Hari ini SERUNI bersama organisasi demnas dan Warga Kapuk Poglar galang 
kekuatan, melawan penindasan yg hari ini akan d gusur oleh Polda Metro Jaya. 
Jayalah kekuatan Massa dan lawan bentuk penindasan.





Menghadapi Ancaman Penggusuran POLDA, Warga Kapuk Poglar Berhenti Lakukan 
Aktivitas Harian
8 Februari, 2018Jakarta, MRB – Hari ini 8 Februari 2018 ratusan warga Rt. 07/04 
Kampung Kapuk Poglar, Jakarta Barat berhenti beraktivitas, tidak terkecuali 
dengan anak-anak banyak diantaranya tidak sekolah, mereka memilih bersama 
keluarga mempersiapkan diri untuk menghadapi rencana penggusuran paksa oleh 
pihak Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya. Tekad 
warga sudah bulat untuk mempertahankan setiap jengkal tanahnya dari ancaman 
penggusuran dan perampasan tanah mereka oleh aparat Kepolisian.Anak-anak 
berbaris layaknya demonstran, begitu juga dangan para perempuan berbaris rapi 
menutup jalan menuju lokasi untuk menghadang penggusuran. Terdapat juga 
panggung yang didirikan untuk tempat orasi-orasi warga serta penampilan 
budaya.Rencananya Polda Metro Jaya (POLDA) melakukan penggusuran terhadap warga 
Kapuk Poglar pada tanggal 8 Februari ini. Warga mengetahui rencana penggusuran 
dari Spanduk yang dipasang oleh POLDA Metro Jaya yang berisikan himbauan “Bagi 
warga yang masih tinggal dilokasi, harap segera mengosongkan area ini sebelum 
dilakukanya eksekusi pada tanggal 8 Februari 2018.Aksi warga di Kapuk Polgar 
dibuka jam 9.30 oleh Koordinator aksi Yusuf dari Serikat Pemuda Jakarta (SPJ) 
yang dibantu Yasin dan Andra. Pembukaan dilakukan dengan yel-yel untuk 
membangkitkan semangat warga dan peserta aksi.  Koordinator aksi juga 
menyampaikan apresiasi atas perjuangan warga melalui berbagai cara untuk 
mempertahankan tanah,  rumah dan penghidupannya dari ancaman penggusuran. Warga 
tergabung dalam Komite Tolak Penggusuran yang terdiri dari warga kapuk dan 
berbagai organisasi yang bersolidaritas dan berjuang bersama melawan 
penggusuran  seperti APMI, FMN, Seruni,  Pembaru. Selain itu solidaritas juga 
datang dari BEM Universitas Indonesia,  BEM Farmasi UI,  SEMAR UI,  dan Kota 
Bergerak UI.Tidak saja warga kapuk Poglar yang menolak penggusuran, berbagai 
organisasi rakyat telah menyatakan sikapnya untuk mendukung perjuangan warga 
Kapuk Poglar, setidaknya ada dua aliansi organisasi yang meberikan dukungan 
terhadap perjuangan warga untuk menolak penggusuran, yakni dari Front 
Perjuangan Rakyat (FPR) dan Aliansi Pemuda Mahasiswa Indonesia (APMI). hari ini 
mereka membaur dengan warga Poglar untuk menghadang penggusuran, bahkan 
perwakilan dari berbagai organisasi ini telah cukup lama dan tinggal bersama 
warga secara bergiliran untuk memperkuat persatuan warga dalam memperjuangankan 
hak atas tanah dan menetang penggusuran.Namun hingga pukul 16.00 wib, belum ada 
tanda-tanda kedatangan pihak POLDA Metro Jaya kelokasi, warga mengaku mendapat 
isu ada penundaan rencana penggusuran dan hari ini warga mendapat undangan dari 
komisi 3 DPR-RI. Perwakilan warga akan menghadiri uandangan tersebut dan 
sebagian besar akan tetap menunggu di lokasi dengan malakukan orasi-orasi dan 
panampilan kebudayaan di pangung yang sudah didirikan sejak malam sebelumnya. 
Kegiatan warga juga diisi dengan tarian One Bilion Rising (OBR) sebuah tarian 
universal sebagai kampanye untuk melawan kekerasan.Berdasarkan informasi yang 
di terima redaksi, delegasi warga yang datang ke DPR RI diterima pada pukul 
13.00 oleh komisi 3 tapi tidak ada perwakilan dari Polda Metro Jaya yang hadir. 
Hingga berita diturunkan belum ada eksekusi  tetapi warga tetap sadar bahwa 
penggusuran bisa dilakukan kapan saja jika tidak ada persatuan dan perjuangan  
warga untuk terus melawan kebijakan yang lalim.Warga Kapuk Poglar sudah 
mendiami tanah di daerah ini sejak tahun 1970. Secara swadaya warga membangun 
kawasan yang semula adalah rawa-rawa, selama ini warga juga selalu  melakukan 
pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB), mengurus KTP dan Kartu Keluarga (KK) 
serta terlibat aktif dalam setiap Pemilu atau Pemilukada. Warga menempati 
tempat tersebut atas izin pemilik tanah bernama Emah Sarijah dan Epen yang 
secara sah memiliki Girik. Namun sejak tahun 1995 lahan yang mereka diami 
diklaim oleh Polda Metro jaya dan rencananya akan di bangun asrama POLRI. Gagal 
tahun 1995 POLRI terus menebar ancaman dan berupaya melakukan penggusuran lagi 
pada tahun 1997, kemudian tahun 2002 dan terakhir 2016 hingga saat ini.Dalam 
pernyataan sebelumnya, Rahmat selaku ketua umum Aliansi Gerakan Reforma Agraria 
(AGRA)  menyatakan dukungan kepada warga kapuk Poglar untuk berjuang dan 
mengecam rencana penggusuran oleh POLDA serta menuntut kepada Kapolri agar 
memerintahkan kepada POLDA Metro Jaya agar membatalkan penggusuran paksa. AGRA 
menghawatirkan akan banyak terjadi palanggaran HAM jika penggusuran tetap 
dilakukan oleh Kepolisian, baik itu pelanggaran terhadap berbagai undang-undang 
karena kepolisian tidak memiliki kewenangan melakukan penggusuran, maupun 
pelanggaran-pelanggaran lain yang dapat terjadi, seperti intimidasi dan 
kekerasan, sebab warga Poglar sudah bersiap untuk menghadapi rencana 
penggusuran tersebut.Dalam pandanganya AGRA menyampaikan, situasi saat ini 
dibutuhkan peran pemerintah terkait untuk secara bersama-sama menangani konflik 
antara warga Kapuk Poglar dengan pihak Polda Metro Jaya, sudah saatnya komnas 
HAM, Komisi perlindungan anak maupun Komnas Perempuan untuk hadir dilokasi agar 
memastikan tidak ada terjadi pelanggaran HAM. Begitu juga dengan pihak-pihak 
terkait lainya seperti Badan Pertanahan Nasional (kementerian ATR/BPN) untuk 
ambil peran penuh dalam upaya penyelesaian konflik dan memastikan hak atas 
tanah untuk warga kapuk Poglar.










  • [GELORA45] kh djie dji...@gmail.com [GELORA45]
    • Re: Fw: [GELORA45] Chalik Hamid chalik.ha...@yahoo.co.id [GELORA45]
    • [GELORA45] kh djie dji...@gmail.com [GELORA45]
    • [GELORA45] Sunny ambon ilmeseng...@gmail.com [GELORA45]
    • [GELORA45] Chalik Hamid chalik.ha...@yahoo.co.id [GELORA45]
    • [GELORA45] Tatiana Lukman jetaimemuc...@yahoo.com [GELORA45]
    • [GELORA45] Tatiana Lukman jetaimemuc...@yahoo.com [GELORA45]
    • [GELORA45] kh djie dji...@gmail.com [GELORA45]
    • [GELORA45] Tatiana Lukman jetaimemuc...@yahoo.com [GELORA45]
    • [GELORA45] Tatiana Lukman jetaimemuc...@yahoo.com [GELORA45]
    • [GELORA45] kh djie dji...@gmail.com [GELORA45]
    • [GELORA45] Tatiana Lukman jetaimemuc...@yahoo.com [GELORA45]
    • [GELORA45] kh djie dji...@gmail.com [GELORA45]
    • [GELORA45] Tatiana Lukman jetaimemuc...@yahoo.com [GELORA45]
    • [GELORA45] Tatiana Lukman jetaimemuc...@yahoo.com [GELORA45]
    • [GELORA45] Chalik Hamid chalik.ha...@yahoo.co.id [GELORA45]
    • [GELORA45] Tatiana Lukman jetaimemuc...@yahoo.com [GELORA45]

Kirim email ke