Kalau ini istilahnya asam urat = ureic acid (Inggris) = ureinzuur (Belanda) Masuk kedalam peredaran darah dari pecahnya persenyawaan puraan dalam pencernaan. http://www.alodokter.com/rematik-asam-urat
2016-10-11 2:06 GMT+02:00 'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service Indonesia]' [email protected] [GELORA45] <[email protected]>: > > > Didalam wayang cengblong versi Bali katanya kacang tanah tidak laku saat > ini mengingaat penyakit asam aurat berserakan, tapi tanah kacang baru laris > dikavling-kavling. > > Dan saat ini pula sudah saatnya ini berbicara Sorga, kata pepatah bagi > bapak-bapak surga ada diantara kaki kanan dan kaki kiri ibu. > > > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] > *Sent:* Tuesday, October 11, 2016 6:04 AM > *To:* Edy Loekmono; [email protected]; kh djie > *Subject:* [**EXTERNAL**] Re: [GELORA45] Sesungguhnya Muslim Boleh Pilih > Ahok > > > > > > *Pada aurat ada urat untuk dibedakan dengan otot, sekali pun dalam otot > ada urat. hahahaha* > > > > > > *From:* Edy Loekmono <[email protected]> > > *Sent:* Monday, October 10, 2016 4:16 PM > > *To:* [email protected] ; kh djie <[email protected]> ; Sunny > <[email protected]> > > *Subject:* Re: [GELORA45] Sesungguhnya Muslim Boleh Pilih Ahok > > > > Yang dimaksud mungkin "aurat" bukan urat. dua kata ini beda jauh artinya. > aurat artinya kemaluan. Sedangkan urat adalah otot. trima kasih. > > > > On Sunday, October 9, 2016 3:22 PM, "'Sunny' [email protected] [GELORA45]" < > [email protected]> wrote: > > > > > > *Dalam tenda urat tidak perlu ditutup, kata konsultan langitan. hahahaha* > > > > *From:* kh djie <[email protected]> > > *Sent:* Sunday, October 9, 2016 6:40 AM > > *To:* Sunny <[email protected]> > > *Cc:* Gelora45 <[email protected]> > > *Subject:* Re: [GELORA45] Sesungguhnya Muslim Boleh Pilih Ahok > > > > Jadi kalau dalam tenda, boleh lain.......? > > > > 2016-10-09 6:29 GMT+02:00 Sunny <[email protected]>: > > *Sangat praktis, kalau tutup aurat itu di padang pasir suatu hal yang > musti, karena banyak debu dan air sangat terbatas untuk membersihkan, jadi > harus hemat pemakaian air, maka oleh sebab itu dari pada report-repot > dibilang perintah dari Atas.* > > > > *Kapan-kapan kalau ada yang punya kesempatan berada di wilayah yang ada > gurun pasir akan sendiri bisa mengalami debu dan pasir melekat di badan, > rambut, masuk kuping,dan hidung bila angin bertiup. * > > > > > > > > *From:* mailto:[email protected] <[email protected]> > > *Sent:* Sunday, October 9, 2016 6:09 AM > > *To:* Gelora45 <[email protected]> > > *Subject:* Re: [GELORA45] Sesungguhnya Muslim Boleh Pilih Ahok > > > > > > Lha, ini kan praktis tidak berpakaian, aurat tidak ditutupi, melebihi > pemilihan ratu kecantikan yang diprotes keras ? > > 72 bidadari yang tetap perawan. Bagaimana mungkin dipakai bergantian tetap > perawan, ya ? Jangan2 boneka seks ? > > > > 2016-10-09 5:46 GMT+02:00 'Sunny' [email protected] [GELORA45] < > [email protected]>: > > > > An artist impression of the 72 virgins. The Qur'an, hadith and Islamic > scholars all mention that virgins will be awarded to Muslim men in Paradise. > > > > *From:* mailto:[email protected] <[email protected]> > > *Sent:* Sunday, October 9, 2016 12:10 AM > > *To:* [email protected] > > *Subject:* Re: [GELORA45] Sesungguhnya Muslim Boleh Pilih Ahok > > > > > > Bung Marco, > > Bung sama seperti saya, tidak tahu Bahasa Arab. Untuk mengetahui isi > Al-Qur'an mesti baca yang terjemahan dari Depag.Namun selama membaca itu > saya tidak temukan kalimat yang mengatakan bahwa kalau masuk sorga dapat 72 > bidadari cantik. Dalam surat apa dan ayat berapa tentang 72 bidadari itu? > Sebab setahu saya (karena membaca) waktu sebelum banjir Nuh, sebagian > maklaekat di sorga melihat kebumi dan mendapati gadis-gadis dibumi > cantik-cantik, lalu malekat itu turun kebumi dan memperistri > perempuan-perempuan manusia itu, dan melahirkan anak-anak yang disebut > Nephilim yang kuat perkasa dan berbuat segala kejahatan dibumi. Inilah > sebabnya Tuhan membuat banjir besar karena bumi sudah dipenuhi dengan > segala macam kejahatan........... itu yang saya pernah baca dalam > alkitab.......Apakah hal itu ada tertulis juga di AlQuran? > > > > ------ Original Message ------ > From: "Marco 45665 [email protected] [GELORA45]" < > [email protected]> > To: "GELORA_In" <[email protected]>; "Sunny" <[email protected]> > Cc: "Chan CT" <[email protected]> > Sent: Sunday, 9 Oct, 2016 At 7:40 AM > Subject: Re: [GELORA45] Sesungguhnya Muslim Boleh Pilih Ahok > > > > > > > > > > Saya tidak bisa berbahasa Arab ....tetapi jika saya membaca Ayat2 QORAN > YANG DITERJEMAHKAN DALAM BAHSA INDONESIA dan mencoba menyesuluri Kliamat > per Kalimat dan mencoba mengunyah dan menr=yerat ARTI DAN ATAU MAKSUD > AYAT2 tsb ( yang sudah diterjemakan dalam Sususan bahas Indoneisa ynag > serba Kaku dan diterjemahkan kata per kata > > (Tidak Pemegrtia Filofois dibelakng Kalmat2 atau ayat2mya ..... ) maka > terus saya dapat kesimpulna yang satu : SANGAT CONFUSING DAN TIDAK > MEYAKINKAN ISINYA dan apabila diterpakan pada SISTUASI DAN SIKON KEHIDU[AN > MANUSIA didunia dewasa kini ....... saya mendapat kesan yang > > RASANYA SULIT untuk BISA DIJADIKAN suatu Yang bisa PAS BERLAKU DIMASA > KINI...... > > > > 2016-10-08 13:45 GMT+02:00 'Sunny' [email protected] [GELORA45] < > [email protected]>: > > > > > > > > > > > > > > *Boleh memilih kafir berarti melanggar wahyu Allah. Pelanggaran ini > adalah kecelakaan besar yang berakibat tidak bisa masuk surga untuk duduk > besantai dan berinteraksi dengan malakeat-malaekat cantik nan sexy di > taman firdaus yang indah penuh kelimpahan abadi. hahahahahaha Amin!* > > > > *From:* mailto:[email protected] <[email protected]> > > *Sent:* Saturday, October 8, 2016 11:47 AM > > *To:* GELORA_In <[email protected]> > > *Subject:* Fw: [GELORA45] Sesungguhnya Muslim Boleh Pilih Ahok > > > > > > > > > > *From:* Yoseph T Taher > > *Sent:* Saturday, October 8, 2016 2:53 PM > > > > > > *Dari Dokumen Simpanan: YTTaher:* > > > > > Inilah Penjelasan Bahwa Sesungguhnya Muslim > Boleh Pilih Ahok > > Senin, > 14 Maret 2016 berita, > islami > > > > *Artikel ini Dikutip dari tulisan Adrianto Idea* > > > “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang > Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah > pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil > mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan > mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang > zalim.” ( Al Quran surah Al Maidah 51) > > Ayat di atas sedang menjadi populer sekarang. Ayat itu selalu populer > ketika menjelang pemilu. Dalam hal pilkada DKI yang salah satu calon > kuatnya adalah Nasrani, ayat ini menjadi semakin kuat lagi bergema. > > > Akan tetapi apakah ayat ini mengenai pemilu? Apakah ini ayat mengenai > pemilihan gubernur? Menurut saya bukan. > > > Sejarah Islam tidak pernah mengenal adanya pemilu atau pemilihan umum. > Juga tidak pernah ada pemilihan gubernur atau kepala daerah. Satu-satunya > pemilihan yang pernah terjadi adalah pemilihan khalifah. Itu pun hanya 5 > kali, dan hanya melibatkan sekelompok orang yang tinggal di Madinah. > Gubernur khususnya adalah pejabat yang ditunjuk oleh khalifah. Tak pernah > dipilih. > > > Jadi sebenarnya ayat ini tentang apa? Wali atau awliya itu soal pemimpin > wilayah atau daerahkah? Bukan. Bagaimana mungkin ada ayat yang mengatur > tentang pemilihan pemimpin, padahal pemilihan itu tidak pernah terjadi? > > > Jadi, apakah yang dimaksud? Apa makna wali atau awliya? Wali artinya > pelindung, > atau sekutu. Ketika Nabi ditekan di Mekah, beliau menyuruh kaum muslimin > hijrah > ke Habasyah (Ethopia). > > > Rajanya yang seorang Nasrani, menerima orang-orang yang hijrah itu, > melindungi mereka dari kejaran Quraisy Mekah. Inilah yang disebut wali, > orang yang