Sekali lagi kalau saya bertolak dari analisa kelas! Dan sudah tentu semua hal
ihwal dilihat dari ideologinya masing-masing! Dan kekerasan pertama- tama
datang dari mereka yang berkuasa karena merekalah yang memiliki alat
kekerasan.....Orang yang di bawah menggunakan kekerasan untuk membela diri dari
kekerasan yang dipaksakan kepada mereka...Rakyat kecil tidak punya mesin
kekerasan, atau senjata canggih!! Wiji Tukul bilang: Lawan! Bentuk perlawanan
macam-macam...Yang jelas saya tidak mau mengulangi pengalaman 65, menyerahkan
leher dengan suka rela untuk digorok para algojo!!!
On Wednesday, March 1, 2017 2:30 PM, "[email protected] [GELORA45]"
<[email protected]> wrote:
Seperti yang saya katakan sebelumnya "Truth is in the eye of the
beholder". Bimo Petrus Anugerah/BPA melihat Tuhannya dengan matanya. Ini
belum tentu benar. Ini anggapannya yang benar. BPA: Bapa Kami yang ada di
surgaEngkaulah Allah yang memihak orang melarat, bukan pada orang yang gila
harta Engkaulah Allah yang berdiri di sisi orang yang tertindas, bukan pada
orang yang gila kuasa Engkaulah Allah yang berbelas kasih pada orang yang hina,
bukan pada orang yang gila hormat Nesare: Tuhan itu cinta dan memihak semua
orang bukan yang melarat, tertindas dah hina saja melainkan semua manusia
termasuk mereka yang bersalah dan berdosa. Dia tidak memandang manusia dalam
bentuk SARA dll. Dia mencintai semua ciptaannya. Dia maha pengasih. BPA:
Dimuliakanlah Nama-Mudi antara para petani, yang menggarap sawah-sawah tergadai
di lingkungan para buruh, yang harus berteduh di gubuk kumuh di kalangan anak
asongan, yang harus mandi di sungai tercemar di antara rakyat kecil, yang
tergusur demi suksesnya pembangunan Datanglah kerajaan-Mu yakni dunia baru,
yang berlandaskan cinta kasih yang berhaluan kebebasan yang bertatanan
keadilan. Nesare: bukan hanya petani, buruh, anak asongan, rakyat kecil saja
memuliakan namaNya, tetapi semua manusia ciptaanNya memuliakan namaNya.
Kerajaan Allah itu bukan dunia baru. Kerajaan Allah itu adalah kerajaan yang
berdasarkan kehendak Allah yang penuh dengan cinta kasih tidak memandang SARA
dll. BPA: Jadilah kehendak-Mu di atas bumiuntuk memberi makan pada yang lapar
untuk memberi minum pada yang haus untuk memberi tumpangan pada para pendatang
untuk memberi pakaian pada yang telanjang untuk melawat mereka yang sakit untuk
mengunjungi mereka yang ada dalam penjara untuk memperjuangkan hak-hak mereka
yang tertimpa ketidakadilan Nesare: kehendak Allah bukan memberi makan, minum,
tumpangan, pakaian, kesehatan dan keadilan. Kehendak Allah itu ada 2: kehendak
ketetapan Allah yang berdaulat artinya Allah berkuasa/berdaulat atas segala
yang ada didunia ini; dan kehendak Allah yang banyak dilanggar manusia termasuk
BPA yang menulis kehendak Allah dari segi pandangan kirinya. BPA: Seperti di
dalam surgayang berpihak pada rakyat kecil yang mengutuk segala bentuk
intimidasi yang menghilangkan segala upaya pembodohan masyarakat yang
membongkar segala praktik bisnis tanpa moral yang membongkar segala praktik
penyalahgunaan kekuasaan Nesare: rakyat kecil, intimidasi, pembodohan
masyarakat, praktis bisnis, moral, kekuasaan itu didunia. Di surga tidak ada.
BPA: Berilah kami rejeki pada hari iniagar kuat dan berkobar dalam membongkar
budaya bisu agar kuat dan pantang mundur dalam melawan budaya takut agar kuat
dan berani melawan budaya pakewuh nesare: minta kekuatan, melawan takut itu
bukan minta rejeki. itu mintanya lebih dari rejeki. Minta rejeki dalam doa
kepada Allah itu tidak mengklausulkan sesuatu artinya apapun yang diberikan
oleh Allah harus diterima manusia termasuk: tidak dikasih, penderitaan dan
kesengsaraan maupun kematian. Jadi rejeki yang diberikan oleh Allah itu bukan
seperti yang dimintakan oleh peminta2/pengemis. BPA: Dan ampunilah kesalahan
kamikarena kami diam, ketika hutan-hutan dibabat untuk arena balap mobil karena
kami bungkam, ketika rumah dan ladang digusur untuk lapangan golf ketika kami
bisu, ketika sawah-sawah dirampas untuk rumah mewah karena kami acuh, ketika
rakyatkecil disingkirkan demi gemerlapnya keindahan kota nesare: orang yang
minta maaf dan minta ampun tidak akan marah, dendam apalagi melakukan
kekerasan. Masalah hutan dibabat, rumah dan lading digusur, sawah2 dirampas itu
adalah ulah manusia. Uruslah diri sendiri dengan baik karena kehidupan telah
diberikanNya. BPA: Seperti kami pun mengampunimereka yang bersalah pada rakyat
melalui sisitem pembodohan nasional sehingga rakyat hanya mampu berkata “ya,
ya, dan ya” nesare: bagus kalau sudah bisa mengampuni mereka yang bersalah.
Ini teologi katholik dalam doa ini. BPA: Janganlah masukan kami ke dalam
percobaansehingga kami ikut melakukan kekerasan, seperti mereka yang tidak
mengenal Tuhan sehingga kami hanya mampu melontarkan kritik, tanpa kami sendiri
bertindak adil, jujur, dan bertanggung jawab sehingga kami berpihak dan
membantu orang kecil, tetapi kami sendiri tidak terlepas dari permainan
manipulasi nesare: bagus kalau sudah bisa tahu tidak boleh melakukan
kekerasan. Kritik boleh dilontarkan tetapi kritik harus kesemua manusia yang
berbuat salah, bukan kepada orang besar/kaya karena banyak orang besar/kaya
yang baik. BPA: Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahatYakni pikiran untuk
memonopoli kekayaan alam Perkataan untuk memanipulasi pendapat umum Perbuatan
yang melecehkan keinginan rakyat Nesare: benar. Jangan berbuat jahat. Punya
niat jahat saja sudah salah apalagi berbuat jahat. Cintailah sesamamu. Jangan
memilah2 mereka dalam kotak2: kaya miskin, tinggi pendek, ganteng jelek, kulit
hitam kulit putih, orang barat orang timur, orang Indonesia orang
arab….dst…dst… Nesare From: [email protected]
[mailto:[email protected]]
Sent: Wednesday, March 1, 2017 7:39 AM
To: Yahoogroups <[email protected]>; DISKUSI FORUM HLD
<[email protected]>; GELORA_In <[email protected]>
Cc: Jonathan Goeij <[email protected]>; Lusi.D <[email protected]>;
Roeslan <[email protected]>; Daeng <[email protected]>; Rachmat
Hadi-Soetjipto <[email protected]>; Gol <[email protected]>; Harry
Singgih <[email protected]>; Mitri <[email protected]>; Lingkar
Sitompul <[email protected]>; Ronggo A. <[email protected]>; Ajeg
<[email protected]>; Farida Ishaja <[email protected]>; Marsiswo
Dirgantoro <[email protected]>; Billy Gunadi <[email protected]>;
[email protected]; Mang Broto <[email protected]>; [email protected];
Karma I Nengah [PT. Altus Logistic Service Indonesia] <[email protected]>;
C. Manuputty <[email protected]>; [email protected]; Oman
Romana <[email protected]>; [email protected]
Subject: [GELORA45] Doa Bapak Kami Doa Bapa KamiDigubah oleh Bimo Petrus
Anugerah...Bapa Kami yang ada di surgaEngkaulah Allah yang memihak orang
melarat, bukan pada orang yang gila harta Engkaulah Allah yang berdiri di sisi
orang yang tertindas, bukan pada orang yang gila kuasa Engkaulah Allah yang
berbelas kasih pada orang yang hina, bukan pada orang yang gila
hormatDimuliakanlah Nama-Mudi antara para petani, yang menggarap sawah-sawah
tergadai di lingkungan para buruh, yang harus berteduh di gubuk kumuh di
kalangan anak asongan, yang harus mandi di sungai tercemar di antara rakyat
kecil, yang tergusur demi suksesnya pembangunan Datanglah kerajaan-Mu yakni
dunia baru, yang berlandaskan cinta kasih yang berhaluan kebebasan yang
bertatanan keadilanJadilah kehendak-Mu di atas bumiuntuk memberi makan pada
yang lapar untuk memberi minum pada yang haus untuk memberi tumpangan pada para
pendatang untuk memberi pakaian pada yang telanjang untuk melawat mereka yang
sakit untuk mengunjungi mereka yang ada dalam penjara untuk memperjuangkan
hak-hak mereka yang tertimpa ketidakadilanSeperti di dalam surgayang berpihak
pada rakyat kecil yang mengutuk segala bentuk intimidasi yang menghilangkan
segala upaya pembodohan masyarakat yang membongkar segala praktik bisnis tanpa
moral yang membongkar segala praktik penyalahgunaan kekuasaanBerilah kami
rejeki pada hari iniagar kuat dan berkobar dalam membongkar budaya bisu agar
kuat dan pantang mundur dalam melawan budaya takut agar kuat dan berani melawan
budaya pakewuhDan ampunilah kesalahan kamikarena kami diam, ketika hutan-hutan
dibabat untuk arena balap mobil karena kami bungkam, ketika rumah dan ladang
digusur untuk lapangan golf ketika kami bisu, ketika sawah-sawah dirampas untuk
rumah mewah karena kami acuh, ketika rakyatkecil disingkirkan demi gemerlapnya
keindahan kotaSeperti kami pun mengampunimereka yang bersalah pada rakyat
melalui sisitem pembodohan nasional sehingga rakyat hanya mampu berkata “ya,
ya, dan ya”Janganlah masukan kami ke dalam percobaansehingga kami ikut
melakukan kekerasan, seperti mereka yang tidak mengenal Tuhan sehingga kami
hanya mampu melontarkan kritik, tanpa kami sendiri bertindak adil, jujur, dan
bertanggung jawab sehingga kami berpihak dan membantu orang kecil, tetapi kami
sendiri tidak terlepas dari permainan manipulasiTetapi bebaskanlah kami dari
yang jahatYakni pikiran untuk memonopoli kekayaan alam Perkataan untuk
memanipulasi pendapat umum Perbuatan yang melecehkan keinginan rakyatAmin.
#yiv1565752193 #yiv1565752193 -- #yiv1565752193ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv1565752193
#yiv1565752193ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv1565752193
#yiv1565752193ygrp-mkp #yiv1565752193hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-mkp #yiv1565752193ads
{margin-bottom:10px;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-mkp .yiv1565752193ad
{padding:0 0;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-mkp .yiv1565752193ad p
{margin:0;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-mkp .yiv1565752193ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-sponsor
#yiv1565752193ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv1565752193
#yiv1565752193ygrp-sponsor #yiv1565752193ygrp-lc #yiv1565752193hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv1565752193
#yiv1565752193ygrp-sponsor #yiv1565752193ygrp-lc .yiv1565752193ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv1565752193 #yiv1565752193actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv1565752193
#yiv1565752193activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv1565752193
#yiv1565752193activity span {font-weight:700;}#yiv1565752193
#yiv1565752193activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv1565752193 #yiv1565752193activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv1565752193 #yiv1565752193activity span
span {color:#ff7900;}#yiv1565752193 #yiv1565752193activity span
.yiv1565752193underline {text-decoration:underline;}#yiv1565752193
.yiv1565752193attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv1565752193 .yiv1565752193attach div a
{text-decoration:none;}#yiv1565752193 .yiv1565752193attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv1565752193 .yiv1565752193attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv1565752193 .yiv1565752193attach label a
{text-decoration:none;}#yiv1565752193 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv1565752193 .yiv1565752193bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv1565752193
.yiv1565752193bold a {text-decoration:none;}#yiv1565752193 dd.yiv1565752193last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1565752193 dd.yiv1565752193last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1565752193
dd.yiv1565752193last p span.yiv1565752193yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv1565752193 div.yiv1565752193attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv1565752193 div.yiv1565752193attach-table
{width:400px;}#yiv1565752193 div.yiv1565752193file-title a, #yiv1565752193
div.yiv1565752193file-title a:active, #yiv1565752193
div.yiv1565752193file-title a:hover, #yiv1565752193 div.yiv1565752193file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv1565752193 div.yiv1565752193photo-title a,
#yiv1565752193 div.yiv1565752193photo-title a:active, #yiv1565752193
div.yiv1565752193photo-title a:hover, #yiv1565752193
div.yiv1565752193photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv1565752193
div#yiv1565752193ygrp-mlmsg #yiv1565752193ygrp-msg p a
span.yiv1565752193yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv1565752193
.yiv1565752193green {color:#628c2a;}#yiv1565752193 .yiv1565752193MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv1565752193 o {font-size:0;}#yiv1565752193
#yiv1565752193photos div {float:left;width:72px;}#yiv1565752193
#yiv1565752193photos div div {border:1px solid
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv1565752193
#yiv1565752193photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv1565752193
#yiv1565752193reco-category {font-size:77%;}#yiv1565752193
#yiv1565752193reco-desc {font-size:77%;}#yiv1565752193 .yiv1565752193replbq
{margin:4px;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1565752193
#yiv1565752193ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv1565752193
#yiv1565752193ygrp-mlmsg select, #yiv1565752193 input, #yiv1565752193 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1565752193
#yiv1565752193ygrp-mlmsg pre, #yiv1565752193 code {font:115%
monospace;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-mlmsg #yiv1565752193logo
{padding-bottom:10px;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-msg
p#yiv1565752193attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv1565752193
#yiv1565752193ygrp-reco #yiv1565752193reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-sponsor
#yiv1565752193ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv1565752193
#yiv1565752193ygrp-sponsor #yiv1565752193ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv1565752193
#yiv1565752193ygrp-sponsor #yiv1565752193ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv1565752193 #yiv1565752193ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv1565752193
#yiv1565752193ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv1565752193