Bisa menjadi program transmigrasi yang ampuh. Sekurangnyabagi yang ingin pulang 
ke daerah asal.

Pada Sen, 3 Okt 2016 pada 6:46, Karma, I Nengah menulis:

Kalau pulau itu merdeka pasti celaka, karena penduduknya banyak
From: ambon@...
 Ahok diributkan karena adanya rasisme masih kuat berakar di otak kebanyakan 
orang dan juga karena Ahok bukan beragama yang dianut mayoritas penduduk. Yang 
sulit itu ialah karena menurut agama mayoritas dilarang mengangkat bukan 
beragama benar  atau  kafir menjadi pemimpin.   Satu-satunya cara ialah pulau 
Jawa dimerdekakan dari kepulauan lain, jadi pulau Jawa berdiri sebagai negara 
tersendiri. Selama 71 tahun semua pembangunan terkonsentrasi di pulau Jawa, 
jadi tidak sulit bagi pulau Jawa berdiri sebagi negara tersendiri bebas, 
merdeka dengan rezim neo-Mojopahitnya. Amin! hehehehhe 
From: Jonathan Goeij
 Ngomong apa adanya hakekatnya memang begitu tidak bisa dicegah, seorang 
gubernur yg masih menjabat memang sedang naik daun. Anggap saja gubernur itu 
memenuhi masa pemerintahannya penuh, itu artinya setelah 2-3 th tidak menjabat 
baru bisa maju jadi capres sedang umumnya masyarakat itu pelupa dus setelah 
sekian lama ya artinya peluangnya jadi kandas. Maksud saya disini jadwal 
pilpres dan pilgub yg berbeda inilah yg mengakibatkan batu loncatan itu, 
seandainya sama tentu tidak akan terjadi.   Sedang seorang kepala daerah harus 
mundur dulu kalau nyalon didaerah lain itu peraturan absurd yg hanya 
menguntungkan incumbent yg maju kembali, seperti yg baru saja terjadi kita bisa 
lihat yg punya peluang bersaing ketat dgn Ahok ya Risma itu tapi khan jelas 
tidak mau melepas burung ditangan atas kemauan sendiri terkecuali atas perintah 
Megawati itu lain ceritanya karena akan dipersiapkan jalan mundurnya kalau 
kalah. 
Contoh paling gres di US ya President Obama yg jadi senator belum genap sudah 
ditinggal.   On Sunday, October 2, 2016 12:03 AM, ajeg wrote:
Maksud saya, kegubernuran Ahok sekarang bukanlah karena orang memilih dia 
menjadi gubernur, melainkan akibat dari
lowongnya posisi gubernur. Umumnya, petahana memang punya
peluang lebih besar untuk bertahan.
Akibat dari lompatnya Walikota Solo menjadi Gubernur DKIlantas Gubernur DKI itu 
lompat menjadi presiden adalah timbulnyapemahaman seolah DKI-1 hanya sebagai 
batu loncatan untuk
menjadi RI-1.
Sistem kutu loncat, menjabat setengah-setengah begini, apa jugamenjadi trend di 
AS?
--- jonathangoeij@... wrote:Saya kira seorang incumbent gubernur mempunyai 
peluang yg cukup besar jadi presiden, dgn jadwal yg seperti sekarang pilpres 
dan pilgub waktunya berbeda dimasa yad akan makin banyak gubernur yg setengah 
jalan karena terpilih jadi presiden.Keadaan seperti ini bukan hanya di 
Indonesia tetapi juga di US, saya kasih contoh George W. Bush terpilih kembali 
jadi Gubernur Texas th 1998, baru menjabat ditengah jalan sudah berhenti karena 
terpilih jadi presiden th 2000.
--- ajegilelu@... wrote : Bagaimanapun, jabatan Gubernur Jokowi harusnyabaru 
berakhir pada 2017. Kegubernuran Ahok hanyalah akibat dari sistem yng 
diberlalukan.

Selain penggusuran, "program Ahok" lainnya (termasukSumber Waras dan reklamasi 
pulau 'G') juga dibeking penuholeh Jokowi. Demi melayani masyarakat? Tidak. Ada 
aromapolitik sandera yang cukup nyaring di sini.
--- jonathangoeij@... wrote:
kelihatannya gusur dan rusun itu warisan Jokowi yg diteruskan Ahok. 
--- ajegilelu@... wrote :
Seperti inikah?
['yang minta ganti rugi itu komunis' ]
[Kalau ngotot itu ideologi komunis ]

[sudah miskin kok belagu ]
[ tidak bisa menggratiskan ]

dsb.

 

Kirim email ke