba, agbank, ICBC. Yg lain yg gede itu
>> diusa: GM, visa, facebook dll. Di jepang ada Docomo.
>>
>>
>>
>> Kenapa Alibaba, agbank, ICBC diperbolehkan dulunya, dan sekarang Ant tdk
>> boleh? Ini yg harus dipikirkan Xi.
>>
>>
>>
>> Nesare
>>
>>
>>
>> *From:* [email protected] <[email protected]> *On
>> Behalf Of *Chan CT
>> *Sent:* Wednesday, November 18, 2020 11:22 PM
>> *To:* GELORA45_In <[email protected]>
>> *Subject:* [GELORA45] Mengapa IPO Semut Dilarang!
>>
>>
>>
>> *Mengapa IPO Semut Dilarang!*
>>
>> ChanCT – HK, 19-11-2020
>>
>> [image: Semut]
>>
>> Sekalipun saya tidak paham ekonomi, finansial, cukup menarik apa yang
>> terjadi dengan pembatalan IPO Grup Semut Finansial, apa sesungguhnya yang
>> terjadi? Ada baiknya saya coba merangkup beberapa tulisan dan video yang
>> mengulas masalah GSF di meksos yang saya ikuti terakhir ini. Sekadar bahan
>> pertimbangan saja. Mudah2an bermanfaat, …
>>
>> Biro Pengawas Regulasi Teknologi Finansial Tiongkok, tgl. 3 Nopember
>> mengumumkan keputusan “Sementara Menghentikan rencana IPO Grup Semut
>> Finansial”, sesaat setelah melangsungkan pertemuan dengan pimpinan GSF,
>> yang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan IPO dan telah terjadi
>> pelanggaran Ketentuan No.26 dan No.60 Ketentuan Biro Pengawas Regulasi
>> Teknologi Finansial Shanghai-Tiongkok.
>>
>> Patut diperhatikan, regulator Tiongkok saat menghentikan rencana IPO Grup
>> Semut senilai $ 35 miliar. Namun transaksi IPO yang begitu besar antusias
>> “MEMBELI” saham Grup Semut betul-betul menjebol rekor dunia saham yang
>> BELUM pernah terjadi selama ratusan tahun pasar saham didunia! Menurut
>> pencatatan biro saham Hongkong dan Shanghai mencapai sekitar AS$3Triliun, …
>> melebihi ketentuan 76 miliar atau lebih dari 284 kali batas penertiban awal
>> IPO dan, berdasarkan pencatatan perusahaan teknologi keuangan ini akan
>> membawa nilai pasarnya menjadi sekitar US$315 miliar, melebihi JPMorgan
>> Chase dan empat kali lebih besar dari Goldman Sachs.! Rekor tertinggi!
>> Betul-betul sudah GILAAA, … kata banyak orang.
>>
>> Pembatalan IPO Grup Semut Finansial yang semula akan diresmikan tgl. 5
>> Nopember dengan kode: 688688, dengan sendirinya cukup menggemparkan.
>> Tiba-tiba saja Grup Alibaba di pasar saham AS dalam semalam kehilangan
>> nilai lebih dari $68 miliar.
>>
>> Seorang netizen mengomentari, sekalipun kerugian yang menimpa Grup Semut
>> Financial di Tiongkok demikian cukup berat, tapi, pembatalan IPO GSF harus
>> dikatakan TIDAK menyeret Tiongkok kejeblols dalam “jebakan” yang mematikan,
>> dengan demikian juga membuyarkan mimpi-indah Amerika Serikat mendapat
>> kesempatan menggempur finansial Tiongkok!
>>
>> Coba perhatikan, pada saat pemerintah AS kewalahan mengatasi pandemi
>> Corona yang merebak dan mengakibatkan Trump harus mencetak dollar lebih
>> banyak lagi, ... Justru disaat AS menjalankan suku bunga 0%, nampak arus
>> dollar mengalir cukup deras membeli saham Grup Semut Finansial! Dengan
>> harapan begitu nilai saham Grup Semut naik bisa dilepas dan meraih
>> keuntungan, … lumayan!
>>
>> Sementara berita memperkirakan lebih 30% saham Grup Semut Finansial itu
>> menjadi modal Amerika, hampir 20% modal Jepang! Sedang modal Alibaba dan
>> Tiongkok sendiri hanya sekitar 30% saja. Tentu sampai dimana keakuratan
>> berita tsb. tidak jelas! Tidak ada pemberitaan resmi.
