- Nasional <http://nasional.kompas.com/> Jokowi Penuhi Tuntutan Petani
Kendeng
Selasa, 2 Agustus 2016 | 17:36 WIB

   -
   -
   -
   - komentar
   
<http://nasional.kompas.com/read/2016/08/02/17360761/jokowi.penuhi.tuntutan.petani.kendeng#komentar>
   - copy link
   
<http://nasional.kompas.com/read/2016/08/02/17360761/jokowi.penuhi.tuntutan.petani.kendeng#>

Shares
Ihsanuddin Presiden Joko Widodo menerima kelompok Kartini Kendeng di Istana
Negara, Jakarta, Selasa (2/8/2016). ________________________________ Ican
Ihsanuddin | 766C8556 | 08992286042 /082186970589

*JAKARTA <http://indeks.kompas.com/tag/JAKARTA>, KOMPAS.com* - Presiden Joko
Widodo <http://indeks.kompas.com/tag/jokowi> memenuhi tuntutan para petani
dari Pegunungan Kendeng, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah
<http://indeks.kompas.com/tag/jawa.tengah>, yang berkali-kali berunjuk rasa
di depan Istana Merdeka, memprotes pembangunan pabrik semen di wilayahnya.

Jokowi menginstruksikan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki
<http://indeks.kompas.com/tag/teten.masduki> untuk memimpin kajian mengenai
dampak pembangunan dan operasi pertambangan pabrik semen di wilayah
pegunungan Kendeng tersebut.

(Baca: Akhirnya, Jokowi Terima "Kartini Kendeng" di Istana
<http://nasional.kompas.com/read/2016/08/02/16430721/.akhirnya.jokowi.terima.kartini.kendeng.di.istana>
)

"Presiden sudah menyepakati akan dilakukan kajian lingkungan strategis
supaya bisa diketahui di kawasan Gunung Kapur itu mana yang bisa
dieksploitasi dan tidak," kata Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki
<http://indeks.kompas.com/tag/teten.masduki> usai mendampingi Presiden Joko
Widodo <http://indeks.kompas.com/tag/jokowi> menerima petani kendeng di
Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/8/2016).

Teten mengatakan, kajian strategis ini akan dikoordinasi Kepala Staf
Kepresidenan. Kajian akan melibatkan berbagai instansi mulai dari
Kementerian lingkungan hidup <http://indeks.kompas.com/tag/lingkungan.hidup>
dan Kehutanan, Kementerian ESDM hingga pemerintah daerah setempat.

Teten memperkirakan kajian bisa selesai dalam waktu satu tahun dan hasilnya
akan digunakan untuk mengambil keputusan. Sementara kajian dilakukan,
pabrik milik PT Semen Indonesia
<http://indeks.kompas.com/tag/pt.semen.indonesia.>tidak bisa beroperasi.

(Baca: Belenggu Semen di Kaki Sembilan "Kartini Kendeng" Akhirnya Dibuka
<http://nasional.kompas.com/read/2016/04/13/21001351/Belenggu.Semen.di.Kaki.Sembilan.Kartini.Kendeng.Akhirnya.Dibuka?utm_source=RD&utm_medium=inart&utm_campaign=khiprd>
)

"Izin eksploitasi tambangnya belum bisa, menunggu dulu diperkirakan setahun
selesai," kata Teten.

Perwakilan petani Kendeng, Gunritno, mengaku puas dengan keputusan Jokowi
tersebut. Ia berharap kajian bisa dilakukan secepatnya dan pabrik semen
disana benar-benar menghentikan operasi pertambangannya untuk sementara
waktu.

"Saya harap ini bisa segera dimulai secepatnya," kata dia.

Kirim email ke