---In [email protected], <jetaimemucho1@...> wrote :

 Ya emang SAMA!!! Waktu pemilu 2014, orang yang tidak mau pilih Jokowi langsung 
dituduh pro-Prabowo. Pendukung Jokowi pakai alasan, Prabowo, militer pelanggar 
HAM.... Padahal Jokowi dibelakangnya juga ada militer ( Wiranto yang juga 
pelanggar HAM, Hendropriyono, Jenderal Intel), dan sampai sekarang terus 
didukung militer...siapa itu Luhut??? Setiap ada konflik dengan rakyat, selalu 
ada intervensi tentara..dan itu direstui Jokowi...  Begitu terang benderangnya 
kebijakan Jokowi yang anti-rakyat, sampai-sampai sulit juga bagi pendukung 
butanya untuk sesumbar .... Sudah lama tidak ada lagi semboyan  ...Maju Terus 
Jokowi!!!!!! Saya tanya dari dulu, maju kemana????  Ke jurang??? Maju untuk 
menenggelamkan rakyat lebih lanjut dalam kesengsaraan??? Kalau masih belum 
percaya bahwa Jokowi antek imperialis dan kaum pemodal asing, baca dan pelajari 
semua kebijakan Jokowi yang sudah berjilid 16!! Itu saran ketua GSBI!!!!
 


 On Tuesday, May 1, 2018 9:11 PM, "Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45]" 
<[email protected]> wrote:

 

   
 Memang sama!
 ---
 Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh 
https://www.jpnn.com/news/jokowi-dan-prabowo-sama-tak-akan-sejahterakan-buruh 

 Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh Presiden Joko Widodo dan 
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dinilai tak ada bedanya. Mereka sama-sama 
tidak pu... 
https://www.jpnn.com/news/jokowi-dan-prabowo-sama-tak-akan-sejahterakan-buruh
 

 

 Selasa, 01 Mei 2018 – 15:09 WIB


 
 jpnn.com, JAKARTA http://www.jpnn.com/tag/jakarta - Presiden Joko Widodo dan 
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dinilai tak ada bedanya. Mereka sama-sama 
tidak punya kemauan menyelesaikan persoalan buruh di Indonesia.
 Dua tokoh itu disebut tetap akan menjual buruh kepada kaum pemodal.
 "Jokowi dan Prabowo sama saja. Kami mendeklarasikan tidak mendukung keduanya," 
kata orator dari Serikat Kebudayaan Masyarakat Indonesia (Sebumi) di atas mobil 
komando di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (1/5).
 Menurut orator, yang berhak dipilih kaum buruh pada Pilpres 2019 mendatang 
adalah berlatar belakang buruh.
 Sebab, menurut dia, hanya sosok tersebut yang ideal karena mengerti 
permasalahan buruh.
 "Kita adalah kita. Kita akan membangun gerakan buruh yang tidak diiming-imingi 
janji dari partai politik," teriak orator itu.
 Di samping itu, Sebumi juga mengecam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia 
(KSPI) yang mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo di Istora Senayan, Jakarta.
 Menurut orator, KSPI telah menggadaikan eksistensi mereka kepada partai 
politik.
"Kami tidak menyangka mereka menjual buruh-buruh mereka kepada para borjuis," 
pungkas dia. (tan/jpnn)

 

 

 


 
 

 
 



 
 
 



Kirim email ke