Orang revisionis jelas akan terus menghujat RBKP karena justru revisionisme lah
yang menjadi sasaran RBKP...Seperti kata orang yang juga kenal Chan di
Tiongkok, Hongli lebih dia hargai karena dengan terus terang
meninggalkan/mengkhianati barisan kiri untuk nyebrang dan berpihak ke KANAN dan
KAPITALISME... Tapi orang-orang revisionis tidak akan dengan terang-terangan
mengaku dirinya sudah mengkhianati usaha Sosialisme... Bukti yang lebih dekat
adalah Deng xiaoping...Mana pernah Deng mengaku dirinya revisionis!!! Dia
bahkan beberapa kali bikin otokritik PALSU... Sedangkan Liu shaoqi, siapa yang
pernah tinggal di Tkk ingat siapa itu Liu.... Khrushchov Tiongkok yang tidur di
samping kita!!!! Tiongkok kapitalis pun masih ditutupi dengan tabir
sosialisme... Nama Partai Komunis Tiongkok pun masih tetap dipasang, padahal
isi perutnya sudah 180 derajat berubah!!!!Tanya kepada Jonathan yang pernah
mempostingkan 134 (kalau nggak salah ingat) bilyuner menguasai Tiongkok!!! Tapi
kenyataan ini tidak penting dan tidak digubris oleh Chan remo... Tetap saja dia
ngotot PKT marxis-leninis dan mendukung Mao!!! Hanya orang yang sudah kena
Alzheimer percaya itu!Si Chan remo tidak punya argumentasi yang masuk akal
untuk melawan semua argumentasi yang pernah diajukan di milis oleh banyak
orang, bukan saya saja. Cara satu-satunya UNTUK MENGALIHAKAN PERHATIAN ialah
Chan SELALU mengungkit soal Tan Ling Jie... Sungguh lucu!!! Itulah kalau sudah
kepepet!!!apa hubungan urusan Tan Ling Jie dengan perdebatan ini??? dia hanya
menggunakan kasus Tan Ling Jie untuk menyerang PKI!! Tapi jelas dia akan
menolak kalau saya bilang dia sudah anti-PKI. Padahal ada komentarnya yang
jelas-jelas membelejeti dirinya sebagai orang yang anti PKI, karena dia membela
Letjen Agus Wijoyo yang menuntut agar PKI juga bertanggung jawab atas
pembunuhan 6 jenderal!!!!Dia anggap sang letjen itu sudah begitu BESAR JASANYA
dengan mengorganisasi seminar ttg 65!! Padahal hakekat pikiran sang letjen sama
saja dengan para pimpinan ABRI/TNI: anti-komunis!!! si Chan maunya kita
BERTERIMA KASIH KEPADA SANG LETNAN JENDERAL ITU!!! Saking sudah begitu dalamnya
dia dalam lumpur revisionis, sampai tidak sadar lagi bahwa dia sudah sama
anti-komunisnya dengan sang letnan jenderal itu!!!Sekarang menuduh saya ketua
gerakan rakyat!!! Busyeeet!!! Hebat sekali saya ini ya????Ha...ha...ha udah
picek matanya dan pikun!! Sudah tidak bisa berpikir logis lagi!!!
On Friday, May 4, 2018 6:32 AM, "Gelora Tan [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> wrote:
Ooouuupsss, ... rupanya nenek dalam tempurung ini menjadi KETUA GERAKAN
RAKYAT Indonesia, ya! Dibelakang layar? Pemikiiran sampean yang saya kritik,
kok bisa jadi saya mencemooh gerakan rakyat dan memberi “nasehat” kepada mereka
yang berjuang dilapangan??? Ada-ada saja ulah nenek yang satu ini, ....
