Nah kalau begitu, selain kaum neo-liberal tidak ada alternatif lain?
Di Jakarta yang lalu itu kan karena Ahok mempermainkan pendukungnya.
Prinsip yang saya yakini, kalau rakyat sudah yakin dan bangkit,
aturan tipu-muslihat kekuasaan apapun yang ada sebelumnya yah tumbang
juga.




Am 25 Mar 2018 17:39:10 +0000
schrieb "[email protected] [GELORA45]" <[email protected]>:

>  dgn adanya presidential threshold 20% itu kemungkinan RR dicalonkan
> kok kecil sekali mendekati nol, wkt mau maju pilkada jkt saja tdk ada
> yg mencalonkan beliau. 
> 
> ---In [email protected], <lusi_d@...> wrote :
> 
>  Kalau saja Rizal Ramli betul-betul mencalonkan diri sbg capres, baru
>  namanya ada pilihan di antara calon-calon presiden itu. Mengapa?
> Karena dia punya konsep kenegaraan yang jelas dan ada kemauan
> subyektif dan berkepribadian untuk memperhatikan kepentingan rakyat
> pada umumnya dan berani menolak konsep neo-liberalisme. Jadi akan
> berbeda dng calon lainnya. 
>  
>  Kalau pilihan misalnya antara Jokowi dan SBY itu sih sami-mawon.
> Jokowi sendiri juga sudah bilang antara dia dan SBY bedanya dikit
> aja. Yang satu mekingking dan lainnya licin berlemak. Sedangkan
> persamaannya konsep politik mereka itu sama-sama menjadi pelaksana
> ide-ide neo-liberalisme. Artinya sama-sama menuruti konsep
> kapital-finans global. Jadi milih elemen yang sama. Untuk apa?
>  
>  Lusi.-
>  
>  
>  
>  
>  Am Thu, 22 Mar 2018
>  11:16:14 +0800 schrieb "'Chan CT' SADAR@... mailto:SADAR@...
> [GELORA45]" <[email protected]
> mailto:[email protected]>: 
>  > Enggan Mengemis Cawapres, Rizal Ramli Siap Lawan Jokowi
>  > Ihsan Dalimunthe, CNN Indonesia | Kamis, 22/03/2018 07:55 WIB
>  > 
>  > Rizal Ramli tak takut beradu ide dan pengalaman dengan Jokowi jika
>  > pilpres berlangsung dua putaran. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma).
>  > 
>  > 
>  > 
>  > Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Menteri Koordinator bidang
>  > Kemaritiman Rizal Ramli mengkritisi politikus yang terlihat seperti
>  > menjadi pengemis karena hanya mengincar posisi calon wakil presiden
>  > (cawapres) untuk Pilpres 2019.. Karena itu, ia tak ingin mengikuti
>  > jejak mereka dan bakal membuat kejutan di pilpres tahun depan
>  > tersebut.
>  > 
>  > Rizal yakin dirinya akan didukung dan dipilih sebagai calon
>  > presiden (capres) dari poros baru yang lebih suka dia sebut
>  > sebagai poros rakyat.
>  > 
>  > "Kita jangan belajar jadi pengemis. Saya dan tim bekerja sederhana.
>  > Saya siap buat kejutan di Pilpres nanti sebagai capres dari poros
>  > rakyat," kata Rizal saat bertandang ke kantor redaksi
>  > CNNIndonesia.com, Jakarta, Senin (18/3) lalu.
>  > 
>  > 
>  > Ia mengaku sudah melakukan komunikasi politik dengan Ketua Umum
>  > Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat
>  > Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Rizal menekankan sudah mengutarakan
>  > keinginannya untuk maju sebagai capres dengan berbagai tawaran dan
>  > pengalaman untuk membuat SBY dan Prabowo mendukung langkahnya.
>  > 
>  > "Rizal Ramli duduk di sini bukan hari ini cita-cita jadi capres.
>  > Tapi 40 tahun sudah punya pengalaman dan hubungan baik dengan
>  > tokoh-tokoh bangsa. Jadi kalau Tuhan mengizinkan tidak usah tanya
>  > perahunya apa, tapi kun fayakun, bisa jadi tiga poros," kata Rizal.
>  > 
>  > 
>  > 
>  > Lihat juga: Rizal Ramli: Sebaiknya, Jokowi Berhentikan Menteri
>  > Enggar 
>  > 
>  > 
>  > 
>  > Setelah bertemu dengan Prabowo dan SBY, Rizal juga dalam waktu
>  > dekat juga akan bertemu dengan Jokowi. Mantan Kepala Bulog itu
>  > kembali menegaskan pertemuannya dengan Jokowi nanti bukan untuk
>  > mengemis sebagai cawapres, melainkan mengenalkan diri sebagai
>  > capres.
>  > 
>  > Hal itu karena Rizal menilai, demokrasi akan lebih menarik jika
>  > disuguhkan tiga poros selain kubu Jokowi dam Prabowo yang sudah
>  > terbaca peta politiknya nanti. Rizal yakin jika tiga poros
>  > terbentuk maka pilpres akan berlangsung dua putaran.
>  > 
>  > Berbekal elektabilitas yang diyakini Rizal akan terus meningkat
>  > setelah keliling Indonesia, dia yakin bakal mampu bertarung di
>  > Pilpres 2019 meski berlangsung dua putaran. Dia pun berani jika
>  > dihadapkan secara head to head dengan Jokowi di putaran kedua.
>  > 
>  > "Kalau sudah dengan Jokowi kita tinggal adu pengalaman dan ide.
>  > Saya yakin poros Prabowo akan mendukung kita di putaran kedua
>  > nanti. Tunggu kejutannya," tegas Rizal.
>  > 
>  > 
>  > 
>  > Rizal Ramli percaya akan bisa membentuk poros lain di Pilpres
>  > 2019. 
>  > 
>  > (CNN Indonesia/Bisma Septalisma).
>  > 
>  > 
>  > 
>  > Pengalaman di pemerintahan Gus Dur
>  > 
>  > Rizal mengungkapkan masyarakat di Indonesia akan kembali diingatkan
>  > pengalaman suksesnya selama pemerintahan Gus Dur. Ia mengaku telah
>  > melakukan sejumlah terobosan penting baik di bidang ekonomi dan
>  > politik.
>  > 
>  > Selama 21 bulan menjadi Menteri Koordinator bidang Perekonomian di
>  > pemerintahan Gus Dur, ia mengklaim mampu meningkatkan perekomian
>  > Indonesia dari negatif tiga persen hingga ke positif 4,9 persen.
>  > Selama itu pula, Rizal mengklaim, juga berhasil mengurangi utang
>  > negara di pemerintahan Gus Dur, mencapai indeks gini ratio terendah
>  > (0,31) sepanjang sejarah Indonesia dan menaikkan angka ekspor serta
>  > menjaga kestabilan harga pangan tanpa lakukan impor.
>  > 
>  > "Sayangnya sekarang banyak program Jokowi yang bagus cuma dia
>  > diintervensi oleh kekuatan luar yang membuat ekonomi Indonesia
>  > tidak berhasil. Kalau kita presiden pertumbuhan ekonomi bisa
>  > sampai 7 persen dalam dua tahun. 21 bulan zaman Gusdur saja bisa
>  > kok dua tahun nggak bisa," tutur Rizal.
>  > 
>  > 
>  > 
>  > Lihat juga: Rizal Ramli Mengklaim Dirinya Siap Maju Pilpres 2019
>  > 
>  > 
>  > 
>  > 
>  > Selain soal pengalaman, berkat warisan jaringan Gus Dur, Rizal
>  > mengaku mendapat banyak dukungan dari kalangan Islam, khususnya
>  > warga Nadhlatul Ulama (NU) atau Nahdiyin dan juga masyarakat
>  > minoritas lainnya. Hal itu terlihat saat Rizal berkunjung ke
>  > pesantren-pesantren dan juga sejumlah kalangan di beberapa daerah.
>  > 
>  > Karena itu dirinya percaya diri menyambut Pilpres 2019 dan maju
>  > sebagai capres.
>  > 
>  > "Rakyat bakal tahu kalau Rizal siap memimpin Indonesia tahun
>  > 2019-2024," ucap Rizal. (osc)   
> 

Kirim email ke