Ratusan billiuner di Tiongkok sebenarnya tidak masalah, yang jadi masalah besar adalah ratusan billioner itu ada di NPC (National People Congress) yang merupakan lembaga tertinggi negara dan juga pembuat kebijakan/UU. Dus disini artinya para billiuner itu yang merupakan pelaku bisnis juga pembuat kebijakan/UU bagi dirinya sendiri, ha ha ha, bisa dibayangkan kebijakan/UU yang dibuat tentunya yang menguntungkan bisnisnya sendiri.
kutipan:Tanya kepada Jonathan yang pernah mempostingkan 134 (kalau nggak salah ingat) bilyuner menguasai Tiongkok!!! ---In [email protected], <jetaimemucho1@...> wrote : Orang revisionis jelas akan terus menghujat RBKP karena justru revisionisme lah yang menjadi sasaran RBKP...Seperti kata orang yang juga kenal Chan di Tiongkok, Hongli lebih dia hargai karena dengan terus terang meninggalkan/mengkhianati barisan kiri untuk nyebrang dan berpihak ke KANAN dan KAPITALISME... Tapi orang-orang revisionis tidak akan dengan terang-terangan mengaku dirinya sudah mengkhianati usaha Sosialisme... Bukti yang lebih dekat adalah Deng xiaoping...Mana pernah Deng mengaku dirinya revisionis!!! Dia bahkan beberapa kali bikin otokritik PALSU... Sedangkan Liu shaoqi, siapa yang pernah tinggal di Tkk ingat siapa itu Liu.... Khrushchov Tiongkok yang tidur di samping kita!!!! Tiongkok kapitalis pun masih ditutupi dengan tabir sosialisme... Nama Partai Komunis Tiongkok pun masih tetap dipasang, padahal isi perutnya sudah 180 derajat berubah!!!!Tanya kepada Jonathan yang pernah mempostingkan 134 (kalau nggak salah ingat) bilyuner menguasai Tiongkok!!! Tapi kenyataan ini tidak penting dan tidak digubris oleh Chan remo... Tetap saja dia ngotot PKT marxis-leninis dan mendukung Mao!!! Hanya orang yang sudah kena Alzheimer percaya itu!Si Chan remo tidak punya argumentasi yang masuk akal untuk melawan semua argumentasi yang pernah diajukan di milis oleh banyak orang, bukan saya saja. Cara satu-satunya UNTUK MENGALIHAKAN PERHATIAN ialah Chan SELALU mengungkit soal Tan Ling Jie... Sungguh lucu!!! Itulah kalau sudah kepepet!!!apa hubungan urusan Tan Ling Jie dengan perdebatan ini??? dia hanya menggunakan kasus Tan Ling Jie untuk menyerang PKI!! Tapi jelas dia akan menolak kalau saya bilang dia sudah anti-PKI. Padahal ada komentarnya yang jelas-jelas membelejeti dirinya sebagai orang yang anti PKI, karena dia membela Letjen Agus Wijoyo yang menuntut agar PKI juga bertanggung jawab atas pembunuhan 6 jenderal!!!!Dia anggap sang letjen itu sudah begitu BESAR JASANYA dengan mengorganisasi seminar ttg 65!! Padahal hakekat pikiran sang letjen sama saja dengan para pimpinan ABRI/TNI: anti-komunis!!! si Chan maunya kita BERTERIMA KASIH KEPADA SANG LETNAN JENDERAL ITU!!! Saking sudah begitu dalamnya dia dalam lumpur revisionis, sampai tidak sadar lagi bahwa dia sudah sama anti-komunisnya dengan sang letnan jenderal itu!!!Sekarang menuduh saya ketua gerakan rakyat!!! Busyeeet!!! Hebat sekali saya ini ya????Ha...ha...ha udah picek matanya dan pikun!! Sudah tidak bisa berpikir logis lagi!!! On Friday, May 4, 2018 6:32 AM, "Gelora Tan geloratan45@... [GELORA45]" <[email protected]> wrote: Ooouuupsss, ... rupanya nenek dalam tempurung ini menjadi KETUA GERAKAN RAKYAT Indonesia, ya! Dibelakang layar? Pemikiiran sampean yang saya kritik, kok bisa jadi saya mencemooh gerakan rakyat dan memberi “nasehat” kepada mereka yang berjuang dilapangan??? Ada-ada saja ulah nenek yang satu ini, .... Jelaslah sikap berlanjut dari KESALAHAN FATAL yang terjadi dimasa RBKP, dengan ekstrimnya memperlakukan perbedaan pendapat yang terjadi sebagai perjuangan 2 garis, perjuangan antara jalan sosialisme dan restorasi kapitalisme, adalah perjuangan klas yang terjadi dan dengan mudah bahkan serampangan menuduh orang penghianat, mata-mata dalam selimut, ... dan sama sekali TANPA DASAR pembuktian yang akurat! Begitu juga pengalaman PKI awal tahun 50-an, dengan serampangan menuduh Tan Ling Djieisme, jalan parlemeentar. Padahal pemikiran Tan Ling Djie seperti yang dituduhkan itu, bahkan sebaliknya, yang terjadi kenyataan justru parlementerisme, jalan damai yang dituduhkan “Tan Ling Djieisme” itulah yang dijalankan dgn konsekwen oleh Aidit-Lukman-Njoto! Pengalaman dan pelajaran PAHIT yg telah DIBAYAR mahal dengan jutaan korban jiwa itu, ternyata TIDAK juga dipelajari baik-baik dan masih saja dilanjutkan oleh nenek yang satu ini! Main menghujat orang tidak sependapat dengan dirinya sendiri, ... merasa diri paling benar dan revolusioner, ... Tapi, tidak berani melihat dan memperkirakan seberapa kekuatan rakyat dan apa yang bisa dicapai dalam