melindungi. Kejadian ini direkam dalam surat Al-Maidah juga, > ayat 82 yang Artinya: > > Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya > terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang > musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya > dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: > “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani”. Yang demikian itu disebabkan karena > di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan > rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menymbongkan diri. > (5: 82) > > > Berdasarkan berbagai riwayat sejarah, pada tahun ke 5 pengangkatan Nabi > Muhammad Saw, sekelompok kaum Muslimin melakukan hijrah dari Mekah ke > Habasyah untuk menyelamatkan akidah dan jiwa mereka dari siksaan kaum > Musyrikin. > > > Najasyi, Raja Habasyah saat itu adalah pemeluk Kristen yang taat. Karena > itu raja menyambut kedatangan kaum Muslimin tersebut dengan hangat dan > tidak bersedia menyerahkan mereka kepada wakil orang-orang Musyrik Mekah. > > > Selain itu, ketika melihat Raja Najasyi menangis saat mendengarkan > ayat-ayat suci al-Quran yang dibacakan oleh Jakfar bin Abi Thalib as > selaku ketua rombongan, para pendeta akhirnya juga ikut mendukung dan > melindungi umat Islam. > > > Adapun ayat 51 yang melarang orang menjadikan Yahudi dan Nasrani sebagai > pelindung itu adalah soal persekutuan dalam perang. Tidak ada sama sekali > kaitannya dengan pemilihan pemimpin. Ini sudah pernah saya bahas, dan juga > dibahas banyak orang. > > > Pagi ini, bangun tidur saya menyaksikan berita pilu. Orang-orang Arab > dari Syiria dan Irak masih terus mengungsi. Ke mana kah mereka mengungsi? > Ke Eropa. Siapa orang-orang Eropa itu? Muslimkah mereka? Sebagian besar > tidak. > > > Kebanyakan dari mereka, orang-orang Eropa itu, adalah Nasrani, atau > atheis (musyrik). Tapi kini mereka menjadi pelindung bagi orang-orang > muslim, persis seperti ketika kaum muslim hijrah ke Habasyah. > > > Jadi, cobalah orang-orang yang rajin melafalkan ayat Al-Maidah 51 itu > berkhotbah kepada para pengungsi itu. Katakan kepada mereka bahwa meminta > perlindungan kepada Nasrani, menjadikan mereka wali atau awliya itu haram > hukumnya. Bisakah? > > > Ironisnya, dari siapa mereka lari? Apakah dari kaum kafir? Bukan. > > > Mereka justru lari karena ditindas oleh pemimpin-pemimpin mereka sendiri, > kaum muslim. Kaum muslim yang berebut kekuasaan. Utamanya Sunni melawan > Syiah. > > > Tahukah Anda bahwa bibit konflik Sunni-Syiah itu sudah terbentuk sejak > Rasul wafat? Ketika orang-orang mulai kasak-kusuk untuk mencari siapa yang > akan jadi khalifah, padahal jenazah Rasul belum lagi diurus. Permusuhan > itu abadi, mengalirkan darah jutaan kaum muslimin sepanjang sejarah ribuan > tahun, kekal hingga kini. > > > Tidakkah kita sebagai kaum muslim malu ketika saudara-saudara kita > dizalimi oleh saudara kita yang lain, mereka meminta perlindungan kepada > kaum Nasrani dan kafir? > > > Tapi pada saat yang sama mulut kita fasih mengucap ayat-ayat yang > memusuhi orang-orang Nasrani, memelihara permusuhan kepada mereka. > > > Ingatlah, musuh abadi kita sebenarnya bukan Yahudi dan Nasrani, melainkan > rasa permusuhan itu sendiri. > > > Rasa permusuhan itulah yang telah mengalirkan banyak darah kaum muslimin, > mengalir menjadi kubangan darah sesama saudara. Sesama saudara pun bisa > saling berbunuhan kalau ada permusuhan di antara mereka. Kenapa mereka > berbunuhan? Karena Politik & Perebutan kekuasaan. > > > Itulah yang sedang dilakukan banyak orang dengan Al-Maidah ayat 51. > Berebut kekuasaan politik dengan mengobarkan permusuhan. > > > Mereka sedang mengabadikan kebodohan yang sudah berlangsung 15 abad. > > > Anda mau menjadi bagian dari kebodohan itu? Saya tidak. Karena saya tidak > mau menjadi pengungsi seperti orang-orang Irak dan Syiria itu. # > sudutpandanglain > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > >
