Ooouuupsss, ... rupanya nenek dalam tempurung ini menjadi KETUA GERAKAN RAKYAT Indonesia, ya! Dibelakang layar? Pemikiiran sampean yang saya kritik, kok bisa jadi saya mencemooh gerakan rakyat dan memberi “nasehat” kepada mereka yang berjuang dilapangan??? Ada-ada saja ulah nenek yang satu ini, ...
Jelaslah sikap berlanjut dari KESALAHAN FATAL yang terjadi dimasa RBKP, dengan ekstrimnya memperlakukan perbedaan pendapat yang terjadi sebagai perjuangan 2 garis, perjuangan antara jalan sosialisme dan restorasi kapitalisme, adalah perjuangan klas yang terjadi dan dengan mudah bahkan serampangan menuduh orang penghianat, mata-mata dalam selimut, ... dan sama sekali TANPA DASAR pembuktian yang akurat! Begitu juga pengalaman PKI awal tahun 50-an, dengan serampangan menuduh Tan Ling Djieisme, jalan parlemeentar. Padahal pemikiran Tan Ling Djie seperti yang dituduhkan itu, bahkan sebaliknya, yang terjadi kenyataan justru parlementerisme, jalan damai yang dituduhkan “Tan Ling Djieisme” itulah yang dijalankan dgn konsekwen oleh Aidit-Lukman-Njoto! Pengalaman dan pelajaran PAHIT yg telah DIBAYAR mahal dengan jutaan korban jiwa itu, ternyata TIDAK juga dipelajari baik-baik dan masih saja dilanjutkan oleh nenek yang satu ini! Main menghujat orang tidak sependapat dengan dirinya sendiri, ... merasa diri paling benar dan revolusioner, ... Tapi, tidak berani melihat dan memperkirakan seberapa kekuatan rakyat dan apa yang bisa dicapai dalam tingkat perjuangan sekarang ini. Tidak berani melihat perjalanan panjang harus ditempuh dan setiap perjuangan hanya bisa dicapai selangkah demi selangkah, TIDAK MUNGKIN dengan lompat melompat seekehendak subjektifnya sendiri saja! Kecuali seperti sicebol merindukan bulan, ... *From:* Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] *Sent:* Wednesday, May 2, 2018 8:10 PM *To:* [email protected] ; Gelora Tan *Cc:* Yahoogroups *Subject:* Re: [GELORA45] Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh apakah patut orang yang kerjanya hanya ongkang-ongkang, dan mencemooh gerakan rakyat menghakimi dan memberi "nasihat" kepada mereka yang justru dilapangan bergelut untuk mengembangkan organisasi??? Sudah berapa kali kamu membelejeti diri sendiri dengan ejekan dan cemoohmu terhadap ormas dan gerakan rakyat. Jangan sok tahu lah kamu!! Begitu kamu buka mulut sudah langsung kelihatan sifatmu yang remo, pro kapitalis dan pro imperialis !! Tahu kamu, beberapa hari yang lalu, aku ngobrol dengan orang yang juga kenal sejarahmu... Uhhhh, dia bilang dia lebih menghargai HongLi yang dengan terang-terangan meninggalkan keyakinannya dan dengan terang-terangan berada di "kanan"...tidak lagi mengganggap dirinya "kiri" apa lagi kom!! Tapi kamu, j ustru sangat memuakkan...Mengaku tetap "kiri" padahal sudah bertahun-tahun berada di barisan kanan, pro kapitalis dan pro-imperialis!!!! On Wednesday, May 2, 2018 1:57 PM, "Gelora Tan [email protected] [GELORA45]" <[email protected]> wrote: Tentu perjuangan RAKYAT dimanapun bisa mencapai kemenangan TIDAK ADA yang dicapai dengan ongkang-ongkang, ....! Kemenangan rakyat Tiongkok, Sovyet dan Vietnam itu justru mereka secara PANDAI-PANDAI dan TEPAT menentukan musuh pokok yang harus digempur lebih dahulu, dengan lincahnya menyatukan semua KEKUATAN yang masih bisa disatukan! Dengan demikian BETUL-BETUL bisa memusatkan TINJU untuk mengalahkan musuhnya satu demi satu, ... TIDAK semua MUSUH disamakan begitu saja dan digempur serampangan, ... *From:* Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] *Sent:* Wednesday, May 2, 2018 5:12 PM *To:* Gelora Tan ; GELORA45 Grup *Cc:* Yahoogroups *Subject:* Re: [GELORA45] Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh Ha...ha...inilah suara revisionis pendukung kapitalisme dan imperialisme!!! Dikiranya perjuangan buruh itu cespleng!!!!Dia ongkang-ongkang kaki dan sudah pikun sampai tidak ingat lagi bagaimana rakyat Tiongkok, rakyat Soviet, rakyat Vietnam mencapai kebebasannya!!! Karena melihat musuh rakyat "kuat" punya uang dan senjata, lantas maunya rakyat nrimo saja dan berkolaborasi dengan para penguasa... On Wednesday, May 2, 2018 6:26 AM, Gelora Tan <[email protected]> wrote: Kalau sampai sekarang TIDAK JUGA berhasil membeda-bedakan diantara tokoh2 yang hampir-hampir sama, tidak juga bisa membedakan kekuatan Jokowi dan Prabowo, ... itulah SEBAB UTAMA kaum BURUH dan RAKYAT sampai sekarang *TIDAK JUGA BERHASIL* menangkan perjuangannya! Artinya, sampai sekarang kekuatan RAKYAT di Indonesia belum juga berhasil dengan tepat memilah-milah mana yang dijadikan sasaran pokok dan harus digempur dahulu! Kalau semua hanya karena mirip-mirip, dan dianggap hampir-hampir sama saja lalu hendak degempur serempak, yaaa, diamana kekuatan anda untuk lakukan itu??? Salam, ChanCT *From:* Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] *Sent:* Wednesday, May 2, 2018 3:53 AM *To:* [email protected] ; Jonathan Goeij *Cc:* Yahoogroups *Subject:* Re: [GELORA45] Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh Ya emang SAMA!!! Waktu pemilu 2014, orang yang tidak mau pilih Jokowi langsung dituduh pro-Prabowo. Pendukung Jokowi pakai alasan, Prabowo, militer pelanggar HAM..... Padahal Jokowi dibelakangnya juga ada militer ( Wiranto yang juga pelanggar HAM, Hendropriyono, Jenderal Intel), dan sampai sekarang terus didukung militer...siapa itu Luhut??? Setiap ada konflik dengan rakyat, selalu ada intervensi tentara..dan itu direstui Jokowi... Begitu terang benderangnya kebijakan Jokowi yang anti-rakyat, sampai-sampai sulit juga bagi pendukung butanya untuk sesumbar .... Sudah lama tidak ada lagi semboyan ...Maju Terus Jokowi!!!!!! Saya tanya dari dulu, maju kemana???? Ke jurang??? Maju untuk menenggelamkan rakyat lebih lanjut dalam kesengsaraan??? Kalau masih belum percaya bahwa Jokowi antek imperialis dan kaum pemodal asing, baca dan pelajari semua kebijakan Jokowi yang sudah berjilid 16!! Itu saran ketua GSBI!!!! On Tuesday, May 1, 2018 9:11 PM, "Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45]" <[email protected]> wrote: Memang sama! --- Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh <https://www.jpnn.com/news/jokowi-dan-prabowo-sama-tak-akan-sejahterakan-buruh> <https://www.jpnn.com/news/jokowi-dan-prabowo-sama-tak-akan-sejahterakan-buruh>
