Mie instant merk Nissin lisensi dari Jepang dibuat di Hongria tidak ada minyaknya.
2018-01-22 5:17 GMT+01:00 kh djie [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > 1. Bukan minyak sintetis. Apa ada orang bikin minyak sintetis, dari bahan > apa, dengan proses apa ? > Kemungkinan besar yang dipakai minyak kelapa sawit, yang harganya > murah. > Pabrik besar dan bonafide tidak berani main2 pakai bahan yang > membahayakan kesehatan. Dendanya > bisa besar sekali dan namanya rusak, tidak bisa bangkit kembali. > Pelever bahan2 mentah harus menggaransi bahwa semuanya itu memenuhi > persyaratan kesehatan. > Di samping itu pabrik sendiri masih mencheck tiap batch yang masuk > secara kimia, organoleptik ( dirasakan) > dan secara microbiologi. > 2. Di Eropa, penggunaan kecap hasil hydrolisa ampas kedelai dengan asam > HCL pada temperatur tinggi, > yang minyaknya sudah diambil dengan cara extraksi dengan Hexaan, > dilarang. Ini karena adanya sisa minyak > dalam jumlah sedikit yang bereaksi dengan HCl di temperatuur tinggi > jadi mono dan dichloor propanol, > yang dianggap kanker verwekkend ( penimbul kanker). Jadi yang dipakai > sekarang balik ke kecap hasil > fermentasi kedelai. Jadi tidak heran kalau Unilever beli perusahaan > kecap fermentasi di Shanghai dan Heinz > beli perusahaan fermentate di Indonesia. > 3. MSG dan Ribotiden yang kira2 30 kali lebih kuat dari MSG adalah hasil > fermentasi melasse dengan bakteri > berbeda. Sekarang juga hydrolysat dari jamur dipakai. > 4. MSG dalam jumlah besar dikatakan menyebabkan "Chinese restaurant > syndrome", bisa pusing2 sedikit ? > Kalau orang sedang sakit jicht, jangan makan sup dll. yang mengandung > Ribotiden. Juga tahu, tempe, > jerohan, krupuk mlinjo ( umumnya kacang2an yang tergantung). Tetapi > ada juga yang tidak tahan makan > kacang tanah. Mengapa ? Karena kacangan tergantung,mengandung furan, > yang oleh badan diubah jadi > asam urat (ureic acid), yang menyebabkan terbentuknya kristal di > persendian, bikin orang kesakitan. > 5. Tidak tahu, dinas mana di Indonesi yang harus mengawasi dan mencheck > produk2. > Salam, > KH > > 2018-01-22 4:48 GMT+01:00 Karma, I Nengah [PT. BI-POS] < > [email protected]>: > >> Apa benar minyak dalam mie instan penyebab kanker karena minyak ini >> sintetis. >> >> Apa benar juga bumbu mie instan penyebab kanker, karena bumbunya dibuat >> dari zat kimia. >> >> >> >> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] >> *Sent:* Monday, January 22, 2018 10:44 AM >> *Subject:* [**EXTERNAL**] [GELORA45] Instant mie >> >> >> >> >> >> Katanya, Instant Mie tidak sehat. Hoe vind je dat ? >> >> Hallo E H, >> >> Ini pernah saya jelaskan beberapa tahun yang lalu. >> >> Salah satu penyebabnya karena orang salah kaprah. >> >> Ada yang pakai minyak, mengandung stearic acid antara lain. >> >> Orang salah kaprah dengan stearine = lilin. >> >> Lalu orang bilang mie tidak sehat, pakai lilin. >> >> Terus ditambahi alasannya karena supaya pengepressannya >> >> gampang, diberi lilin. >> >> Lalu ada lagi kejadian Indomie dilarang di Taiwan. >> >> yang dilarang itu bukan Indomie legal, yang dibuat dengan aturan >> >> Waren Wet Taiwan, tetapi Indomie illegal dari Indonesia yang >> >> murah, yang menurut hukum makanan Indonesia, pakai Na-benzoat >> >> dan asam benzoat dalam jumlah tertentu diijinkan, sedangkan di >> >> Taiwan dilarang. Yang diexport legal ke Taiwan, memenuhi hukum >> >> Taiwan, tidak mengandung benzoat. >> >> https://produkjelek.wordpress..com/2010/10/12/indomie-dilara >> ng-beredar-di-taiwan-karena-mengandung-bahan-pengawet-untuk-kosmetik/ >> <https://produkjelek.wordpress.com/2010/10/12/indomie-dilarang-beredar-di-taiwan-karena-mengandung-bahan-pengawet-untuk-kosmetik/> >> >> Sebenarnya gampang saja . Seandainya instant mie tidak sehat, >> >> kok boleh di Singapore, Taiwan, Jepang, Amerika, Eropa yang >> >> aturannya keras sekali ? >> >> Dulu di perusahaan, bikin poeder untuk potato chips. Supaya >> >> poeder yang mengandung minyak tidak menggumpal, ditambahi >> >> SiO2 poeder. Kadarnya mesti hati2, tiap negeri aturannya lain, >> >> meskipun kebanyakan bolehnya max. 2 % >> >> Kami pernah dapat probleem besar waktu export poeder ke Saudi >> >> Arabia. Semua poeder menggumpal. Setelah diselidiki, ternyata >> >> doos 25 kg isi poeder itu mereka taruh di luar. Waktu siang hari >> >> kepanasan, air yang ada dalam poeder dalam jumlah kecil, menguap >> >> tetapi terkurung di kantong plastik dari poeder. Waktu malam hari >> >> yang dingin sekali, terkondensasi, poedernya menggumpal. >> >> Ya, waktu itu kami heran sekali mendapat fax dari Saudi Arabia kok >> >> terjadi penggumpalan, sedangkan puluhan tahun ke israel tidak >> >> pernah ada probleem.. >> >> Salam, >> >> KH >> >> > >
