(2016-11-11 14:42 GMT+01:00 [email protected] [GELORA45]
[email protected])


*Nesare: *Selain Indonesia menjadi sasaran* penjualan produk *luar negeri,
juga dari dulu Indonesia menjadi *sasaran* *produksi *dari luar negeri.
Indonesia yang kaya raya dan subur adalah tempat produksi komoditas
premier. Inilah yang menjadikan Indonesia sasaran kolonialisme.

* Marco :*  *Anda** Benar !! *  *dan Faktanya memang  demikian*
                 Tambahan: > justru oleh karena itu dari sudut pandang
Ekonomi maka Kita sering
                  mengklasifikasikan System (Ketergantungan) Politik R.I
sebagai Semi Feodal  atau Semi
                  KOLONIAL , justru karena karena ketergantungannya pada
Import Produksi LN ( pada
                  Pemasaran Peduksi Barang2 LN dipasaran dalam Negri )
dan *menjadi
Sumber *
*                  Produksi atas produkt Kapital Asing (LN) yang beropersi
di Indonesia ( dengan*
*                  kata lain sebaliknya menajsi Sumber Export dari
 Produksi LN *atau lebih jelasnya lagi
                  sebagai Exportir Brang2 Produksi dari Kapiatal/perusahaan
Asing)

>
>


> *Nesare:*
>
     *Inilah konsep dasar dari comparative advantage *dalam ekonomi yang
membentuk *perdagangan *
     *internasional. *

> * Tidak bisa tidak perdagangan internasional akan selalu ada karena ada
> kebutuhan dan keinginan  manusia atas barang ekonomis*
>

    * Marco :* *Dalam hal inipun Anda sangat benar !!* Sedangkan
Perdagangan itu sendiri selalu
     timbul  karena adanya kebutuhan hidup dan keinginan dari setiap pihal
untuk saling tukar-menukar
     Barang  Jasa dan Produksi serta karena adanya Keinginan bekerja sama
dalam segala bentuk
     kebutuhan ekonomi > terutama Perdagangan dan Produksi serta Kerja sama
yang saling
     menguntungkan dalam segala entuknya( Investement , Cooperation ,
Producing sharing, Capital
     share , Holding ,dsb)  * ( Prinsipal  of M**utual division **of labor
and cooperation on Labour and *
*    Production and Trade  ) *

>
     *Nesare :*

> *Masalah kolonialisme dan imperialisme itu bukan berasal dari ekonom*i
> walaupun ekonomi bisa menciptakan kolonialisme dan imperialisme. I*tu
> masalah politik dan masalah kekuasaan.*
>
>
>  * Marco :* Bung Nesare , maaf , tapi mungkin dalam hal ini saya akan
> mengecewakan Anda.
>
                      *Menurut Hemat saya justru terbalik *, bahwa
KOLONIALISME  dan IMPERIALISME itu
                      justru lahir dar*i KEPENTINGAN DAN TUJUAN* YANG
PALING DASAR  > yaitu
                      KEPENTINGAN dan PENGUASAAN EKONOMI dan PERDAGANGAN
atas
                      KAWASAN terkait yang menjadi OBJEKT INTEREST EKONOMI
(termasuk TRADE) .
                      >> SEdangkan* POLITIK adalah ALAT KEKUASAAN *untuk
mencapai atau  demi untuk
                     * mencapai TUJUANNYA  > yaitu bagi KEPENTINGAN DAN
PENGUASAAN *
*                      EKONOMI **dan PERADAGANGAN .*

 NOTE *:*
* Dalam Percaturan Politik **Praktis **Dunia  ( diluar Politik Diplomatis
 dan Idiologi ) *pada umumnya KONFLIKT2 POLITIK selalu dilatarbelakangi
oleh *INTERST yang Kuat dan Besar tetapi tersembunyi dibelakang *dan *yang
akan tampil lebih jelas dan lebih nyata* *, dimana Konflikt Politik tsb
Tidak terselesaikan dan atau  tidak bisa diselesaikan *, baik dalam usha
penyelesaian Diplomatik  ataupun  melalui Perundingan2 Tingkat Tinggi
(Poliitis) .... *yang jika tidak terselesaikan dan memuncak pada Ketegangan
yang semakin memuncak dan masing2 Pihak bertahan atas Posisinya masing2 ,
...maka Puncak dari **KONFLIKT TSB ( Politis) **Cepat atau lambat akan
 mengarah ke KONFLIKT TERBUKA ....> AGRESI BERSENJATA  sebagai Pameran
Kekuatan *
* [ Show of Forces ]  agar bisa melaksanakan TUJUAN AKHIRNYA > yaitu
PENGUASAAN*
*EKONOMI ( dng sendirinya termasuk Monopol Exploitasi, Produksi dan Export
Kekayaan Alam-nya), PERDAGANGANnya dan Nonetheless adalah HEGEMONI
KEKUASAAN POLITIKNYA.*

SEKIAN SINGKATNYA CONTRIBUSI OPINI SAYA,

Salam hangat,
Marc ( Macro Economi - Foreign Trade & Inter.Relation)


>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Friday, November 11, 2016 7:58 AM
> *To:* [email protected]; GELORA_In <[email protected]>
> *Cc:* DISKUSI FORUM HLD <[email protected]>; Wuting301 <
> [email protected]>; Hsin Hui Lin <[email protected]>; Daeng <
> [email protected]>; Gol <[email protected]>; Mitri <
> [email protected]>; Rachmat Hadi-Soetjipto <[email protected]>;
> Jonathan Goeij <[email protected]>; Harry Singgih <
> [email protected]>; Ronggo A. <[email protected]>; Lusi.D <
> [email protected]>; Roeslan <[email protected]>; Lingkar Sitompul <
> [email protected]>; Ajeg <[email protected]>; Marsiswo
> Dirgantoro <[email protected]>
> *Subject:* [GELORA45] Re: [temu_eropa] Bos Alibaba: Indonesia adalah
> Target Pasar Kami
>
>
>
>
>
> Dari dulu kedudukan Indonesia hanya jadi pasar produk negeri lain. Semua
> megainfrastruktur hanya akan mengabdi kepada pelancaran dan fasilitasi
> transport produk dari luar yang akan terus mematikan usaha menengah dan
> kecil/ekonomi nasional dan produk dari dalam negeri (terutama bahan
> baku/pertambangan) untuk memenuhi kebutuhan industri dan kantong para
> multinasional asing. Inilah kebanggaan para pendukung Jokowi, bukan?
> Mendukung jalan sutera Tkk berarti menjadi antek imperialis Tkk yang sedang
> berkembang yang berusaha mengembalikan kejayaan feodalnya.
>
>
>
> On Friday, November 11, 2016 8:13 AM, "'Chan CT' [email protected]
> [temu_eropa]" <[email protected]> wrote:
>
>
>
>
>
> Bos Alibaba: Indonesia adalah Target Pasar Kami
>
> Jumat, 11 November 2016 | 14:06 WIB
>
> KOMPAS.com/Aprillia Ika Vice Chairman Alibaba Joe Tsai
>
> Terkait
>
> · Ajang 11.11 Alibaba Segera Hadir di Indonesia
>
> · Ajang 11.11 Alibaba Tahun Ini Akan Glamor, Global, dan Digital
>
> · Mengenal 11.11, Pesta "E-Commerce" Terbesar dari Alibaba
>
> · G20 Jadikan Alibaba Sebagai Contoh Geliat E-commerce
>
> SHENZEN, KOMPAS.com - Indonesia merupakan negara yang jadi target pasar
> Alibaba Group untuk Asia Tenggara. Untuk itu, Alibaba akan serius menggarap
> pasar Indonesia melalui Lazada.
>
> Hal itu ditegaskan oleh Joe Tsai, Vice Chairman Alibaba, pada pidato
> menjelang dibukanya ajang 11.11 Global Shopping Online di Shenzen, China,
> Kamis (10/11/2016).
>
> Menurut Tsai, ada beberapa faktor utama dari Indonesia yang melebihi
> negara Asia Tenggara lain.
>
> Pertama, populasi Indonesia merupakan yang terbesar di Asia Tenggara.
> Lebih penting lagi, usia konsumen Indonesia lebih muda dibanding China yang
> saat ini rata-rata konsumennya di bawah 35 tahun.
>
> Kedua, unik dari Indonesia yakni lebih banyak pengguna mobile untuk
> melakukan pembelian online ketimbang menggunakan PC. "Ini sangat menarik
> bagi Alibaba," ujar Tsai.
>
> Sementara itu menurut Kadin Indonesia, pasar e-commerce Indonesia sejak
> 2012-2016 diperkirakan bertambah sekitar 39 persen. Dan mungkin akan terus
> meningkat hingga tahun depan. Angka pertumbuhan ini merupakan yang terbesar
> di Asia Tenggara.
>
> Jumlah pengguna internet yang tinggi jadi faktor yang menarik bagi
> e-commerce Indonesia.
> Berdasarkan data pemerintah, pengguna internet Indonesia di 2016 sudah
> mencapai 80 juta pengguna atau sepertiga dari jumlah populasi di Indonesia.
>
> Hingga 2020 jumlah pengguna internet di Indonesia diperkirakan mencapai
> 215 juta pengguna.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> 
>

Kirim email ke