*duel ala gladiator dilakukan oleh siswa kelas 1 SMA, sebelum pertandingan
basket, *
*diorganisir oleh kakak kelas dan alumni dari dua sekolah katolik ternama
di Bogor, Budi Mulia dan Mardi Yuana,*
*bukan dilokasi masing2 tapi di SMA Negri, baru kali ini terjadi
korban-kematian.*
*Kedua sekolah tsb tidak tahu ttg tradisi tsb atau tutup mata karena
tradisi dilakukan diluar complex sekolah ( bukan tanggung jawabnya ) ?*

*Agama dibikin dan diajarkan oleh manusia utk memperbaiki kelakuan manusia,
berhasil atau tidaknya tergantung dari budipekerti umatnya. *
*Yang ber-budipekerti baik akan mentrapkan ajaran agama dalam kehidupan
seharinya. *
*Sedangkan yang ber-budipekerti buruk cuma beribadah saja tapi tidak
mempraktekkan ajaran tsb.*

*Agama tidak mengajarkan kejahatan, hanya kebaikan : *
*gladiator di Bogor utk hiburan alumni kedua sekolah katolik "tanpa
sepengetahuan direksi", *
*matador di Spain yang mayoritasnya katolik juga berlangsung terus utk
hiburan. *



*Miris!! Pelajar Diadu Sampai T3was di Kota Bogor, Mirip 'Gladiator' dan
Jadi Tontonan*
https://www.youtube.com/watch?v=9JEbuKu8za4


[image: logonormal] <http://smabudimuliabogor.sch.id/>
Membentuk Pribadi yang Dewasa dengan Keteladanan dan Cinta Kasih

*SMA Budi Mulia Bogor* adalah sekolah yang berciri khas katolik yang
dikelola oleh Yayasan Budi Mulia Lourdes di bawah naungan para Bruder
Kongresiasi Budi Mulia dan menjadi anggota Majelis Pendidikan Katolik (MPK)
Keuskupan Bogor. Dengan demikian, pendidikan yang diberikan di SMA Budi
Mulia Bogor berciri dan bernuansa Katolik dengan menghormati perbedaan
suku, ras, budaya dan golongan.
http://smabudimuliabogor.sch.id/?page_id=2307

*SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Grafika Mardi Yuana* adalah sebuah lembaga
pendidikan umum berasas katolik <https://id.m.wikipedia.org/wiki/Katolik> yang
berkedudukan di kota Bogor <https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bogor>,
provinsi Jawa Barat <https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat>, Indonesia
<https://id.m.wikipedia.org/wiki/Indonesia>. Lembaga ini mengacu pada
bidang pendidikan grafika yang meliputi kegiatan desain
<https://id.m.wikipedia.org/wiki/Desain>, percetakan dan pasca produksi
cetak. Sekolah ini merupakan lembaga pendidikan berasaskan pendidikan
katolik dan dibawahi oleh Yayasan Mardi Yuana. Meskipun sekolah ini
dibawahi oleh Yayasan Mardi Yuana dan berasas katolik, tetapi siswa di
sekolah ini tidak dibatasi dan tidak terbatas untuk saswa beragama katolik
saja, melainkan menerima siswa dari berbagai agama yang berbeda.
https://id.m.wikipedia.org/wiki/SMK_Grafika_Mardi_Yuana


*Komnas PA Tuntut 2 Sekolah Pemilik Tradisi Duel Gladiator Ditutup*
KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 | 07:35 WIB

TEMPO.CO <http://tempo.co/>, Jakarta - Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist
Merdeka Sirait mendesak pemerintah daerah menutup SMU Budi Mulia Bogor dan
SMU Mardi Yuana Bogor.  Arist menuduh kedua sekolah tersebut  membiarkan
murid-muridnya melakukan duel
<https://metro.tempo.co/read/news/2017/09/19/064910766/siswa-tewas-karena-dipaksa-berduel-polisi-akan-periksa-17-saksi>
atau
tindak kekerasan hingga menyebabkan meninggalnya Hilarius Christian Evant
Raharjo, siswa kelas X, SMU Budi Mulia.

“Enggak bisa bilang sekolah engga tau. Pertarungan ala gladiator untuk
murid-murid baru itu sudah berlangsung secara turun temurun. Sekolah harus
ikut bertanggung jawab,” ujar Arist kepada Tempo pada Rabu 20 September
2017. Menurut Arist, hukuman yang dijatuhkan kepada pelaku dengan
mengeluarkannya dari sekolah tidaklah cukup.  “Tindak pidana harus tetap
diurus, engga bisa dibiarkan. Namun karena pelakunya anak 15 tahun,
pendekatannya harus dengan perspektif anak-anak,” katanya.

Arist mengatakan, sejak enam bulan yang lalu, keluarga Christian sudah
melapor ke Komnas PA. Dua minggu kemudian, Komnas PA sudah mengirimkan
surat ke Kepolisian Resort Kota Bogor agar laporan keluarga korban segera
ditindaklanjuti. “Sayangnya tidak ditangani dengan serius. Polresta Bogor
terlambat merespon,” ujar Arist.

Kemarin, Polresta Bogor sudah mengotopsi jenazah Christian. Dari hasil
autopsi ditemukan ada kerusakan di beberapa bagian organ dalam tubuh korban.

