Dasarnya agama2 itu menganggap hari yang mulianya memang berbeda.
Sulitlah menganjurkan untuk semuanya ambil hari Minggu saja untuk
sembahyang.
Yang Hindu Krishna kabarnya hari Selasa ?
Untuk Yahudi jelas di kitabnya harus pada hari Sabath, hari Saptu.
Gereja Katolik berpendapat, apa yang ada di kitab suci Yahudi hanya berlaku
sampai masa Johanes pembaptis.
Yang penting untuk gereja katolik adalah kebangkitan Yesus pada hari
ketiga. Meninggal hari Jumat, bangkit hari Minggu.
Untuk Islam hari Jumat :

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam berkata:

*“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat,
pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke
dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan
terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang
mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan
mengabulkan permintannya.”* (HR. Muslim)

2017-11-12 17:24 GMT+01:00 [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
> dgn Islam mayoritas keadaan sudah tidak darurat lagi.
>
> ---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
>
> Sebenarnya saja bagaimana orang bisa bekerja effektif kalau harus
> mengikuti 5X sembahyang setiap harinya? Dan nampaknya mereka yang hidup
> diluar negara Islam jadi harus moderat, bisa tunduk pada kondisi kerjaan
> untuk maju bersama, itulah yang lebih banyak terjadi. Dengan akhirnya hanya
> mementingkan shalat Jumat nya saja, ... Tapi nampaknya dalam keadaan
> darurat, misalnya dalam perjalanan dinegara orang lain, yaa boleh juga
> tidak ikuti shalat Jumat, kok. Lha, kan sulit kalau sedang dalam perjalanan
> dinegara lain harus perlukan ke mesjid, sekalipun bisa saja ada mesjid
> disitu.
>
> Hanya saja, kalau berdasarkan Alquran juga ada kelonggaran begitu, kenapa
> pula mereka menetapkan shalat Jumat, tidak Shalat Minggu saja, biar tidak
> ribet dengan yg telah berlaku didunia internasional, ya? Apa bedanya hari
> Jumat dan Minggu bagi umat Islam? Bukankah lebih elok bisa bersama-sama
> berdoa, yang Kristen ke gereja, yang Islam ke Mesjid untuk kemajuan bersama
> dan kemakmuran bersama. Hehehee, ...
>
> Salam,
> ChanCT
>
>
>
> *From:* kh djie djiekh@... [GELORA45]
> *Sent:* Sunday, November 12, 2017 3:26 PM
> *To:* Gelora45 ; Jonathan Goeij
> *Subject:* Re: [GELORA45] Mengapa di Perkantoran tak Ada Gereja, Ini
> Jawaban Logis JK
>
>
>
> Dulu di pabrik di Belanda ada satu orang Marokko, kalau lagi kerja minta
> diijinkan satu dari
> 2 istirahat minum kopinya (15 menit) untuk digunakan sembahyang. Ya,
> karena pakai waktu
> minum kopinya sendiri, tidak ada yang keberatan.
> Lain lagi yang terjadi di perusahaan logam yang banyak sekali tenaga
> marokkannya. Mereka
> minta di jam2 sembahyang, supaya pabrik dihentikan. Kepala perusahaan
> bingung menghadapi
> tuntutan ini. Teman saya, yang dari administrasi kemudian jadi kepalam
> personalia, bilang
> dia yang akan urus.
> Lalu dia ngomong, kalau dia sebagai sarjana hukum di Indonesia, juga
> mempelajari hukum agama.
> Di situ kan ditulis, kalau sedang kerja, sembahyang boleh dilakukan
> sesudahnya, digeser waktunya.
> Lalu dia tanya pada wakil2 yang menuntut, benar tidak hukum ini.
> Mereka menjawab, ya. Lalu dia bilang, sudah begitu saja, seperti biasa
> saja, sembahyang langsung
> begitu tiba di rumah.
> Eh, beres bubaran , tidak ada tuntutan lagi hingga sekarang.
> Dulu ada beberapa orang dari Inggris datang dari induk perusahaan. Mereka
> heran dengan
> cara kita kerja di Belanda. "Lho, kalian kalau makan dan minum kopi tidak
> bareng2 di jam yang sama"?
> Kami jawab,"Ya, di sini dari dulu selalu bergantian. Selalu ada yang kerja
> awasi mesin. Produksi jalan terus."
> Mereka bilang,"Wah, di Inggris tidak bisa begitu. Vakbondnya begitu kuat.
> Jadi kalau mau minum kopi
> atau makan, spray drying tidak menyemprotkan product, tetapi air........."
> Orang dari satu bagian tidak bisa diminta bantu bagian lain yang sedang
> repot. Itu dilarang oleh vakbond
> di Inggris. Kami bilang di Belanda, fungsi kerja orang sebelum diterima
> kerja sudah ditulis fungsinya agak
> luas. Jadi orang di produksipun bisa ditugaskan ke gudang, kalau di sana
> kebetulan banyak yang sakit.
> Sebaliknya orang gudang dapat tugas meningkirkan salju ke samping,
> sehingga tidak terjadi kecelakaan
> dari jalan masuk sampai ke tempat parkir mobil, dan jalan masuk ke pabrik.
> Belakangan vakbond yang begitu kuat di Inggris diobrak abrik oleh
> Margareth Thatcher. Malah gaji buruh