>>
>> Tapi, bisa diperkirakan, begitu FED mengumumkan akan menaikan suku bungan
>> dollar AS, terjadilah dampak serius bagi GSF, bagaikan TSUNAMI menerjang,
>> akan terjadi secara besar-besaran menarik keluar saham Grup Semut itu
>> kembali ke AS dan mungkin juga Jepang! Bukankah dengan demikian Balon-sabun
>> Grup Semut Finansial yang sudah menggelembung lebih ratusan kali-lipat itu
>> akan pecah, MELEDAK! Dan, tentunya daya ledak ratusan kali lebih dahsyat
>> dibanding ledakan krismon yang dihadapi Amerika ditahun 2008! Itulah dampak
>> parah, sangat PARAH bagi finansial Tiongkok, kalau membiarkan IPO GSF,
>> tidak beda dengan membiarkan “SEMUT di Hot Pot!”
>>
>> Masalahnya mengapa pasar saham bisa gila seperti kehilangan nalar sehat
>> membeli saham Grup Semut sampai begitu dahsyat, …? Itukah kecerdasan Jack
>> Ma dengan Alibaba nya dalam “penemuan” dan pengembangan dengan digital
>> transaksi finansial yang terjadi dijaman modern ini?
>>
>> Jack Ma dan CEO GSF, Jin Xian Dong dengan bangga dan sesumbar menyatakan
>> mereka sedang menjalankan “Revolusi Finansial Masa Depan” untuk mendorong
>> maju usaha nasional Tiongkok dan dunia dengan kecepatan tinggi, … Yaitu,
>> dengan menggunakan teknologi Big Data bisa memperlancar pemberian kredit
>> pada UKM. Tanpa harus ada pemeriksaan konsumen berkemampuan membayar kredit
>> yang diberikan, bahkan tanpa harus ada agunan yang memadai! Jadi,
>> meninggalkan tradisi lama yang menempatkan Bank tidak beda dengan sistem
>> Penggadaian yang sudah kuna dan terbelakang itu.
>>
>> Mereka pun menyatakan dengan bangga, bahwa penemuan yang dijalankan itu
>> sesuai dengan prinsip Jalan Sosialisme, secara berangsur akan terjadi
>> penghilangan peran “kapital” perseorangan, karena “kapital” berubah menjadi
>> milik bersama, milik kolektif didalam Big Data itu, …
>>
>> Namun mereka lupa, ditengah masyarakat masih ada sementara orang nakal
>> yang memang bermaksud jahat, setiap saat bisa menggondol kredit yang
>> didapatkan dan menghilang tak berbekas, … seandainya kredit yang dikucurkan
>> itu tidak melebihi jumlah saham GSF atau hanya lebih 10 Kali lipat. Tapi,
>> persoalan menjadi lebih serius karena nilai saham GSF sesungguhnya sudah
>> menggelembung lebih 10 Kali lipat saat IPO, sedang jumlah kredit yang
>> dikucurkan itu bisaa 100 kali lipat melebihi kemampuan GSF sesungguhnya!
>> Siapa yang harus menanggung?
>>
>> Melihat perkembangan Grup Semut Finansial yang hanya mendapatkan ijin
>> operasi di Chong Qing, ternyata telah menyebar luas dibanyak kota besar
>> diseluruh negeri. Makin besar dan makin banyak kredit yang dikucurkan tentu
>> makin besar resiko yang dihadapi! Jangan lupa kredit sebegitu banyak yang
>> dikucurkan itu tidak ada agunan, artinya semua hutang itu hanya berdasarkan
>> “kepercayaan”, "reputasi" saja! Entah kapan gelembung balon sabun itu
>> meledak saja dan orang banyak pemilik saham Grup Semut Finansial itu jadi
>> KORBAN, …!
>>
>> Kalau saja di Amerika ketika itu konsumen *dikibuli* dengan bermacam
>> taktik yang sengaja memberikan jumlah pinjaman tinggi dengan suku bunga
>> tinggi dan jelas tidak mampu membayar kredit. Dengan harapan jika terjadi
>> gagal bayar kredit, masih ada bangkai didapat dengan menyita agunan rumah
>> mereka. Sedang Grup Semut menjadi lebih celaka, karena tidak ada agunan
>> yang disita untuk membayar gagal kredit mereka, …
>>
>> Keuntungan Grup Semut terutama berasal dari pinjaman konsumen di
>> Tiongkok-utara, serta pinjaman komersial yang dipinjamkan ke pedagang
>> WeChat, sehingga populer di kalangan konsumen. Kenyataan dimasyarakat
>> Tiongkok, tidak mudah mendapatkan pinjaman dari bank, terutama untuk
>> pedagang kecil. Celah inilah yang digunakan baik-baik dan dikembangkan Grup
>> Semut.
>>
>> Dari beberapa sumber di medsos juga bisa diketahui, cukup banyak orang,
>> pengusaha kecil-menengah diuntungkan dengan kemudahan mendapatkan kredit
>> dari Grup Semut, bayangkan TANPA HARUS ada agunan yang memadai bisa
>> mendapatkan “pinjaman” dari puluhan ribu sampai ratusan ribu Yuan! Bahkan
>> ada konsumen yang sudah berulangkali membayar kredit tepat waktu, akhirnya
>> berhasil mendapat kridit tambahan sampai jutaan Yuan!
>>
>> Kemudahan kredit dari GSF dalam kenyataan cukup mempercepat perkembangan
>> UKM di Tiongkok, mendapatkan sambutan sekalipun harus membayar administrasi
>> dan suku bunga sedikit lebih mahal dari kredit yang didapatkan dari bank
>> resmi!
>>
>> Lalu, bagaimanakah regulasi Grup Semut bisa memberi kredit jauh lebih
>> besar dari keuangan yang ada sesungguhnya? Sementara medsos mengungkap,
>> Jack Ma menggunakan cara pengulangan kredit diatas kredit, GSF membuat
>> peringkat kredit cukup tinggi dengan penggunaan surat berharga komersial
>> sebagai sumber pembiayaan, karena lebih murah daripada menggunakan sumber
>> pembiayaan dari pinjaman bank. Sehingga surat berharga inilah yang
>> dianggap alternatif sumber pembiayaan, ... untuk mengucurkan kredit berikut.
>>
>> Disamping itu dengan dikuasainya teknologi internet dan teknologi Digital
>> “Big Data”, Jack Ma dengan Alibaba nya berhasil menguasai ePasar, eBuy,
>> eMoney, ePay tidak hanya di Tiongkok daratan, tapi juga merambah kedunia
>> internasional. Akibatnya, praktis dunia medsos juga dikuasai Alibaba dengan
>> baik, maka dengan terjadi monopoli dunia internet, orang sulit mendengarkan
>> cacad atau kesalahan dan kebusukan yang terjadi di Grup Alibaba dan Grup
>> Semut, yang terdengar hanyalah berita yang baik-baik dan keunggulan dan
>> manfaatnya saja! Termakanlah rakyat Tiongkok bahkan rakyat didunia akan
>> keheibatan dan kebaikan Grup Alibaba dan Grup Semut itu Termasuk sementara
>> pejabat pun memberikan pujian tinggi pada Jack Ma sudah terjadi. Diskusi
>> dan perdebatan “Revolusi Finansial Masa Depan” cukup sengitpun tidak
>> terhindarkan. Tidak sedikit orang tergiur dengan kecepatan membumbung
>> tingginya NILAI saham Grup Semut dan pihak lain yang jernih melihat resiko
>> dan bahaya mengancam setiap saat akan meledak, …
>>
>> Yang dikejar pemerintah Tiongkok bukanlah kapitalisme liberal, tetapi
>> kapitalisme negara! Dimana pemerintah tetap pegang kendali ekonomi
>> nasional! Pemerintah tetap berkemampuan mengendalikan dan mendisiplin
>> kapitalis-kapitalis TUNDUK mentaati UU dan ketentuan yang ditetapkan!
>>
>> Dalam menjalankan ekonomi pasar, juga tetap berprinsip pada ekonomi
>> nyata, mengutamakan ekonomi produktif bagi kepentingan rakyat banyak, bukan
>> ekonomi-semu didunia saham! Tidak akan membiarkan keuntungan bagi
>> segelintir kapitalis dengan menerjang resiko merugikan rakyat banyak!
>> Kepentingan RAKYAT harus diutamakan dan dilindungi, … Inilah sebab utama
>> mengapa IPO Grup Semut Finansial di BATALKAN!
>>
>>
>>
>> --
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
>> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/66B09D0E26A142828A7BDFC3D6102934%40A10Live
>> <https://groups.googlecom/d/msgid/gelora1945/66B09D0E26A142828A7BDFC3D6102934%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
>> .
>> --
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
>> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/007701d6be8d%242debe9b0%2489c3bd10%24%40yahoo.com
>> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/007701d6be8d%242debe9b0%2489c3bd10%24%40yahoo.com?utm_medium=email&utm_source=footer>
>> .
>>
>> --
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
>> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/55C7302DB66549CB88CEE86D598229A0%40A10Live
>> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/55C7302DB66549CB88CEE86D598229A0%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
>> .
>>
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8tavjhyxTiqvXCN3dXgFX6WNnbsL2u6GjJJT3SHapTt%2Ba0Cw%40mail.gmail.com.

Reply via email to