Masjid Kalijodo Tuntas, Janji Ahok-Djarot LunasMasjid Jami Al-Mubarokah di
depan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Kalijodo, Jakarta.
(Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun)Oleh: Lenny Tristia Tambun / HA | Selasa,
12 Sepember 2017 | 17:38 WIBFacebookTwitterEmailGoogle+Jakarta – Gubernur DKI
Jakarta Djarot Saiful Hidayat melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan Masjid
Jami Al-Mubarokah Kalijodo, Jalan Jembatan II Barat, Angke, Tambora, Jakarta
Barat, Selasa (12/9). Ia merasa gembira melihat pembangunan masjid tersebut
praktis sudah selesai.Dengan begitu, Masjid Jami Al-Mubarokah Kalijodo sudah
dapat diresmikan pada 3 Oktober mendatang. Dengan diresmikannya masjid
tersebut, maka janjinya dengan mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama
(Ahok) telah terpenuhi.“Jadi janji saya dengan Pak Ahok sudah kita penuhi betul
untuk membangun ini,” kata Djarot di sela-sela peninjauannya di Masjid Jami
Al-Mubarokah.Ia menceritakan, saat dilakukan penggusuran bangunan di kawasan
Kalijodo, bangunan Masjid juga turut dibongkar. Namun sebelumnya, Djarot telah
bertemu dengan Dewan Kemakmuran Majid (DKM) Masjid Al-Mubarokah dan
menyampaikan bahwa masjid akan dipindahkan di lokasi depan ruang publik terpadu
ramah anak (RPTRA) Kalijodo dan akan dibangun lebih bagus dan besar dari
bangunan awal.“Ketika belum dibongkar saya sudah masuk. Saya sudah ketemu sama
pengurusnya. Saya sudah janjikan akan dipindahkan ke sana. Karena waktu itu,
kami menjadi jaminan bahwa masjid akan kita bangun. Kalau di sini terus tidak
bagus. Lebih baik di sana,” ujarnya.Bangunan masjid di lokasi yang baru,
lanjutnya, lebih besar dan bagus dibandingkan bangunan awalnya. Bila dulu
bangunan masjid luasnya tidak sampai 150 meter persegi, kini menjadi hampir 600
meter persegi di atas lahan sekitar 2.000 meter persegi.Untuk biaya pembangunan
masjid tidak menggunakan anggaran dari APBD DKI, melainkan dari kewajiban
pengembang.Rencananya, setelah bangunan masjid rampung, maka akan dibangun
jembatan penyeberangan orang (JPO) untuk menghubungkan masjid dengan RPTRA
Kalijodo.“Nanti kita bangun JPO. Karena dia (Masjid) punya jamaah juga di
kampung sebelah sana, di samping ada jemaah di Kalijodo,” tuturnya.Untuk
pembangunan JPO, telah dialokasikan anggaran dalam APBD DKI 2018. Pada tahun
depan, Pemprov DKI merencanakan membangun beberapa JPO. Salah satunya, akan
dibangun di Masjid Jami Al-Mubarokah.“Ada anggaran beberapa JPO dalam APBD DKI
2018. Saya minta, satu JPO ditempatkan di sini, karena ini vital. Dari warga
tadi minta, ada JPO karena banyak kecelakaan orang saat menyeberang di sini,”
paparnya.