sebenarnya dwi-warganegara terbatas apa ada manfaatnya, waktu anak memasuki usia dewasa justru dipaksa menghadapi dilema pilih bapak atau ibu, uu yg paling tidak berperikemanusiaan.
---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote : Di Jkt ada perkumpulan istri ekspat. Cukup gigih memperjuangkan kewarganegaraan anak serta hak atas harta perkawinan. --- jonathangoeij@... wrote: ekspor tkw pulang bawa anak --- inengahk@... wrote : Gak apa apa yang penting istri tidak impor. kd From: jonathangoeij@... cangkul import singkong import daging import beras import dll, dll, dll... --- nesare1@... wrote : Jawabannya: coba jawab sepanjang sejarah sudah banyak kali rupiah menguat atawa terapresiasi bahkan sangat banyak sekali, kenapa kok import masih kembang kempis? Hehehehehe Nesare
