Kurs rupiah sangat fluktuasi terhadap valuta asing, sebentar naik sebentar turun, sesuai kondisi ekonomi dan kehendak para pemainnya. Inflow kapital tidak hanya tergantung politik keuangan, tetapi pada kondisi dan trend politik dalam negeri pada umumnya, bagaimana orang mau menanam modalnya kalau keadaan politik dalam negera tidak jelas stabil, misalnya pengaruh demonstransi kopiah putih tentang masalah pemilihan gubernur, sering buruh mogok karena masalah upah dan kondisi kerja dan juga korupsi.
From: mailto:[email protected] Sent: Sunday, November 20, 2016 12:19 PM To: [email protected] Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini Ya endaklah mestinya ente yang ternasehati! Wong kami sama2 mengerti bisnis ekonomi bahwa rupiah melemah atau menguat itu ada impaknya terhadap ekonomi. Mestinya pertanyaan ene itu buat ente sendiri. Dulu ente pro rupiah kuat sampat ngotot, sampai bashing Jokowi ketika rupiah lemah. Sekarang kan ente sudah lain sudah nulis rupiah lemah dan kuat itu bisa baik dan bisa buruk. Ente yang sudah dinasehati oleh ane dan dede. Yang belum: terimakasih nya saja. Kalau tidak lupa berterimakasih sama kami berdua dan kalau malu mengucapkannya, silahkan disadari temen ente siajeg itu. Biar dia ngerti kalau rupiah melemah dan menguat itu bukan berarti baik atau buruk dan ada dampaknya ke ekonomi. Hehehehehe Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Saturday, November 19, 2016 4:18 PM To: [email protected] Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini bukannya anda merasa ternasehati si dede? ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : Loh koq ane yang memperluas? Yang memperluas arti economic advisor itu kan ente? Ini argumennya: dede bicara disuatu seminar. Ane bilang dede kapasitasnya: speaker/pembicara. Dia bisa bicara ekonomi, politik, kultur, agama dll dalam seminar itu. Tetapi ente bilang dia bicara sebagai economic advisor. Ane pertanyakan siapa yang dikasih nasehat ekonomi sama dede? Advisor itu kan orang? Bukan ya? Ini Bahasa negara ente loh? Kalau memberikan nasehat, ‘kan mesti ada orang yang dikasih nasehat? Siapa orang2 itu? Seminar koq disebut ajang nasehat-menasehati?!! Gobloknya minta ampun! Sudah salah, eh lari….. Pertama salah berpendapat rupiah harus kuat. Kedua salah dalam bikin istilah: dede pembicara dalam suatu seminar eh dikatakan sbg economic advisor, lalu dibikin2 inilah alasannya rupiah bisa menguat dan melemah. Hehehehehe itu ente! Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Friday, November 18, 2016 6:10 PM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini kelihatannya sekarang anda berusaha memperluas sedemikian rupa ha ha ha,kalau anda beranggapan demikian ya boleh2 saja seperti misalnya si Nesare itu economic advisor-nya si Marco Coprima. tapi seringkali dimilis ini ada pemikiran2 yg baik yg baik kok. ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : Oh jadi kalau ente cuap2 dimilis ini ngomong ttg ekonomi, ente itu economic advisor? Begitu juga seorang politikus ngomong sebentar lagi rupiah akan menguat, itu namanya economic advisor ya? Hehehe gampang bener jadi economic advisor ya? Jadi semua orang dimilis ini pasti adalah economic advisor karena pernah ngomong ttg ekonomi! Hehehehehe Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Friday, November 18, 2016 3:57 PM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini namanya juga seminar ekonomi, tentu tepat memberi nasehat ekonomi disana. ini intisari omongan si chatib: - the fed bakal menaikkan suku bunga - rupiah bakal melemah investasi asing (capital inflow) juga berkurang - but... that's ok... dgn lemahnya rupiah bisa memperkuat eksport. ini khan jelas nasehat ekonomi, bisa dilihat disini betapa si chatib berperan sebagai economic advisor. ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : Dede ngomong sebagai seorang speaker disuatu seminar ekonomi di UOB di Jakarta. Ente bilang dede sbg economic advisor. Goblok! Ini sempit atau luas? Hehehehehe Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Friday, November 18, 2016 3:35 PM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini ya... eyel2an lagi, maunya cuman menang2an omong. ngomong itu ya lihat konteksnya, tempo hari yg diomongin investasi asing jelas disini kalau rupiah melemah ya investasi asing menurun. sekali lagi kalau anda menyempitkan sebagai titel pekerjaan ya monggo saja, memang ada yg namanya council of economic advisor yg merupakan agency tersendiri, ada juga tim penasehat ekonomi wakil presiden, dlsb. nggak masalah sama sekali. tetapi ini bukan berarti sso yg tidak bekerja secara resmi pada pejabat tertentu tidak bisa disebut economic advisor, pada dasarnya para pakar ekonomi yg berbicara didepan umum itu memberi nasehat ekonomi agar didengarkan walaupun tidak secara resmi bekerja pd penyelenggara negara. tapi saya tahu kok pikiran anda itu sempit. ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : Koq menyempitkan? Ente gak ngerti apa yg ente tulis! Ini pointnya! Bikin2 istilah! Lalu kabur kalau disalahkan! Itu ente! Kalau seorang ekonom ngomong di seminar ekonomi disuatu universitas di indonesia dan ditanya bagaimana dampak politik dunia dapat mempengaruhi jalannya ekonomi Indonesia. Sang ekonom lalu ngomong ttg politik dunia sebatas yang dia tahu. Ini namanya apa? economic advisor? Ente itu banyak ndak tahunya tapi sombong2nya gak keruan2. Sekarang ngomong rupiah lemah atau kuat bisa baik dan bisa jelek. Lah ngapain dari dulu ente bashing Jokowi/Indonesia kalau rupiah lemah? Kalau rupiah menguat, ente kabur dan menghilang? Oh ya tahu ndak barusan siajeg mulai lagi mengingatkan ente rupiah melemah?!!!! Hehehehehehe Ente diemkan. Ente tulis seperti ini bahwa rupiah lemah atau kuat bisa bagus dan bisa jelek. Hehehehehe sudah sadar ya? Sudah agak pinter ya? Usaha ane tidak sia2 donk! Hehehehehe Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Friday, November 18, 2016 3:12 PM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini anda mau menyempitkan sebagai suatu titel pekerjaan ya terserah saja. dalam konteks ini si Chatib mencoba memberi advise. rupiah menguat atau melemah itu bisa baik bisa jelek tergantung apa yg dibicarakan, anda main mutlak2an. ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : Economic advisor itu titel pekerjaan. sekurang2nya ada yang dikasih advise misalnya perusahaan, agency seperti white house dinegara ente dan atau instansi lainnya. Kalau seorang economic advisor di white house ngomong kasih speech di workshop atau economic meeting, itu namanya speaker saja, bukan economic advisor. Begitu juga seorang economic advisor disuatu perusahaan kalau kasih speech diseminar ekonomi itu kapasitasnya bukan sebagai economic advisor. Jadi jangan bikin2 istilah kalau ndak ngerti! Ya kalau bisa baca mestinya orang bisa tahu dede/chatib maunya rupiah melemah dan ente sama siajeg maunya rupiah menguat terus! Memang betul yang eyel2an buta tulis kaya’ gini memang tidak perlu diladen! Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Friday, November 18, 2016 11:04 AM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini memangnya kalau nggak berperan sebagai economic advisor berperan sebagai apalagi lha wong sudah tidak jadi menteri lagi. dgn bekerja sebagai senior fellow di Harvard tentu tujuannya utk memberi advise ekonomi. sebelumnya anda bilang "Dede atau chatib itu pengin rupiah yang lemah!" sekarang anda bilang "Dede ngomong dia mau rupiah menguat", sebenarnya yang mana yg benar sih? ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : Sebagai economic advisor? Economic advisor siapa? Yang ane tahu dari artikel ini, dede ngomong di seminar Prospek Ekonomi 2017 oleh UOB Indonesia di Jakarta, Rabu (17/11/2016). Bikin2 aja! Berimaginasi terus! Jangan kebanyakan pake’ wangsit! Ngomong diranjang aja kaya’ ginian supaya ndak ditertawain orang lain. Dede ngomong dia mau rupiah menguat. Beda sama ente dan ajeg kalau rupiah melemah langsung ditulis/dibashing. Dulu Rp.14000 ente berdua goblok2in Jokowi. Sekarang naik lagi dari Rp.13000, si ajeg mulai bashing lagi tapi ente diemkan. Lucunya waktu rupiah turun dari Rp.14000 ke Rp.13000, gak nulis apa2. Hilang atau menghilangkan diri! Ente berdua itu ndak ngerti bisnis. Ngertinya hanya bashing orang saja. Gak ada bedanya sama para isfun bashing ahok pake’ Al-Maidah yg ente bilang salah itu! Hehehehe Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, November 17, 2016 1:29 PM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini si dede itu berkata sebagai economic advisor yg memperkirakan rupiah bakal melemah tahun depan, seandainya perkiraan rupiah bakal menguat ya omongannya lain lagilah.