> jatuhnya di sana bisa lebih murah dari Nederland. Tetapi tidak tahu
> produktivitasnya.
>
>
>
> 2017-11-12 7:28 GMT+01:00 jonathangoeij@... [GELORA45] <
> [email protected]>:
>
>
>
>
> jam berapa saja 5x sembahyang itu dan berapa lama?
>
>
> ---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
>
> Pertanyaan saya, bukankah Islam menuntut umatnya sembahyang 5X sehari,
> jadi setiap harinya bisa sembahyang khususnya di hari Jumat jadi bisa
> shalat di mesjid perkantoran, sedang Kristen lebih menitik beratkan umatnya
> utk kerja keras jadi hanya menentukan sembahyang cukup sekali di Hari
> Minggu?
>
> Lalu sebenarnya apa yang jadi dasar Agama Islam menentukan shalat hari
> Jumat sehingga negara2 Arab harus menetapkan hari libur berbeda dengan
> negara lain didunia yang sudah leb ih dahulu menentukan hari Minggu hari
> libur?
>
> Barangkali ada yang bisa memberi pencerahan, ...
>
> Terimakasih sebelumnya, ...!
>
> Salam,
> ChanCT
>
>
>
> *From:* Sunny ambon ilmesengero@... [GELORA45]
> *Sent:* Sunday, November 12, 2017 6:14 AM
> *To:* undisclosed-recipients:
> *Subject:* [GELORA45] Mengapa di Perkantoran tak Ada Gereja, Ini Jawaban
> Logis JK
>
>
>
>
>
> http://khazanah.republika.co. id/berita/dunia-islam/islam-
> nusantara/17/11/12/oz9aqj396- mengapa-di-perkantoran-tak-
> ada-gereja-ini-jawaban-logis- jk
> <http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/11/12/oz9aqj396-mengapa-di-perkantoran-tak-ada-gereja-ini-jawaban-logis-jk>
>
>
>
>
>
> Sabtu , 11 November 2017, 20:56 WIB
> Mengapa di Perkantoran tak Ada Gereja, Ini Jawaban Logis JK
>
> Rep: Muhyiddin/ Red: Agus Yulianto
>
> Republika/Mahmud Muhyidin
>
> [image: Wakil Presiden sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla
> (tengah) bersama Sekretaris Jenderal DMI Imam Addaruqutni (ketiga kanan)
> memberikan keterangan kepada media seusai pembukaan Muktamar Dewan Masjid
> Indonesia (DMI) ke-7 yang bertajuk] Wakil Presiden sekaligus Ketua Dewan
> Masjid Indonesia Jusuf Kalla (tengah) bersama Sekretaris Jenderal DMI Imam
> Addaruqutni (ketiga kanan) memberikan keterangan kepada media seusai
> pembukaan Muktamar Dewan Masjid Indonesia (DMI) ke-7 yang bertajuk
>
>
>
>
>
> REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden RI sekaligus Ketua Umum Dewan
> Masjid Indonesia (DMI), Muhammad Jusuf Kalla mengatakan bahwa Indonesia
> mempunyai masjid yang bermacam-macam, seperti masjid Raya, Masjid Agung,
> Masjid Nasional, dan Masjid Kantoran. Sementara, kata dia, di negara Timur
> Tengah tidak ada masjid yang dibangun di perkantoran.
>
> Kata dia, alasannya sebenarnya sederhana yaitu karena rata-rata hari libur
> di negara Timur Tengah adalah Hari Jumat, sehingga bisa melaksanakan shalat
> Jumat di masjid yang ada di tempat tinggalnya.
>
> "Sederhana sebenarnya karena di sana liburnya hari Jumat. Jadi Jumatnya
> pulang ke rumah. Dalam suatu kali saya pernah ceramah di depan pendeta.
> Salah satu pendeta tanya, Pak kenapa di mana-mana ada masjid, di
> perkantoran juga ada, tapi gedung gereja susah dibikin?" ujarnya dalam
> kegiatan Muktamar VII di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu
> (11/11).
>
> Lalu JK menjawabnya secara logis bahwa karena Hari libur di Indonesia
> adalah Hari Minggu. Sehingga, umat Kristen bisa melaksanakan ibadah
> pentingnya di luar perkantoran.
>
> "Saya jawab itu untuk menghormati Anda. Karena hari ibadah Anda yang
> penting itu libur, Islam itu hari ibadah pentingnya hari Jumat itu tidak
> libur. Karena tidak libur, maka harus ada masjid," ucapnya.
>
> Di mal kenapa juga ada masjid besar, karena menurut JK, masayarakat tidak
> perlu pulang ke rumah jika waktu Maghrib sudah tiba dan bisa tetap makan di
> mal. "Jadi banyak hubungan-hubungannnya, karena itu lah, maka tidak terjadi
> di negara lain. Akibat hari libur itu juga menyebabkan kita harus shalat di
> kantor," katanya.
>
> Selain itu, tambah dia, kenapa masjid-masjid itu harus ada di perkantoran
> karena berhubungan juga dengan waktu kerja. Dulu, menurut dia, waktu kerja
> hanya sampai pukul 14.00 siang, sedangkan saat ini sampai pukul 16.00 sore.
> Jika tidak ada masjid di perkantoran, maka umat Islam tidak bisa menunaikan
> shalat Zuhur.
>
> "Dulu hari kerja hanya sampai jam dua sehingga bisa shalat Zuhur di rumah.
> Sekarang hari kerja sampai jam empat sore sehingga harus shalat Zuhur di
> kantor. Inilah yang menyebakan semua masyarakat harus ikut menjaga masjid,"
> tegasnya.
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke