O.K.. >>ACC. Sampai yang akan datang. Marc
2016-11-11 17:13 GMT+01:00 [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > Nesare: Tidak bisa tidak perdagangan internasional akan selalu ada karena > ada kebutuhan dan keinginan manusia atas barang ekonomis. Masalah > kolonialisme dan imperialisme itu bukan berasal dari ekonomi walaupun > ekonomi bisa menciptakan kolonialisme dan imperialisme. Itu masalah > politik dan masalah kekuasaan. > > > > Marco: *Menurut Hemat saya justru terbalik *, bahwa KOLONIALISME dan > IMPERIALISME itu justru lahir dar*i KEPENTINGAN DAN TUJUAN* YANG PALING > DASAR > yaitu KEPENTINGAN dan PENGUASAAN EKONOMI dan PERDAGANGAN atau > KAWASAN terkait yang menjadi OBJEKT INTEREST EKONOMI (termasuk TRADE) > > > > Nesare: setuju kepentingan ekonomi sebagai triggering factor yg paling > utama bagi imperialism dan kolonialisme terutama dijaman sekarang ini. Itu > sudah saya tulis sebelumnya dan saya kutip lagi seperti diatas yg saya > kuningi. Tetapi factor ekonomi nya sendiri bukanlah pencipta imperialism > dan kolonialisme. Yang menciptakan imperialisme dan kolonialisme itu adalah > politiknya yaitu politik akan kepentingan yang berlebihan. > > > > Kalau kita pelajari banyak teori2 imperialisme dan kolonialisme. Biasanya > penyebabnya adalah: ekonomi, nasionalisme (bahwa bangsa saya lebih hebat > shg mau dipaksakan ke negara lain), balance of power (terjadi di eropa krn > harus mencapai satu tingkat balance of power dengan negara tetangga dalam > persaingan), peradaban/civilization (merasa lebih beradab lalu dipaksakan > kenegara yg kurang beradab), demokrasi (menyebar demokrasi), agama > (menyebar agama) dll. > > > > Ekonomi itu hanya salah satu penyebab imperialisme dan kolonialisme. > > > > Nesare > > > > > > > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] > *Sent:* Friday, November 11, 2016 9:57 AM > *To:* GELORA_In <[email protected]>; NESARE <[email protected]> > *Subject:* Re: [GELORA45] Re: [temu_eropa] Bos Alibaba: Indonesia adalah > Target Pasar Kami > > > > > > > > (2016-11-11 14:42 GMT+01:00 [email protected] [GELORA45] > [email protected]) > > > > > > *Nesare: *Selain Indonesia menjadi sasaran* penjualan produk *luar > negeri, juga dari dulu Indonesia menjadi *sasaran** produksi *dari luar > negeri. Indonesia yang kaya raya dan subur adalah tempat produksi komoditas > premier. Inilah yang menjadikan Indonesia sasaran kolonialisme. > > > > * Marco :* *Anda* *Benar !! * *dan Faktanya memang demikian* > > Tambahan: > justru oleh karena itu dari sudut pandang > Ekonomi maka Kita sering > > mengklasifikasikan System (Ketergantungan) Politik R.I > sebagai Semi Feodal atau Semi > > KOLONIAL , justru karena karena ketergantungannya pada > Import Produksi LN ( pada > > Pemasaran Peduksi Barang2 LN dipasaran dalam Negri ) dan > *menjadi > Sumber * > > * Produksi atas produkt Kapital Asing (LN) yang beropersi > di Indonesia ( dengan* > > * kata lain sebaliknya menajsi Sumber Export dari > Produksi LN *atau lebih jelasnya lagi > > sebagai Exportir Brang2 Produksi dari > Kapiatal/perusahaan Asing) > > > > > > *Nesare:* > > *Inilah konsep dasar dari comparative advantage *dalam ekonomi yang > membentuk *perdagangan * > > *internasional. * > > *Tidak bisa tidak perdagangan internasional akan selalu ada karena ada > kebutuhan dan keinginan * *manusia atas barang ekonomis* > > > > * Marco :* *Dalam hal inipun Anda sangat benar !!* Sedangkan > Perdagangan itu sendiri selalu > > timbul karena adanya kebutuhan hidup dan keinginan dari setiap pihal > untuk saling tukar-menukar > > Barang Jasa dan Produksi serta karena adanya Keinginan bekerja sama > dalam segala bentuk > > kebutuhan ekonomi > terutama Perdagangan dan Produksi serta Kerja > sama yang saling > > menguntungkan dalam segala entuknya( Investement , Cooperation , > Producing sharing, Capital > > share , Holding ,dsb) * ( Prinsipal of M**utual division of labor > and cooperation on Labour and * > > * Production and Trade ) * > > > > *Nesare :* > > *Masalah kolonialisme dan imperialisme itu bukan berasal dari ekonom*i > walaupun ekonomi bisa menciptakan kolonialisme dan imperialisme. I*tu > masalah politik dan masalah kekuasaan.* > > > > * Marco :* Bung Nesare , maaf , tapi mungkin dalam hal ini saya akan > mengecewakan Anda. > > *Menurut Hemat saya justru terbalik *, bahwa > KOLONIALISME dan IMPERIALISME itu > > justru lahir dar*i KEPENTINGAN DAN TUJUAN* YANG > PALING DASAR > yaitu > > KEPENTINGAN dan PENGUASAAN EKONOMI dan PERDAGANGAN > atas > > KAWASAN terkait yang menjadi OBJEKT INTEREST EKONOMI > (termasuk TRADE) . > > >> SEdangkan* POLITIK adalah ALAT KEKUASAAN *untuk > mencapai atau demi untuk > > * mencapai TUJUANNYA > yaitu bagi KEPENTINGAN DAN > PENGUASAAN * > > * EKONOMI dan PERADAGANGAN .