Ketua Komnas PA ini berjanji akan terus mengawal pengusutan kasus kematian
Christian oleh Polresta Bogor dan Kepolisian Daerah Jawa Barat.
Kasus kematian Hilarius Christian Evant Raharjo terjadi pada 29 Januari
2017. Namun kasus ini kembali mencuat berkat curahan hati ibunda korban,
Maria Agnes yang viral di sosial media.
Maria menjelaskan berdasarkan informasi yang diterimanya, peristiwa duel
ala gradiator yang diberi nama "bom-boman" ini sudah menjadi tradisi
tahunan yang digelar oleh senior dan alumni dua SMU Katholik di Kota Bogor
tersebut. Menurut Maria, para senior memaksa siswa baru dari kedua sekolah
mau diadu berkelahi satu lawan satu. Duel "bom-boman" ini ditonton oleh
puluhan kakak kelas dan alumni kedua sekolah.

Kala itu, duel digelar di lapangan basket Taman Palupuh. Tepatnya di
belakang SMA Negeri 7 Kota Bogor, di Vila Citra, Bantarjati, Kecamatan
Bogor Utara, Kota Bogor.
Sebagai kamuflase agar tak di ketahui pihak sekolah, promotor bom-boman
mengadakan pertandingan basket. "Anak saya terpilih karena badannya tinggi
dan besar. Dia juga atlet basket yang akan test untuk Pelatda Kota Bogor,"
ucap Maria. Dari awal, Maria menyatakan, anaknya sudah menolak namun kakak
kelas dan beberapa alumni Budi Mulia memaksa Christian berduel melawan
Bevan, siswa baru kelas X SMU Mardi Yuana.

Karena Christian tidak pernah berkelahi dia terjatuh setelah lawannya
memukul tepat di bagian ulu hati. Perkelahian yang disaksikan sekitar 50
orang siswa itu direkam oleh siswa lain.
Maria berkata, anaknya sudah menyerah tapi seniornya malah menendang dan
menyeretnya ke tengah lapangan supaya tetap melawan Bevan. Dalam keadaan
sudah tidak berdaya, menurut Maria, seorang senior dari Mardi Yuana
berteriak mengatakan Christian belum kalah atau KO. Dia lantas
memerintahkan lawan yang notabene adik kelasnya supaya kembali menghajar
Christian. Bevan kemudian membenturkan kepala Christian sebanyak lima kali
dan menginjak-injak perutnya hingga dia tewas di lokasi.Venansius Raharjo
ayah almarhum Christian mengatakan, kala kasus duel
<https://metro.tempo.co/read/news/2017/09/19/064910766/siswa-tewas-karena-dipaksa-berduel-polisi-akan-periksa-17-saksi>
maut
ini terjadi, keluarga tidak melapor ke polisi dengan alasan tidak mau jasad
Christian diotopsi. "Tapi sekarang saya ingin kasus ini ditangani karena
pelaku satu pun tidak ada yang dihukum,” ujar Venasius.

https://m.tempo.co/read/news/2017/09/21/064911148/komnas-
pa-tuntut-2-sekolah-pemilik-tradisi-duel-gladiator-ditutup


*5 Fakta Tentang Tewasnya Pelajar SMA Bogor Karena Dipaksa Senior Bertarung
Ala Gladiator *

Sabtu, 16 September 2017 14:12 WIB

*2. Tumbal Kakak Kelas di tradisi "Bom-boman"*
Vanansius, ayah korban, bercerita bahwa anaknya itu menjadi tumbal
seniornya. "Anak saya waktu itu diajak untuk melihat pertandingn basket.
Tapi ternyata, dia sudah disiapin oleh senior kakak kelasnya untuk
bertarung dengan murid dari sekolah SMA Mardi Yuana," ucap Vanansius,
kepada Kompas.com
<http://regional.kompas.com/read/2017/09/15/17101321/maria-kisahkan-anaknya-dihajar-tanpa-ampun-hingga-tewas-dalam-duel-ala>

Di kalangan pelajar cowok di Bogor dikenal istilah *bom-boman*, yaitu
pertarungan mirip kayak gladiator yang dilakukan antara dua sekolah yang
bertanding di kompetisi basket. Pertarungan yang dilakukan sebelum
pertandingan itu melibatkan senior dan alumni dari kedua sekolah. Hilarius
diutus kakak kelasnya untuk menjadi petarung yang mewakili sekolahnya.

"Kakak kelas ini dikoordinir sama alumni sekolah. Jegernya atau
promotornya, ya alumni itu, yang mengelola kelas tiga. Mereka mencari
anak-anak yang baru masuk untuk dipaksa berduel," kata Vanansius.

Celakanya, tradisi ini sudah lama dan tetap ada. Tradisi "bom-boman" antar
kedua sekolah dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Sebelum duel, mereka
mencari lapangan yang sepi. Hanya segelintir orang saja yang tahu dan bisa
menyaksikan duel itu.


"Acara (bom-boman, Red) ini emang sudah lama, tapi yang sampai tewas ya
baru ini, anak saya. Setelah kejadian ini, baru pada tahu ternyata ada
ajang seperti itu. Pihak sekolah dan guru juga tidak tahu awalnya," lanjut
Vanansius.

read more

 http://hai.grid.id/Feature/Skulizm/5-Fakta-Tentang-
Tewasnya-Pelajar-Sma-Bogor-Karena-Dipaksa-Senior-Bertarung-Ala-Gladiator
Attachments area
Preview YouTube video Miris!! Pelajar Diadu Sampai T3was di Kota Bogor,
Mirip 'Gladiator' dan Jadi Tontonan
Miris!! Pelajar Diadu Sampai T3was di Kota Bogor, Mirip 'Gladiator' dan
Jadi Tontonan
<https://www.youtube.com/watch?v=9JEbuKu8za4>

Kirim email ke