tingkat perjuangan sekarang ini. Tidak berani melihat perjalanan panjang harus ditempuh dan setiap perjuangan hanya bisa dicapai selangkah demi selangkah, TIDAK MUNGKIN dengan lompat melompat seekehendak subjektifnya sendiri saja! Kecuali seperti sicebol merindukan bulan, ... From: Tatiana Lukman jetaimemucho1@... [GELORA45]Sent: Wednesday, May 2, 2018 8:10 PMTo: [email protected] ; Gelora TanCc: YahoogroupsSubject: Re: [GELORA45] Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh apakah patut orang yang kerjanya hanya ongkang-ongkang, dan mencemooh gerakan rakyat menghakimi dan memberi "nasihat" kepada mereka yang justru dilapangan bergelut untuk mengembangkan organisasi??? Sudah berapa kali kamu membelejeti diri sendiri dengan ejekan dan cemoohmu terhadap ormas dan gerakan rakyat. Jangan sok tahu lah kamu!! Begitu kamu buka mulut sudah langsung kelihatan sifatmu yang remo, pro kapitalis dan pro imperialis !! Tahu kamu, beberapa hari yang lalu, aku ngobrol dengan orang yang juga kenal sejarahmu... Uhhhh, dia bilang dia lebih menghargai HongLi yang dengan terang-terangan meninggalkan keyakinannya dan dengan terang-terangan berada di "kanan"...tidak lagi mengganggap dirinya "kiri" apa lagi kom!! Tapi kamu, j ustru sangat memuakkan...Mengaku tetap "kiri" padahal sudah bertahun-tahun berada di barisan kanan, pro kapitalis dan pro-imperialis!!!! On Wednesday, May 2, 2018 1:57 PM, "Gelora Tan geloratan45@... [GELORA45]" <[email protected]> wrote: Tentu perjuangan RAKYAT dimanapun bisa mencapai kemenangan TIDAK ADA yang dicapai dengan ongkang-ongkang, ....! Kemenangan rakyat Tiongkok, Sovyet dan Vietnam itu justru mereka secara PANDAI-PANDAI dan TEPAT menentukan musuh pokok yang harus digempur lebih dahulu, dengan lincahnya menyatukan semua KEKUATAN yang masih bisa disatukan! Dengan demikian BETUL-BETUL bisa memusatkan TINJU untuk mengalahkan musuhnya satu demi satu, ... TIDAK semua MUSUH disamakan begitu saja dan digempur serampangan, ... From: Tatiana Lukman jetaimemucho1@... [GELORA45]Sent: Wednesday, May 2, 2018 5:12 PMTo: Gelora Tan ; GELORA45 GrupCc: YahoogroupsSubject: Re: [GELORA45] Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh Ha...ha...inilah suara revisionis pendukung kapitalisme dan imperialisme!!! Dikiranya perjuangan buruh itu cespleng!!!!Dia ongkang-ongkang kaki dan sudah pikun sampai tidak ingat lagi bagaimana rakyat Tiongkok, rakyat Soviet, rakyat Vietnam mencapai kebebasannya!!! Karena melihat musuh rakyat "kuat" punya uang dan senjata, lantas maunya rakyat nrimo saja dan berkolaborasi dengan para penguasa... On Wednesday, May 2, 2018 6:26 AM, Gelora Tan <geloratan45@...> wrote: Kalau sampai sekarang TIDAK JUGA berhasil membeda-bedakan diantara tokoh2 yang hampir-hampir sama, tidak juga bisa membedakan kekuatan Jokowi dan Prabowo, ... itulah SEBAB UTAMA kaum BURUH dan RAKYAT sampai sekarang TIDAK JUGA BERHASIL menangkan perjuangannya! Artinya, sampai sekarang kekuatan RAKYAT di Indonesia belum juga berhasil dengan tepat memilah-milah mana yang dijadikan sasaran pokok dan harus digempur dahulu! Kalau semua hanya karena mirip-mirip, dan dianggap hampir-hampir sama saja lalu hendak degempur serempak, yaaa, diamana kekuatan anda untuk lakukan itu??? Salam,ChanCT From: Tatiana Lukman jetaimemucho1@... [GELORA45]Sent: Wednesday, May 2, 2018 3:53 AMTo: [email protected] ; Jonathan GoeijCc: YahoogroupsSubject: Re: [GELORA45] Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh Ya emang SAMA!!! Waktu pemilu 2014, orang yang tidak mau pilih Jokowi langsung dituduh pro-Prabowo. Pendukung Jokowi pakai alasan, Prabowo, militer pelanggar HAM..... Padahal Jokowi dibelakangnya juga ada militer ( Wiranto yang juga pelanggar HAM, Hendropriyono, Jenderal Intel), dan sampai sekarang terus didukung militer...siapa itu Luhut??? Setiap ada konflik dengan rakyat, selalu ada intervensi tentara..dan itu direstui Jokowi... Begitu terang benderangnya kebijakan Jokowi yang anti-rakyat, sampai-sampai sulit juga bagi pendukung butanya untuk sesumbar .... Sudah lama tidak ada lagi semboyan ...Maju Terus Jokowi!!!!!! Saya tanya dari dulu, maju kemana???? Ke jurang??? Maju untuk menenggelamkan rakyat lebih lanjut dalam kesengsaraan??? Kalau masih belum percaya bahwa Jokowi antek imperialis dan kaum pemodal asing, baca dan pelajari semua kebijakan Jokowi yang sudah berjilid 16!! Itu saran ketua GSBI!!!! On Tuesday, May 1, 2018 9:11 PM, "Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45]" <[email protected]> wrote: Memang sama!--- Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh | | | | | | | |
