Berdasaarkan apa dilakukan teror di Indonesia? Apakah perkembangan di lain
negara yang mempengarruhi adanya  tindakan teror di Indonesia?

On Sun, Feb 6, 2022 at 4:05 AM Jaya Suprana <[email protected]> wrote:

> *Bagus Prof Mahfud sudah tidak menggunakan istilah radikalisme sesuai
> kehendak Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme serta perintah
> Presiden Jokowi.*
>
> Pada tanggal Min, 6 Feb 2022 pukul 08.00 Chan CT <[email protected]>
> menulis:
>
>> Mahfud sampaikan tiga ekstremisme yang mengarah pada terorisme
>>
>> * Sabtu, 5 Februari 2022 20:03 WIB*
>> [image: Mahfud sampaikan tiga ekstremisme yang mengarah pada terorisme]
>>
>> *Tangkapan layar unggahan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan
>> Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengenai tiga jenis ekstremisme dalam
>> akun instagram pribadinya dengan nama pengguna mohmahfudmd yang terpantau
>> di Jakarta, Sabtu (5/2/2022). ANTARA/Putu Indah Savitri*
>> Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan
>> Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebutkan tiga jenis ekstremisme yang
>> dapat mengarah pada tindakan terorisme, yakni ekstremisme jihadis,
>> ekstremisme takfiri, dan ekstremisme ideologis.
>>
>> “Tiga jenis ekstremisme yang dapat mengarah pada tindakan terorisme dan
>> intoleransi, serta berpotensi memecah belah persatuan bangsa yaitu jihadis,
>> takfiri, dan ekstremisme ideologis,” kata Mahfud MD dalam akun instagram
>> pribadinya dengan nama pengguna mohmahfudmd yang terpantau di Jakarta,
>> Sabtu.
>>
>> Ekstremisme jihadis, kata Mahfud, adalah yang paling ekstrem. Ekstremisme
>> ini melakukan pembunuhan kepada orang lain yang tidak sepaham atau bahkan
>> membunuh orang dan kelompok tertentu yang dianggap menghalang-halangi
>> terwujudnya paham mereka.
>>
>> “Ekstremisme ini contohnya adalah ISIS (Islamic State of Iraq and Syria)
>> dan beberapa kelompok terorisme di Indonesia. Mereka tidak hanya menyerang
>> kelompok yang dianggap sebagai lawan, tetapi juga pihak yang dipandang
>> menghalangi tujuan mereka,” ucap Mahfud.
>>
>>
>>
>> *Baca juga: Mahfud MD: HMI bangun Indonesia berdasar Pancasila yang
>> sejahtera
>> <https://www.antaranews.com/berita/2686069/mahfud-md-hmi-bangun-indonesia-berdasar-pancasila-yang-sejahtera>Baca
>> juga: Mahfud MD: Pemerintah terus berupaya mencegah ekstremisme beragama
>> <https://www.antaranews.com/berita/2682277/mahfud-md-pemerintah-terus-berupaya-mencegah-ekstremisme-beragama>Baca
>> juga: Mahfud MD ajak masyarakat jadikan Imlek momentum jaga perdamaian
>> <https://www.antaranews.com/berita/2677673/mahfud-md-ajak-masyarakat-jadikan-imlek-momentum-jaga-perdamaian>*
>>
>> Selanjutnya adalah ekstremisme takfiri. Ekstremisme ini adalah paham yang
>> menganggap paham lain, walaupun satu agama, adalah paham yang sesat, kafir,
>> yang tidak saja harus dijauhi, tetapi harus dimusuhi.
>>
>> “Identifikasi kelompok tidak hanya pada level pemikiran, tetapi juga pada
>> simbol-simbol tertentu,” tutur dia.
>>
>> Jenis ketiga adalah ekstremisme ideologis. Ekstremisme ini merupakan
>> jenis yang lunak namun tetap berbahaya.
>>
>> Mereka yang terlibat dengan ekstremisme ini memiliki paham tertentu yang
>> dianggap paling benar dan menyalahkan paham yang dianut orang lain, bahkan
>> paham nasional seperti Pancasila pun disebut sesat.
>>
>> “Mereka berupaya mengubah Pancasila dengan memengaruhi pemikiran melalui
>> lembaga pendidikan dan diskusi, serta brosur-brosur penyusupan bahwa
>> Pancasila salah dan harus diganti,” kata Mahfud.
>>
>> Pewarta: Putu Indah Savitri
>> Editor: M Arief Iskandar
>>
>> --
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
>> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/31259B484EF74D31B032D39B88758C61%40A10Live
>> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/31259B484EF74D31B032D39B88758C61%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
>> .
>>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CALcuTPSMf2jPkLWWBdCbLiYv%3D2y0ZLADaypbp7U%3D0qea0b-dGA%40mail.gmail.com
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CALcuTPSMf2jPkLWWBdCbLiYv%3D2y0ZLADaypbp7U%3D0qea0b-dGA%40mail.gmail.com?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2BWKz%2BSWeQQ%2B-5Mps9QQuTQxq0f0p0PT146mK34GKu3hw%40mail.gmail.com.

Reply via email to