Mengapa tanah perlu dibajak/dibalikkan ?
https://id.wikipedia.org/wiki/Pengolahan_tanah

2018-01-17 1:25 GMT+01:00 Chan CT <[email protected]>:

> Iyaaa, ... masalah pertanian ternyata cukup rumit dan harus ada orang yang
> meneliti sebaik-baiknya untuk menemukan bibit-unggul, pupuk, mengatasi hama
> dll, ... sehingga bisa meningkatkan produksi pertanian.
>
> Ternyata bibit unggul disini TIDAK MESTI juga unggul ditempat lain,
> sebaliknya bisa gagal panen ditempat yang berlainan atau terjadi perubahan
> setelah turunan keberapa dari tanaman itu! Artinya, bibit unggul itu harus
> sesuai dengan kondisi tanah, dan iklim setempat, tidak berlaku universal
> dimana secara MUTLAK. Dan bibit-unggul itu juga bisa berubah sebaliknya
> setelah beberapa turunan, ditahun ke3-4, ... tidak akan terus bertahan
> unggul! Jadi, tetap harus melakukan penemuan, perubahan-perubahan yang
> selalu terjadi, ...
>
> Begitu juga dengan penggunaan pupuk kimia yang biasa digunakan
> dipertanian, ternyata merusak kondisi tanah. Itu sudah saya ketahui saat
> didesa di Tiongkok, petani tua disana yang membimbing kami, bilang, itu
> sebabnya setelah panen, tanah harus dibalik agak dalam. Kalau tidak, hasil
> panen berikut akan merosot, ... Hanya saja ketika itu dia tidak menemukan
> jalan keluar yang lebih baik utk gantikan pupuk-kimia yang digunakan, pupuk
> kandang dan kompos sekalipun juga digunakan tetap tidak cukup!
>
> Ada lagi yang menyatakan, sebidang tanah juga akan berubah, rusak kalau
> hanya ditanam SEJENIS tanaman! Ditahan pertama-kedua mungkin masih bisa
> menghasilkan panen yang bagus, tapi setelah itu panen akan merosooot, ...
> dan berubah! Tanah juga harus dibalik agak dalam setelah panen atau ditanam
> dengan tanaman jenis lain, ...
>
> Tapi, ... sungguh sayang kalau orang macam Surono yang berhasil menemukan
> bibit SERTANI unggul tidak mendapatkan PERHATIAN dan ditunjang Pemerintah
> untuk melanjutkan penelitiannya dan menyebarluaskan bibit-unggul SERTANI
> itu didesa-desa agar swasembada BERAS bisa lebih cepat terwujud menjadi
> kenyataan!
>
> Salam,
> ChanCT
>
>
> *From:* kh djie [email protected] [GELORA45]
> *Sent:* Wednesday, January 17, 2018 6:49 AM
> *To:* Gelora45
> *Subject:* Re: [GELORA45] Re: Belajar kepada kaum tani!
>
>
>
> https://nirhono.wordpress.com/2010/09/02/singkong-karet/
>
> 2018-01-16 23:47 GMT+01:00 kh djie <[email protected]>:
>
>> Eh, keliru : ubi kayu karet.
>>
>> 2018-01-16 23:45 GMT+01:00 kh djie <[email protected]>:
>>
>>> Di Indonesia ada beberapa penemu yang terkenal :
>>> Pak Mujair.  https://www.biografiku.com/201
>>> 2/03/biografi-mujair-penemu-ikan-mujair.html
>>> Greg Hambali. http://internasional.kompas.co
>>> m/read/2008/04/09/14331147/greg.hambali.sang.penghulu.tanaman.hias.
>>> Felix Fadjar martha. http://indonesia-rainlilies.bl
>>> ogspot.nl/p/felix-fadjar-martha-zephyranthes-hybrids.html
>>> http://indonesia-rainlilies.blogspot.nl/p/blog-page.html
>>> Saya kenal Fadjar dari milis. 2 tahun yang lalu bertemu di Jakarta. Dia
>>> lulusan Hukum Internasional. Dapat berbahasa
>>> jepang dengan lancar. Jadi manager di perusahaan Jepang. Setelah pensiun
>>> kembangkan minatnya di tanaman hias.
>>> Diajari oleh temannya, Greg Hambali. Seperti Greg, dia juga berhasil
>>> menciptakan tanaman baru, hingga sangat
>>> terkenal di dunia internasional.
>>> 50 tahun yang lalu, seorang kenalan, petani tembakau di Boyolali, bawa
>>> beberapa potong batang ubi kayu (cassave),
>>> karena saya tertarik dengan ubi kayunya yang besar2. Eh, dia minta
>>> pacul, terus dia yang macul 1mX 1m X 1 m, lalu
>>> diisi penuh dengan pupuk kandang yang sudah jadi. Waktu panen, saya
>>> timbang, dapat 35 kg satu pohon.
>>> Itu belum yang belakangan ditemukan, ubi kayu yang disambung dengan
>>> pohon karet, bisa hasilkan 100 kg per pohon.
>>> http://pangan.litbang.pertanian.go.id/files/3BertanamUbikayu
>>> SistemMukibat.pdf
>>> Tetapi ya butuh pupuk kandang, yang selain mengandung banyak zat hara,
>>> juga sangat bagus memperbaiki sifat fisik
>>> tanah, jadi gembur, selalu basah, dan banyak cacing.
>>>
>>> 2018-01-16 22:03 GMT+01:00 Jonathan Goeij [email protected]
>>> [GELORA45] <[email protected]>:
>>>
>>>>
>>>>
>>>> Boro2 belajar sama pak tani, lha wong lahan subur yang ada mau dibikin
>>>> gersang tandus buat pabrik semen sama tambang emas kok.
>>>> Pak tani itu khan tinggal distempel PKI saja sudah beres, sudah ada
>>>> arit-nya tinggal ditambah palu.
>>>>
>>>>
>>>> ---In [email protected], <jetaimemucho1@...> wrote :
>>>>
>>>> Belajarlah kepada pak tani untuk swasembada dan kedaulatan pangan!!
>>>>
>>>>
>>>> https://www.facebook.com/abdoel.h.jaelani/videos/1523023071151104/
>>>>
>>>>
>>>> Abdul Khalim
>>>> <https://www.facebook.com/abdoel.h.jaelani/videos/1523023071151104/>
>>>>
>>>>   Abdul Khalim
>>>> Lihat berita ini saya jadi pingin bilang JAN............... KEPADA
>>>> PEMERINTAH
>>>> <https://www.facebook.com/abdoel.h.jaelani/videos/1523023071151104/>
>>>>
>>>>
>>>
>>
>>
>
>
> 
>

Kirim email ke