Bukankah biasanya pengembang dengan kontraktor bangunan yang harus 
bertanggungjawab kalau terjadi masalah, ... kecuali dia bisa buktikan tembok 
itu ambrol karena gempa bumi, misalnya yg diluar perhitungan. Tapi kenyataan 
hanya ditimpa hujan lebat saja sudah ambrol, dengan korban jiwa yg harus 
ditanggung sepenuhnya oleh pengembang dan kontraktor!



From: ajeg [email protected] [GELORA45] 
Sent: Tuesday, February 6, 2018 11:21 AM
  

Musibah infrastruktur lagi-lagi terjadi dan menimbulkan korban.


Siapa bertanggu ngjawab?


- 


Tembok di Jl Bandara Cengkareng Ambrol, Kereta Bandara Disetop

        Tembok di Jl Bandara Cengkareng Ambrol,...  







Korban Longsor, Jenazah Dyanti Dyah Ayu Dimakamkan 

di Serang

Reporter : Joniansyah (Kontributor) 
Editor : Elik Susanto

Selasa, 6 Februari 2018 09:41 WIB



Lokasi longsor di terowongan Bandara Soekarno-Hatta, Jalan Perimeter Selatan 
setelah proses evakuasi korban. 

TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

TEMPO.CO, Tangerang - Satu dari dua korban tertimbun longsor Underpass Jalan 
Parimeter Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, meninggal pagi tadi, 
Selasa, 6 Februari 2018. Dyanti Dyah Ayu Chayani Putri, 25 tahun, nama korban 
yang sempat diselamatkan tim gabungan pada Selasa dinihari, jenazahnya dibawa 
ke Serang untuk dimakamkan.



Dyanti tertimbun bersama Mutmainah yang mengendarai Honda Brio. Saat melintas 
di underpass, keduanya tertimpa dinding terowongan akibat longsor pada Senin, 5 
Februari 2018 pukul 17.45. Saat peristiwa terjadi, karyawan GMF Garuda ini 
bersama rekannya, Mutmainah, 25 tahun, melintas di Jalan Perimeter Selatan di 
kawasan bandara.



Baca: Cerita Penyelamatan 2 Korban Longsor di Underpass Bandara



Korban Dyanti lebih dulu diselamatkan oleh petugas sekitar pukul 03.00 WIB. 
Baru kemudian Mutmainah yang dievakuasi dari timbunan tanah sekitar pukul 07.00 
WIB tadi. Mutmainah dibawa ke RSUD Tangerang untuk mendapatkan perawatan dan 
berdasarkan laporan Antara, korban ini dipindahkan ke ke RS Mayapada.



Vice President Corporate Secretary PT GMF, M. Arif Faisal, membenarkan dua 
karyawannya menjadi korban longsor di underfpass bandara.  "Korban kondisinya 
melemah setelah sekitar 10 jam tertimbun longsor. Jenazah akan disemayamkan di 
rumah duka di Serang, Banten," kata Arif.



Proses penyelamatan korban longsor dipimpin Ketua Basarnas Muhammadm Syaugi.. 
Berbagai alat berat digunakan untuk menggali tanah yang menutupi jalan. Jumlah 
personel yang dikerahkan mencapai 120 orang. Selama proses penyelamatan, 
komunikasi antara korban dan petugas terus berjalan. Hingga akhirnya kedua 
korban berhasil dievakuasi dalam waktu berbeda.



Kirim email ke