* > > > > NOTE *:* > > * Dalam Percaturan Politik Praktis Dunia ( diluar Politik Diplomatis dan > Idiologi ) *pada umumnya KONFLIKT2 POLITIK selalu dilatarbelakangi oleh > *INTERST > yang Kuat dan Besar tetapi tersembunyi dibelakang *dan *yang akan tampil > lebih jelas dan lebih nyata* *, dimana Konflikt Politik tsb Tidak > terselesaikan dan atau tidak bisa diselesaikan *, baik dalam usha > penyelesaian Diplomatik ataupun melalui Perundingan2 Tingkat Tinggi > (Poliitis) .... *yang jika tidak terselesaikan dan memuncak pada > Ketegangan yang semakin memuncak dan masing2 Pihak bertahan atas Posisinya > masing2 , ...maka Puncak dari KONFLIKT TSB ( Politis) Cepat atau lambat > akan mengarah ke KONFLIKT TERBUKA ....> AGRESI BERSENJATA sebagai Pameran > Kekuatan * > > * [ Show of Forces ] agar bisa melaksanakan TUJUAN AKHIRNYA > yaitu > PENGUASAAN* > > *EKONOMI **( dng sendirinya termasuk Monopol Exploitasi, Produksi dan > Export Kekayaan Alam-nya), PERDAGANGANnya dan Nonetheless adalah HEGEMONI > KEKUASAAN POLITIKNYA.* > > > > SEKIAN SINGKATNYA CONTRIBUSI OPINI SAYA, > > > > Salam hangat, > > Marc ( Macro Economi - Foreign Trade & Inter.Relation) > > > > > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] > *Sent:* Friday, November 11, 2016 7:58 AM > *To:* [email protected]; GELORA_In <[email protected]> > *Cc:* DISKUSI FORUM HLD <[email protected]>; Wuting301 < > [email protected]>; Hsin Hui Lin <[email protected]>; Daeng < > [email protected]>; Gol <[email protected]>; Mitri < > [email protected]>; Rachmat Hadi-Soetjipto <[email protected]>; > Jonathan Goeij <[email protected]>; Harry Singgih < > [email protected]>; Ronggo A. <[email protected]>; Lusi.D < > [email protected]>; Roeslan <[email protected]>; Lingkar Sitompul < > [email protected]>; Ajeg <[email protected]>; Marsiswo > Dirgantoro <[email protected]> > *Subject:* [GELORA45] Re: [temu_eropa] Bos Alibaba: Indonesia adalah > Target Pasar Kami > > > > > > Dari dulu kedudukan Indonesia hanya jadi pasar produk negeri lain. Semua > megainfrastruktur hanya akan mengabdi kepada pelancaran dan fasilitasi > transport produk dari luar yang akan terus mematikan usaha menengah dan > kecil/ekonomi nasional dan produk dari dalam negeri (terutama bahan > baku/pertambangan) untuk memenuhi kebutuhan industri dan kantong para > multinasional asing. Inilah kebanggaan para pendukung Jokowi, bukan? > Mendukung jalan sutera Tkk berarti menjadi antek imperialis Tkk yang sedang > berkembang yang berusaha mengembalikan kejayaan feodalnya. > > > > On Friday, November 11, 2016 8:13 AM, "'Chan CT' [email protected] > [temu_eropa]" <[email protected]> wrote: > > > > > > Bos Alibaba: Indonesia adalah Target Pasar Kami > > Jumat, 11 November 2016 | 14:06 WIB > > KOMPAS.com/Aprillia Ika Vice Chairman Alibaba Joe Tsai > > Terkait > > · Ajang 11.11 Alibaba Segera Hadir di Indonesia > > · Ajang 11.11 Alibaba Tahun Ini Akan Glamor, Global, dan Digital > > · Mengenal 11.11, Pesta "E-Commerce" Terbesar dari Alibaba > > · G20 Jadikan Alibaba Sebagai Contoh Geliat E-commerce > > SHENZEN, KOMPAS.com - Indonesia merupakan negara yang jadi target pasar > Alibaba Group untuk Asia Tenggara. Untuk itu, Alibaba akan serius menggarap > pasar Indonesia melalui Lazada. > > Hal itu ditegaskan oleh Joe Tsai, Vice Chairman Alibaba, pada pidato > menjelang dibukanya ajang 11.11 Global Shopping Online di Shenzen, China, > Kamis (10/11/2016). > > Menurut Tsai, ada beberapa faktor utama dari Indonesia yang melebihi > negara Asia Tenggara lain. > > Pertama, populasi Indonesia merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. > Lebih penting lagi, usia konsumen Indonesia lebih muda dibanding China yang > saat ini rata-rata konsumennya di bawah 35 tahun. > > Kedua, unik dari Indonesia yakni lebih banyak pengguna mobile untuk > melakukan pembelian online ketimbang menggunakan PC. "Ini sangat menarik > bagi Alibaba," ujar Tsai. > > Sementara itu menurut Kadin Indonesia, pasar e-commerce Indonesia sejak > 2012-2016 diperkirakan bertambah sekitar 39 persen. Dan mungkin akan terus > meningkat hingga tahun depan. Angka pertumbuhan ini merupakan yang terbesar > di Asia Tenggara. > > Jumlah pengguna internet yang tinggi jadi faktor yang menarik bagi > e-commerce Indonesia. > Berdasarkan data pemerintah, pengguna internet Indonesia di 2016 sudah > mencapai 80 juta pengguna atau sepertiga dari jumlah populasi di Indonesia. > > Hingga 2020 jumlah pengguna internet di Indonesia diperkirakan mencapai > 215 juta pengguna. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > >
