Kalau untuk pilkada gubernur DKI dianjurkan memilih mereka beragama benar; ditambah lagi dengan demonstrasi kekuatan yang telah dilakukan beberapa kali, maka tentu saja strateginya untuk mengusasi kekuasaan negara bukan asing dalam strategi percaturan politik kekuasaan negara.
2017-04-10 9:27 GMT+02:00 'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service Indonesia]' [email protected] [GELORA45] <[email protected]>: > > > Mestinya ap….. perlu menelusuri lebih lanjut, karena ini berbahaya bagi > negara kesatuan negara kita > > > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] > *Sent:* Monday, April 10, 2017 3:17 PM > *To:* GELORA_In > *Subject:* [**EXTERNAL**] [GELORA45] Kirim Ulang==> Ini Dia Pemerintahan > Dewan Revolusi Islam ; Ini Pengakuan Pembentuk Dewan Revolusi Islam > > > > > > Maaf, rupanya foto tidak terbawa, ...! > > > > *Ini Dia Pemerintahan Dewan Revolusi Islam* > > 22 Maret 2011 09:47:33 Diperbarui: 09 April 2017 > > [image: Ini Dia Pemerintahan Dewan Revolusi Islam] > > [image: 1300786401491103784] > > > > INI sudah merupakan *TINDAKAN MAKAR* terhadap NKRI, dengan sengaja > menyiapkan dan membentuk pemerintah bayangan, kemudian dengan terus menerus > mengkapanyekannya. Mudah-mudahan nama-nama yang ada, terutama nama-nama > yang yang telah menjadi panutan umat, *tidak terlibat secara langsung > maupun tak langsung, pada aksi makar ini.* > > > > Akan tetapi, jika benar, mereka ikut pada aksi makar ini, maka sebetulnya > mereka hanya menjadikan umat [beragama] sebagai sapi perah untuk > kepentingan diri sendiri; serta nafsu untuk berkuasa dan merampas kekuasaan > sah dari negara. > > > > Mereka adalah tokoh agama yang menggunakan agama sebagai alat untuk > mencapai kedudukan serta kekuasaan politik, maka hal itu menunjukkan > ketidakmampuan dan ketidaktrampilan berpolitiknya. Ia hanya mempunyai > motivasi untuk mencari untung dari kedudukan serta kekuasaan politik, dalam > rangka memperkaya diri sendiri sekaligus mencari nama. > > > > Politisi seperti itu, tidak mempunyai kepekaan terhadap permasalahan dan > pergumulan umat manusia atau masyarakat luas. Jika ada yang ia perjuangkan, > maka hanya akan memperhatikan atau demi kepentingan orang-orang tertentu > seperti mereka yang seagama dengannya. > > > > LIHATLAH NAMA-NAMA INI > > Dewan Fuqoha: KH. Abu Bakar Ba'asyir, KH, Makruf Amin, KH. Abdur Rasyid > AS., KH. Syukran Makmun. KH. Luthfi Basori Alwi, KH. A Hamid Baidowi.KH. > Hasym Muzadi. > > > > Kepala Negara: Habib Riziq Sihab. > > Wakil KN: Abu Jibril. > > Sejumlah menteri: Menhankam Munarman SH > > Menko Ekuin& BUMN: Hendri Saparini > > Menkeu: Ichsanudin Noorsy > > Menag: KH. Cholil Ridwan > > Mendiknas: KH. Maman Abdurrahman > > Men Perburuhan: Eggy Sujana > > Menkes: Jose Rizal > > Menpora: Alfian Tanjung > > Men ESDM: Ahmad Daryoko > > Mendagri: MS Kaban > > Menlu: Ali Mochtar Ngabalin > > Menkopolkam: Tyasno Sudarto > > MenKebudayaan: Ridwan Saidi > > Menkominfo: Aru Seif Asadullah > > MenPDT: Ahmad Sumargono > > Menkumham: Wirawan Adnan, SH > > Jaksa Agung: M Luthfie Hakim, SH.MH > > Ketua DPRS/MPRS: Dien Samsuddin. > > > > Jika pasca pansus ini keadaan vacuum. DRI Siap ambil alih kekuasaan untuk > menjalankan roda pemerintahan Indonesia dengan syariat Islam. Siapa mau > ikhlas gabung untuk menjadi para garda revolusi Islam silakan daftar. > > > > Hubungi sekretariat : Kantor Forum Umat Islam/Tabloid Suara Islam jalan > Matraman Raya 74A Jakarta. > > > > ALLAHU AKBAR!!! > > > > M. Al Khaththath (Sekjen FUI) > > > > LIHAT VIDIO PENDUKUNG > > http://www.facebook.com/video/video.php?v=10150113800947828& > oid=106476596056659&comments > > > > Selengkapnya : > > http://www.kompasiana.com/jappy/ini-dia-pemerintahan-dewan-revolusi-islam_ > 55009d53a33311bb745118cf > > > > > Ini Pengakuan Pembentuk Dewan Revolusi Islam > > *Dewan Revolusi Islam itu baru sebatas ide kalau pemerintah vakum karena > kasus Century.* > > Rabu, 30 Maret 2011 | 18:41 WIB > > Oleh : *Ita Lismawati F. Malau, Harwanto Bimo Pratomo* > > [image: Ini Pengakuan Pembentuk Dewan Revolusi Islam] > > Ads by Kiosked <http://kiosked.com/> > > Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono* (Vivanews/ Tri Saputro)* > > *VIVAnews -* Muhammad Al Khaththath, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam > (FUI), adalah satu nama yang disebut media asal Qatar, *Al Jazeera,* sebagai > penyusun Dewan Revolusi Islam. Dewan ini kemudian dikaitkan dengan rencana > penggulingan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. > > Ditemui di kantornya, Khaththath membantah jika dewan bentukannya itu akan > dipakai untuk menggulingkan pemerintahan yang ada. Menurutnya, Dewan > Revolusi Islam itu baru sebatas ide jika pemerintah vakum karena kasus dana > talangan Bank Century. > > "Saat itu, ada kabar Presiden, Wakil Presiden, dan Menteri Keuangan akan > ditahan karena Century. Dewan Revolusi ini untuk jaga-jaga jika terjadi > *chaos* dan siap mengambil alih," kata dia dalam perbincangan dengan > *VIVAnews.com,* Rabu 30 Maret 2011. > > Dia mengaku telah mengirim pesan singkat (SMS) kepada sejumlah orang yang > dimasukkan dalam Dewan Revolusi ini, termasuk petinggi Front Pembela > Islam (FPI) Habib Riziq. > <http://nasional.vivanews.com/news/read/211056-habib-rizieq-bantah-ikut-rencana-kudeta> > "Saya kirim SMS untuk minta persetujuan, tapi mungkin dia lupa," kata > dia. > > Namun, dia mengaku bukan pihak yang kemudian memposting daftar tersebut ke > dunia maya dan kemudian diambil gambarnya oleh *Al Jazeera.* "Saya hanya > membuat SMS dan saat itu saya serius karena untuk berjaga ada pihak lain > yang akan mengambil alih kekuasaan jika pemerintah vakum," kata dia. > > Selain Dewan Revolusi, *Al Jazeera* juga menyebut sejumlah purnawirawan > jenderal > <http://fokus.vivanews.com/news/read/211078-sby-di-bayang-kudeta-para-jenderal> > yang ingin melakukan kudeta dengan memanfaatkan kelompok Islam garis > keras. Mengenai hal ini, Al Khaththath juga membantah. "Para jenderal itu > hanya mengkritik. Bukan kudeta," tegasnya. (umi) > > > > >