Jelaslah sikap berlanjut dari KESALAHAN FATAL yang terjadi dimasa RBKP, dengan
ekstrimnya memperlakukan perbedaan pendapat yang terjadi sebagai perjuangan 2
garis, perjuangan antara jalan sosialisme dan restorasi kapitalisme, adalah
perjuangan klas yang terjadi dan dengan mudah bahkan serampangan menuduh orang
penghianat, mata-mata dalam selimut, ... dan sama sekali TANPA DASAR pembuktian
yang akurat! Begitu juga pengalaman PKI awal tahun 50-an, dengan serampangan
menuduh Tan Ling Djieisme, jalan parlemeentar. Padahal pemikiran Tan Ling Djie
seperti yang dituduhkan itu, bahkan sebaliknya, yang terjadi kenyataan justru
parlementerisme, jalan damai yang dituduhkan “Tan Ling Djieisme” itulah yang
dijalankan dgn konsekwen oleh Aidit-Lukman-Njoto! Pengalaman dan pelajaran
PAHIT yg telah DIBAYAR mahal dengan jutaan korban jiwa itu, ternyata TIDAK juga
dipelajari baik-baik dan masih saja dilanjutkan oleh nenek yang satu ini! Main
menghujat orang tidak sependapat dengan dirinya sendiri, ... merasa diri
paling benar dan revolusioner, ... Tapi, tidak berani melihat dan memperkirakan
seberapa kekuatan rakyat dan apa yang bisa dicapai dalam tingkat perjuangan
sekarang ini. Tidak berani melihat perjalanan panjang harus ditempuh dan setiap
perjuangan hanya bisa dicapai selangkah demi selangkah, TIDAK MUNGKIN dengan
lompat melompat seekehendak subjektifnya sendiri saja! Kecuali seperti sicebol
merindukan bulan, ... From: Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45]
Sent: Wednesday, May 2, 2018 8:10 PMTo: [email protected] ; Gelora Tan
Cc: Yahoogroups Subject: Re: [GELORA45] Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan
Sejahterakan Buruh apakah patut orang yang kerjanya hanya ongkang-ongkang,
dan mencemooh gerakan rakyat menghakimi dan memberi "nasihat" kepada mereka
yang justru dilapangan bergelut untuk mengembangkan organisasi??? Sudah berapa
kali kamu membelejeti diri sendiri dengan ejekan dan cemoohmu terhadap ormas
dan gerakan rakyat. Jangan sok tahu lah kamu!! Begitu kamu buka mulut sudah
langsung kelihatan sifatmu yang remo, pro kapitalis dan pro imperialis !! Tahu
kamu, beberapa hari yang lalu, aku ngobrol dengan orang yang juga kenal
sejarahmu... Uhhhh, dia bilang dia lebih menghargai HongLi yang dengan
terang-terangan meninggalkan keyakinannya dan dengan terang-terangan berada di
"kanan"...tidak lagi mengganggap dirinya "kiri" apa lagi kom!! Tapi kamu, j
ustru sangat memuakkan...Mengaku tetap "kiri" padahal sudah bertahun-tahun
berada di barisan kanan, pro kapitalis dan pro-imperialis!!!!
On Wednesday, May 2, 2018 1:57 PM, "Gelora Tan [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> wrote:
Tentu perjuangan RAKYAT dimanapun bisa mencapai kemenangan TIDAK ADA yang
dicapai dengan ongkang-ongkang, ....! Kemenangan rakyat Tiongkok, Sovyet dan
Vietnam itu justru mereka secara PANDAI-PANDAI dan TEPAT menentukan musuh pokok
yang harus digempur lebih dahulu, dengan lincahnya menyatukan semua KEKUATAN
yang masih bisa disatukan! Dengan demikian BETUL-BETUL bisa memusatkan TINJU
untuk mengalahkan musuhnya satu demi satu, ... TIDAK semua MUSUH disamakan
begitu saja dan digempur serampangan, ... From: Tatiana Lukman
[email protected] [GELORA45] Sent: Wednesday, May 2, 2018 5:12 PMTo:
Gelora Tan ; GELORA45 Grup Cc: Yahoogroups Subject: Re: [GELORA45] Jokowi dan
Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh Ha...ha...inilah suara revisionis
pendukung kapitalisme dan imperialisme!!! Dikiranya perjuangan buruh itu
cespleng!!!!Dia ongkang-ongkang kaki dan sudah pikun sampai tidak ingat lagi
bagaimana rakyat Tiongkok, rakyat Soviet, rakyat Vietnam mencapai
kebebasannya!!! Karena melihat musuh rakyat "kuat" punya uang dan senjata,
lantas maunya rakyat nrimo saja dan berkolaborasi dengan para penguasa...
On Wednesday, May 2, 2018 6:26 AM, Gelora Tan <[email protected]> wrote:
Kalau sampai sekarang TIDAK JUGA berhasil membeda-bedakan diantara tokoh2 yang
hampir-hampir sama, tidak juga bisa membedakan kekuatan Jokowi dan Prabowo, ...
itulah SEBAB UTAMA kaum BURUH dan RAKYAT sampai sekarang TIDAK JUGA BERHASIL
menangkan perjuangannya! Artinya, sampai sekarang kekuatan RAKYAT di Indonesia
belum juga berhasil dengan tepat memilah-milah mana yang dijadikan sasaran
pokok dan harus digempur dahulu! Kalau semua hanya karena mirip-mirip, dan
dianggap hampir-hampir sama saja lalu hendak degempur serempak, yaaa, diamana
kekuatan anda untuk lakukan itu??? Salam,ChanCT From: Tatiana Lukman
[email protected] [GELORA45] Sent: Wednesday, May 2, 2018 3:53 AMTo:
[email protected] ; Jonathan Goeij Cc: Yahoogroups Subject: Re:
[GELORA45] Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh Ya emang
SAMA!!! Waktu pemilu 2014, orang yang tidak mau pilih Jokowi langsung dituduh
pro-Prabowo. Pendukung Jokowi pakai alasan, Prabowo, militer pelanggar HAM.....
Padahal Jokowi dibelakangnya juga ada militer ( Wiranto yang juga pelanggar
HAM, Hendropriyono, Jenderal Intel), dan sampai sekarang terus didukung
militer...siapa itu Luhut??? Setiap ada konflik dengan rakyat, selalu ada
intervensi tentara..dan itu direstui Jokowi... Begitu terang benderangnya
kebijakan Jokowi yang anti-rakyat, sampai-sampai sulit juga bagi pendukung
butanya untuk sesumbar .... Sudah lama tidak ada lagi semboyan ...Maju Terus
Jokowi!!!!!! Saya tanya dari dulu, maju kemana???? Ke jurang??? Maju untuk
menenggelamkan rakyat lebih lanjut dalam kesengsaraan??? Kalau masih belum
percaya bahwa Jokowi antek imperialis dan kaum pemodal asing, baca dan pelajari
semua kebijakan Jokowi yang sudah berjilid 16!! Itu saran ketua GSBI!!!!
On Tuesday, May 1, 2018 9:11 PM, "Jonathan Goeij [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> wrote:
Memang sama!---
Jokowi dan Prabowo Sama, Tak Akan Sejahterakan Buruh
|
|
|
| |
|
|
|
#yiv5014250220 #yiv5014250220 -- #yiv5014250220ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv5014250220
#yiv5014250220ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv5014250220
#yiv5014250220ygrp-mkp #yiv5014250220hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-mkp #yiv5014250220ads
{margin-bottom:10px;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-mkp .yiv5014250220ad
{padding:0 0;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-mkp .yiv5014250220ad p
{margin:0;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-mkp .yiv5014250220ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-sponsor
#yiv5014250220ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv5014250220
#yiv5014250220ygrp-sponsor #yiv5014250220ygrp-lc #yiv5014250220hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv5014250220
#yiv5014250220ygrp-sponsor #yiv5014250220ygrp-lc .yiv5014250220ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv5014250220 #yiv5014250220actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv5014250220
#yiv5014250220activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv5014250220
#yiv5014250220activity span {font-weight:700;}#yiv5014250220
#yiv5014250220activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv5014250220 #yiv5014250220activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv5014250220 #yiv5014250220activity span
span {color:#ff7900;}#yiv5014250220 #yiv5014250220activity span
.yiv5014250220underline {text-decoration:underline;}#yiv5014250220
.yiv5014250220attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv5014250220 .yiv5014250220attach div a
{text-decoration:none;}#yiv5014250220 .yiv5014250220attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv5014250220 .yiv5014250220attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv5014250220 .yiv5014250220attach label a
{text-decoration:none;}#yiv5014250220 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv5014250220 .yiv5014250220bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv5014250220
.yiv5014250220bold a {text-decoration:none;}#yiv5014250220 dd.yiv5014250220last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv5014250220 dd.yiv5014250220last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv5014250220
dd.yiv5014250220last p span.yiv5014250220yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv5014250220 div.yiv5014250220attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv5014250220 div.yiv5014250220attach-table
{width:400px;}#yiv5014250220 div.yiv5014250220file-title a, #yiv5014250220
div.yiv5014250220file-title a:active, #yiv5014250220
div.yiv5014250220file-title a:hover, #yiv5014250220 div.yiv5014250220file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv5014250220 div.yiv5014250220photo-title a,
#yiv5014250220 div.yiv5014250220photo-title a:active, #yiv5014250220
div.yiv5014250220photo-title a:hover, #yiv5014250220
div.yiv5014250220photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv5014250220
div#yiv5014250220ygrp-mlmsg #yiv5014250220ygrp-msg p a
span.yiv5014250220yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv5014250220
.yiv5014250220green {color:#628c2a;}#yiv5014250220 .yiv5014250220MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv5014250220 o {font-size:0;}#yiv5014250220
#yiv5014250220photos div {float:left;width:72px;}#yiv5014250220
#yiv5014250220photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv5014250220
#yiv5014250220photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv5014250220
#yiv5014250220reco-category {font-size:77%;}#yiv5014250220
#yiv5014250220reco-desc {font-size:77%;}#yiv5014250220 .yiv5014250220replbq
{margin:4px;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5014250220
#yiv5014250220ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv5014250220
#yiv5014250220ygrp-mlmsg select, #yiv5014250220 input, #yiv5014250220 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5014250220
#yiv5014250220ygrp-mlmsg pre, #yiv5014250220 code {font:115%
monospace;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-mlmsg #yiv5014250220logo
{padding-bottom:10px;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-msg
p#yiv5014250220attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv5014250220
#yiv5014250220ygrp-reco #yiv5014250220reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-sponsor
#yiv5014250220ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv5014250220
#yiv5014250220ygrp-sponsor #yiv5014250220ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv5014250220
#yiv5014250220ygrp-sponsor #yiv5014250220ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv5014250220 #yiv5014250220ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv5014250220
#yiv5014250220ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv5014250220