Ooohhhhh dokter dan doctor itu hanya diindonesia ya hehehehehe? Kelihatan kan 
disini ente mau bilang: dokter di Indonesia itu bukan doctor krn sekolah 
kedokteran di Indonesia langsung dari SMA; dokter di amerika itu adalah doctor 
krn harus lulus bachelor/S1 dulu. Ini kan logical fallacy krn ente gak ngerti 
berapa lama sekolah kedokteran diindonesia itu dari SMA. Lucunya setelah 
mengambil kesimpulan MD sbg doctor tetapi bilang tidak sama dengan phd.

 

Jadi doktor di amerika gak ada ya? Goblok nya minta ampun!

 

Jelas sekali ente gak ngerti arti doctor dan phd!

Jelas sekali ente dibingungkan dengan singkatan MD sbg medical doctor, sehingga 
dikira MD adalah doctor.

 

Sekarang pake’ logika. Ini namanya logical fallacy!

 

Hehehehe cari sana dinegara ente apa beda antara MD dan Phd. Ngepek sana.

Lalu tanya ngapain ada MD yg ambil Phd!

Lalu tanya ada enggak MD yang post doc dan Phd yg post doc!

Mana argumennya MD harus nulis disertasi selain yale yang hanyalah tradisi?!

 

Oh ya ngomong2 ane sekolahnya lama bukan gak lulus2. Ane lulus semuanya. 
Lamanya karena ente belajarnya banyak. Ente saja iri krn ane telanjangi 
kegoblokan ente! Ente itu hanya sekolah 1 jurusan dan hanya bachelor. Sudah 
pasti itu dan ente gak usah menebak2 tapi lagaknya kaya’ paling tahu sedunia. 
Hehehehehehehehe sombongnya ampun2an. Mana contoh universitas dinegara ente 
yang hebat itu yg punya dosen semuanya phd? Disuruh sebut 1 saja gak mampu! 
Sekarang bilang MD adalah doctor?!!!

 

Nesare

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Thursday, January 11, 2018 10:43 AM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Diperkirakan 10.000 Orang Tewas di Pembantaian 
Tiananmen, Tiongkok

 

  

dokter dan doktor yg anda tulis itu untuk Indonesia yg sekolah kedokteran hanya 
S1. kalau kemudian anda sekolahnya lama gak lulus2 itu gobloknya sendiri.

 

 

---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <nesare1@... 
<mailto:nesare1@...> > wrote :

Jonathan: Memangnya kapan saya bilang "Doctor = Phd"? yang bilang itu anda.

Nesare: jadi doctor bukan phd? Jadi apa bedanya doctor dan phd?

 

Jonathan: Beda sekali antara yang saya katakan "PhD sudah tentu bisa disebut 
doctor, doctorate, ataupun doctoral" dengan generalisasi anda "Doctor = Phd".

 

nesare: oh jadi Phd apa yang bukan doctor, bukan doctorate, bukan doctoral? MD 
kan maksudnya? Oh begini ya logikanya kan? hahahahaha. Nah sekarang ayo jawab 
apa beda doctor dan Phd? Kelihatan sekali jalan pikirannya hahahaha pengin 
ketawa jadinya terpingkal2 lagi!

 

Jonathan: Kelihatannya anda berusaha mengatakan MD itu bukan doctor, memangnya 
kenapa?

Nesare: ya cari saja beda antara MD dan doctor di internet. Dokter dan doctor 
itu beda. Didepan nama gelar itu ditulis beda: dokter ditulis Dr. Doctor 
ditulis DR. oh beda sekali. Doctor = Phd = S3. Dokter itu bukan S3 dan bukan 
Phd. Dokter itu professional kaya’ lawyer yang kalau lulus dari law school itu 
dan ambil bar test itu bukan S3/Phd. Kalau lawyer itu mau sekolah lagi masuk S3 
bisa dan gelarnya JD. Begitu juga dokter kalau mau ambil S3/Phd bisa tapi harus 
sekolah lagi. Makanya ada dual program dibbrp medical school joint program 
MD/Phd. Kalau enggak ngapain orang sudah MD kata ente sudah Phd mau ambil dual 
program ini utk mendapatkan Phd yang lain?

 

Bener yale require nulis thesis utk MD. Kata disertasi itu tidak tepat krn itu 
hanya thesis. Level S2/master pun ada yang harus menulis thesis dan kadang kala 
hanyalah scientific report. Jelas sekali disertasi MD yale itu pengecualian. 
Masih ada enggak medical school yang require menulis disertasi di negara ente? 
Gak ada kan?! adalah jelas salah satu kriteria utk mendapatkan Phd itu adalah 
menulis disertasi.

Ada gelar doctor seperti DBA/doctor of business administration yang tidak perlu 
menulis disertasi tetapi ada kriteria lain yang harus dipenuhi utk menutupi 
disertasi ini misalnya mata kuliah/courses yang harus diambil lebih banyak 
terutama spesialisasinya. Ini pengecualian. Ini bukan menutup arti utk 
mendapatkan Phd harus menulis disertasi!

 

Jangan2 ente juga doctor honoris causa itu tidak pernah pergi kesekolah dan 
tidak pernah menulis 1 paper pun bukan doctor ya?!!!

 

Goblok dipelihara! Sampai sekarang masih gak ngerti bedanya MD dan Phd. Masih 
tetap dikatakan

 

From: [email protected] <mailto:[email protected]>  
[mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, January 10, 2018 12:19 PM
To: Yahoogroups <[email protected] <mailto:[email protected]> >
Subject: RE: [GELORA45] Diperkirakan 10.000 Orang Tewas di Pembantaian 
Tiananmen, Tiongkok

 

 

Memangnya kapan saya bilang "Doctor = Phd"? yang bilang itu anda.

Beda sekali antara yang saya katakan "PhD sudah tentu bisa disebut doctor, 
doctorate, ataupun doctoral" dengan generalisasi anda "Doctor = Phd".

 

Kelihatannya anda berusaha mengatakan MD itu bukan doctor, memangnya kenapa?

 

Apakah karena anggapan anda sebelumnya yang mengatakan atau mempertanyakan 
apakah MD bikin disertasi yg imply bahwa MD tidak bikin disertasi?

 

Sudah tentu MD bikin disertasi, dibawah saya kutipkan dari Yale untuk 
menunjukkan anda MD bikin disertasi hal yang mirip bisa anda dapatkan di 
Stanford, UCSF, dll., tetapi ada perbedaan principal antara disertasi MD dengan 
disertasi PhD yang juga menjadi perbedaan antara MD dan PhD.

 

kutipan:

The presentation of a dissertation has been one of the requirements for the 
degree of Doctor of Medicine at Yale for over a century.  Initially, case 
reports and reviews of literature predominated, but as the scientific method 
found its place in medicine, the faculty has required that dissertations 
presented be based on original investigation either in the laboratory or in the 
clinic.  This experience is considered an important and essential phase of a 
curriculum which is designed to promote the development of critical judgment, 
habits of self-education and imagination, as well as the acquisition of 
knowledge and research skills.

 <https://medicine.yale.edu/education/research/mdthesis/> M.D. Thesis > Medical 
Education at Yale | Yale School of Medicine

 



        

M.D. Thesis > Medical Education at Yale | Yale School of Medicine


 

 

 

 

---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote :

Hehehehe bener2 goblok!

 

Tadinya bilang MD = Doctor tapi MD bukan Phd.

Lalu dikoreksi sendiri (setelah ane ajak kucing2an hehehehe) dan bilang Doctor 
= Phd.

 

Jelas sekali ente itu gak ngerti beda MD dan Phd!

Semua orang tahu MD itu bukan doctoral, bukan doctorate dan bukan Phd!

 

Ente masih ngeyel MD itu Doctor dimana doctor = Phd!

Goblok ndak?!!

 

Mari kupas satu2:

Jonathan: Yang saya bilang "PhD sudah tentu bisa disebut doctor, doctorate, 
ataupun doctoral."

Nesare: koq Phd bisa disebut doctor, doctorate ataupun doctoral? Mereka itu 
sama goblok! Bukan disebut2! Doctor = Phd = doctorate = doctoral.

 

Jonathan: Saya juga akan bilang "MD sudah tentu bisa disebut doctor, doctorate, 
ataupun doctoral."

Nesare: gimana ceriteranya MD koq bisa disebut doctor = doctorate = doctoral? 
Doctoral itu = Phd katanya tapi ente bilang MD bukan Phd? Hahahaha gobloknya 
minta ampun!!!!

 

Jonathan: Saya juga tetap mengatakan "Saya mengatakan MD itu doctorate degree, 
tetapi saya tidak pernah mengatakan MD itu PhD."

Nesare: nah gimana bisa terjadi MD = doctorate tetapi MD bukan Phd? Sedangkan 
doctorate = Phd?!!! Hahahahahahaha.

 

Nesare

 

 

From:  <mailto:[email protected]> [email protected] [ 
<mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, January 10, 2018 11:34 AM
To: Yahoogroups < <mailto:[email protected]> [email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Diperkirakan 10.000 Orang Tewas di Pembantaian 
Tiananmen, Tiongkok

 

 

Pantesan anda sekolah nggak lulus2. Tidak mengherankan.

 

Yang saya bilang "PhD sudah tentu bisa disebut doctor, doctorate, ataupun 
doctoral."

Saya juga akan bilang "MD sudah tentu bisa disebut doctor, doctorate, ataupun 
doctoral."

Saya juga tetap mengatakan "Saya mengatakan MD itu doctorate degree, tetapi 
saya tidak pernah mengatakan MD itu PhD."

 

Anda benar2 tidak paham. 

Umumnya orang akan mengatakan Neuroscientist itu PhD sedang Neurologist itu MD 
seperti yang anda katakan, lebih lanjut lagi akan ada yg bilang Neuroscientist 
tidak boleh praktek terima pasien sedang Neurologist memang kerjaannya praktek 
terima pasien, ada juga yang bilang Neuroscientist duitnya nggak seberapa 
sedang Neurologist duitnya beberapa kali lipat dari Neuroscientist. 

 

Kesemuanya diatas itu benar, tetapi masih ada hal yang belum disinggung yang 
justru jadi perbedaan yang utama. Hal yang juga jadi perbedaan utama antara PhD 
dan MD.

 

 

 

---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote :

Jonathan: Tue 1/9/2018 1:04 PM nulis begini: Ingat! Saya mengatakan MD itu 
doctorate degree, tetapi saya tidak pernah mengatakan MD itu PhD.

 

Nesare: jadi gimana nih? Tempo hari bilang MD itu doctorate degree tapi MD 
bukan Phd.

Sekarang ente bilang doctor = doctorate = doctoral = Phd!

 

Gobloknya minta ampun!

Ayo kucing2an sama ane. Ane telanjangi teruuusss…….hehehehehehehe

 

Nanti dulu aja akh neuroscientist vs neurologist nya ya.

 



Kirim email ke