Tenaga kerja illegal , ya harus ditangkap, dipenjara. Prusahaan yang memperkerjakannya, harus didenda berat. Kalau berulang, didenda beberapa kali lipat. Instantie yang dapat melakukan : - departemen tenaga kerja. - jawatan pajak, karena pekwerja asing harus bayar ijin kerja. - polisi., sendiri2, atau bersama. Yang saya herankan kok protest terhadap adanya TKA bukan datang dari onderannemer2. Kan mereka yang paling dirugikan, kalau TKA yang mengerjakan. Apa sebabnya ? Apakah mereka tidak sanggup mengerjakan, tidak punya cukup tenaga trampil ? Apakah karena proyek2 itu di luar Jawa, maka mereka kesulitan merekrut, membawa tenaga kerja dari Jawa yang telah berpengalaman mengerjakan ? Apakah tenaga kerja dari pulau Jawa enggan bekerja terus menerus ber-bulan2 di luar pulau, meninggalkan keluarga ? Kalau gaji pegawai Indonesia lebih murah dan cukup terampil, mestinya perusahaan mana saja yang berdasarkan perhitungan ekonomis, akan pakai tenaga yang murah dan efficient dari Indonesia? Saya tahu perusahaan real estate Indonesia bangun real estate di Pudong Shanghai. Dia pakai onderannemer dari Scotland yang berbahasa Inggris. Tenaga2 kerja berpengalaman sudah ada di Shanghai, tetapi terjadi kesultian komunikasi karena perbedaan bahasa. Real estate ini menyewa mandor yang berpengalaman dari Malaysia, yang bisa berbahasa Inggris dengan onderannemer dari Scotlandia, yang memberi instruksi, dan berbahasa Mandarin dengan tukang2 dari Shanghai yang harus mengerjakan sesuai dengan gambar. Kalau hanya pakai penterjemah yang tidak mengerti teknik, akan terjadi kesulitan lain.
2018-04-20 19:16 GMT+02:00 Tatiana Lukman <[email protected]>: > Ya memang, harusnya begitu!! Tangkap, penjarakan dan denda!!! Tapi harus > diingat pemerintah Indonesia bukan pemerintah Belanda!! Pemerintah > Indonesia betu-betul mengorbankan kepentingan nasional dan rakyatnya > sendiri. Lha, bung baca sendiri pernyataan Menterinya yang anda postingkan > itu ,sangat tidak sesuai dengan kenyataan: membandingkan TKA Tiongkok > dengan TKI di Tiongkok!! Sebuah perbandingan yang sama sekali palsu dan > tetap didasarkan pada pemihakan kepada MODAL ASING!! > > > On Friday, April 20, 2018 7:06 PM, "kh djie [email protected] [GELORA45]" < > [email protected]> wrote: > > > > Tenaga kerja illegal, tangkap saja dan penjarakan.. > Perusahaan yang berani pakai tenaga illegal jatuhi denda yang berat. > Kalau masih berulang, denda lebih berat lagi. > > On 20 April 2018 at 18:51, Tatiana Lukman <[email protected]> wrote: > > Nah, postingan ini merupakan usaha untuk membenarkan pembanjiran buruh > Tiongkok ke Indonesia, bahkan yang ilegal. Masalah yang seharusnya > diklarifikasi dan dijelaskan adalah pekerjaan apa yang dikerjakan oleh TKI > di Tiongkok?? Bagaimana kondisi kerja, kondisi kehidupan dan upah para TKI > ini??? Karena harus diingat perbedaan tingkat hidup antara Indonesia dan > Tiongkok. Ada yang bisa memberi informasi ini? > > > On Friday, April 20, 2018 4:11 AM, "kh djie [email protected] [GELORA45]" < > [email protected]> wrote: > > > > https://economy.okezone.com/ read/2016/12/21/320/1572422/ > tki-di-china-lebih-besar- dibandingkan-jumlah-pekerja- china-di-ri > <https://economy.okezone.com/read/2016/12/21/320/1572422/tki-di-china-lebih-besar-dibandingkan-jumlah-pekerja-china-di-ri> > TKI di China Lebih Besar Dibandingkan Jumlah Pekerja China di RI > Dedy Afrianto, Jurnalis *ยท* *Rabu 21 Desember 2016 17:23 WIB* > [image: https: img.okeinfo.net content 2016 12 21 320 1572422 > tki-di-china-lebih-besar-dibandingkan-jumlah-pekerja-china-di-ri-tYJVuiEj51.jpg]Menteri > Tenaga Kerja Hanif Dhakiri (Foto: Okezone) > JAKARTA - Tenaga kerja asing (TKA) asal China hingga saat ini telah > mencapai 21 ribu tenaga kerja yang bekerja pada berbagai sektor. Besarnya > jumlah tenaga kerja ini pun menjadi salah satu sorotan masyarakat di > Indonesia. > Hanya saja, jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) di Indonesia ternyata jauh > lebih besar dibandingkan jumlah TKA China di Indonesia. Untuk daratan China > saja, terdapat sekira 81 ribu TKI asal Indonesia. Angka ini belum termasuk > jumlah TKI pada daerah yurisdiksi China lainnya. > BERITA TERKAIT+ > <https://economy.okezone.com/topic/32984/tenaga-kerja-china-ilegal> > > - Catat! Kadin China Keluhkan Pekerjanya Selalu Dituding Tenaga Kerja > Ilegal > > <https://economy.okezone.com/read/2017/07/17/320/1738123/catat-kadin-china-keluhkan-pekerjanya-selalu-dituding-tenaga-kerja-ilegal> > - Investasi China Makin Besar, Risikonya Tenaga Kerja Ilegal Bertambah > > <https://economy.okezone.com/read/2017/05/23/320/1697837/investasi-china-makin-besar-risikonya-tenaga-kerja-ilegal-bertambah> > - Menaker: Tenaga Kerja Asing Asal China Tak Perlu Dikhawatirkan > > <https://economy.okezone.com/read/2017/01/23/320/1599053/menaker-tenaga-kerja-asing-asal-china-tak-perlu-dikhawatirkan> > > "Pada saat saya menyatakan jumlah TKA dari china dibanding TKI di China > lebih besar TKI di China, orang marah.. Padahal itu faktanya. Misal TKI di > China 81 ribu, sementara TKI di Hongkong 153 ribu, di Macau 16 ribu, Taiwan > saja 200 ribu," tutur Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri di > Menara Kadin, Jakarta, Rabu (21/12/2016). > Menaker pun meminta agar isu ini tidak dibesar-besarkan. Pasalnya, hal ini > mampu memberikan sentimen negatif bagi tenaga kerja Indonesia. Masyarakat > pun diminta untuk tetap tenang karena pemerintah akan terus mengawal isu > TKA ilegal pada berbagai daerah di Indonesia. > "Jadi ini harus dipahami secara rasional. Jangan sampai isu TKA ini > dibawa-bawa ke mana-mana sehingga membangun sentimen-sentimen yang tidak > sehat bagi demokrasi kita maupun untuk persatuan bangsa," pungkasnya. > > > > > > > >
