Mungkin sudah tidak bisa menahann diri pada janji , kalau nanti boleh mencabuli 72 bidadari?
2017-12-04 6:35 GMT+01:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > > > ----- Pesan yang Diteruskan ----- > *Dari:* Sunny ambon [email protected] [nasional-list] < > [email protected]> > *Terkirim:* Senin, 4 Desember 2017 01.06.26 GMT+1 > *Judul:* [nasional-list] Sudah Punya Dua Istri, Pria Ini Cabuli Bocah dan > Pernah Hampir Perkosa Mertua > > > > Sekaligus saja dikan mertua isteri ketiga, hehehehehge > > > http://ambonekspres.fajar.co.id/2017/11/29/sudah-punya-dua- > istri-pria-ini-cabuli-bocah-dan-pernah-hampir-perkosa-mertua/ > > > *Sudah Punya Dua Istri, Pria Ini Cabuli Bocah dan Pernah Hampir Perkosa > Mertu*a > > By ambon ekspress <http://ambonekspres.fajar.co.id/author/ameksadmin/> > > Posted on 29 November 2017 @01:56 > > Tersangka cabul > > Share > <http://ambonekspres.fajar.co.id/2017/11/29/sudah-punya-dua-istri-pria-ini-cabuli-bocah-dan-pernah-hampir-perkosa-mertua/#> > > > *AMEKS ONLINE, TAPSEL*-Sungguh tega perbuatan Bakti Siregar (36), warga > Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Bagaimana > tidak, pria yang disebut-sebut beristri dua ini mencabuli bocah tuna netra. > > Akibatnya, Bakti pun tersungkur ditembak petugas Satuan Reskrim Polres > Tapanuli Selatan (Tapsel), kemarin. Sebab, saat hendak ditangkap, pria yang > sehari-hari bekerja sebagai kondektur truk tersebut berusaha melarikan diri. > > Informasi yang dihimpun Selasa (28/11/2017) menyebutkan, peristiwa > pencabulan yang dilakukan Bakti terhadap Mawar (bukan nama sebenarnya) > terjadi, Selasa (3/11/2017) lalu. > > Dimana, saat itu Bakti dan isterinya datang menghadiri pesta di dekat > kediaman korban yang berada di Kecamatan Simangambat, Kabupaten Paluta. > > Setibanya di pesta tersebut, Bakti pun kemudian meminum tuak di dekat > acara. Tak lama berselang, Bakti pun kemudian hendak pergi dengan > mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam miliknya. > > Lantaran ban sepeda motornya tersebut bocor, Bakti pun terpaksa mendorong > sepeda motornya mencari tempat tampal ban. Setibanya di depan kediaman > korban, Bakti menumpang buang air kecil. > > “Setelah buang air kecil tersebut, tersangka pun melihat korban yang saat > itu seorang diri di dalam rumah,” ucap Wakapolres Tapsel Kompol HR > Dalimunthe. > > Lebih lanjut perwira berpangkat melati satu di pundaknya ini mengatakan, > melihat situasi tersebut kosong, Bakti pun kemudian menarik korban ke dalam > kamar. Di kamar tersebut, Bakti pun melancarkan aksi bejatnya dengan > meremas-remas kemaluan korban. > > “Namun, saat pelaku hendak memerkosa, orang tua korban pulang ke rumah. > Melihat anaknya dicabuli tersebut, orang tua korban pun berteriak,” > bebernya. > > Mendengar hal tersebut, ayah 5 anak ini pun panik. Alhasil, dirinya pun > kabur terbirit-birit hingga meninggalkan sepeda motor dan sandal miliknya. > > Sementara, tak terima atas perlakuan Bakti, orang tua korban berinisial NH > (41) melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tapsel sesuai laporan polisi > nomor LP / 326/X/2017TAPSEL/ SUMUT tgl 4 Oktober 2017. > > Setelah melakukan penyelidikan, petugas pun akhir mencium keberadaan Bakti > di Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Huta Raja Tinggi, Kabupaten Palas. > > “Namun, saat hendak ditangkap pelaku berusaha melarikan diri hingga > petugas terpaksa menembaknya,” tegas HR Dalimunthe. > > Atas perbuatannya tersebut, pria beristri 2 tersebut dijeral Pasal 81 jo > 76 D Sub Pasal 82 jo 76 E UU RI No 35 Tahun 2014 tetang Perubahan atas UU > RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara > maksimal 7 tahun. > > Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Ismawansa mengatakan, setelah dilakukan > penyelidikan, kepada petugas Bakti mengaku setahun yang lalu dirinya sempat > melakukan percobaan pemerkosaan terhadap mertuanya. > > “Jadi, sebelum mencabuli korban, tersangka ternyata pernah melakukan > percobaan pemerkosaan kepada mertuanya. Itu pengakuannya kepada kita,” > ucapnya singkat. > *(fir/sdf)* > > > >
