Ya, itu yang sedang diupayakan, pemilu serentak. Dan masih
terus dikaji kemungkinan menyerentakkan pileg-pilpres dan pilkada,walau menurut
saya pilpres-pilkada serentak agak sulit. Pemilu
(pileg-pilpres) serentak mestinya sudah berjalan pada 2014. Kenapa
ditunda, konon biar sejarah mencatat pemilu serentak itu produk Jokowi,
hehe...
Terlepas soal keserentakan pemilu, dari perjalanan 2 tahun ini
bagaimana menurut Anda, apakah pemenang pilpres 2014 sudah
memenuhi kualifikasi sebagai presiden?
--- jonathangoeij@... wrote:
Ngomong apa adanya hakekatnya memang begitu tidak bisa dicegah, seorang
gubernur yg masih menjabat memang sedang naik daun. Anggap saja gubernur itu
memenuhi masa pemerintahannya penuh, itu artinya setelah 2-3 th tidak menjabat
baru bisa maju jadi capres sedang umumnya masyarakat itu pelupa dus setelah
sekian lama ya artinya peluangnya jadi kandas. Maksud saya disini jadwal
pilpres dan pilgub yg berbeda inilah yg mengakibatkan batu loncatan itu,
seandainya sama tentu tidak akan terjadi.
Sedang seorang kepala daerah harus mundur dulu kalau nyalon didaerah lain itu
peraturan absurd yg hanya menguntungkan incumbent yg maju kembali, seperti yg
baru saja terjadi kita bisa lihat yg punya peluang bersaing ketat dgn Ahok ya
Risma itu tapi khan jelas tidak mau melepas burung ditangan atas kemauan
sendiri terkecuali atas perintah Megawati itu lain ceritanya karena akan
dipersiapkan jalan mundurnya kalau kalah.
Contoh paling gres di US ya President Obama yg jadi senator belum genap sudah
ditinggal.
On Sunday, October 2, 2016 12:03 AM, ajeg wrote:
Maksud saya, kegubernuran Ahok sekarang bukanlah karenaorang memilih dia
menjadi gubernur, melainkan akibat dari
lowongnya posisi gubernur. Umumnya, petahana memang punya
peluang lebih besar untuk bertahan.
Akibat dari lompatnya Walikota Solo menjadi Gubernur DKI
lantas Gubernur DKI itu lompat menjadi presiden adalah timbulnya
pemahaman seolah DKI-1 hanya sebagai batu loncatan untuk
menjadi RI-1.
Sistem kutu loncat, menjabat setengah-setengah begini, apa juga
menjadi trend di AS?
--- jonathangoeij@... wrote:
Saya kira seorang incumbent gubernur mempunyai peluang yg cukup besar jadi
presiden, dgn jadwal yg seperti sekarang pilpres dan pilgub waktunya berbeda
dimasa yad akan makin banyak gubernur yg setengah jalan karena terpilih jadi
presiden. Keadaan seperti ini bukan hanya di Indonesia tetapi juga di US, saya
kasih contoh George W. Bush terpilih kembali jadi Gubernur Texas th 1998, baru
menjabat ditengah jalan sudah berhenti karena terpilih jadi presiden th 2000.
--- ajegilelu@... wrote :
Bagaimanapun, jabatan Gubernur Jokowi harusnya
baru berakhir pada 2017. Kegubernuran Ahok hanyalahakibat dari sistem yng
diberlalukan.
Selain penggusuran, "program Ahok" lainnya (termasuk
Sumber Waras dan reklamasi pulau 'G') juga dibeking penuh
oleh Jokowi. Demi melayani masyarakat? Tidak. Ada aroma
politik sandera yang cukup nyaring di sini.
--- jonathangoeij@... wrote:
kelihatannya gusur dan rusun itu warisan Jokowi yg diteruskan Ahok.
--- ajegilelu@... wrote :
Seperti inikah?
[ 'yang minta ganti rugi itu komunis' ]
[ Kalau ngotot itu ideologi komunis ]
[ sudah miskin kok belagu ]
[ tidak bisa menggratiskan ]
dsb.