Pekerja di Indonesia berhak atas 12 hari cuti, kalau di Belanda istilahnya
jumlah hari vacantie.
Kalau diambil 5 hari cuti bersama, sisa cutinya yang pekerja dapat
rencanakan tinggal 12- 5 = 7 hari.
Di Belanda, perusahaan sudah bikin plan sendiri dengan karyawannya, untuk
bikin cuti bersama pada
hari2 kejepit supaya karyawan bisa menikmati "liburan"sekaligus beberapa
hari. Ada juga karena
pertimbangan, menghentikan pabrik itu makan waktu 2-3 jam. Start kembali
juga makan waktu 2-3 jam.
Di Belanda, liburan anak sekolah antara Belanda utara dan selatan, beda
seminggu. Ini dibuat supaya
jalanan2 tidak macet pada waktu liburan anak2, yang di situ sebagian besar
orang2 tua yang punya
anak2 kecil, juga ambil libur.
https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170114111505-269-
186281/negara-negara-dengan-hari-cuti-terbanyak-di-dunia

2018-05-12 18:40 GMT+02:00 [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
> cuti bersama dgn libur bedanya apa?
>
> kalau cuti bersama diambil dari cuti tahunan, bagamana dgn mereka yg punya
> rencana ngambil cuti diwaktu yg lain bukannya pd waktu lebaran?
>
> ---In [email protected], <ilmesengero@...> wrote :
>
>
>
> *Jokowi bukan mengelabui rakyat, tetapi mempraktekan politiknya, demikian
> keterangan seorang pendukung setianya. Hehehehehehehe*
>
>
> http://ambonekspres.fajar.co.id/2018/05/08/cuti-lebaran-2018
> -terungkap-jadi-bukti-jokowi-kelabui-rakyat-kok-bisa/
>
>
> Nasional <http://ambonekspres.fajar.co.id/rubrik/ae_nasional_news/>
> Cuti Lebaran 2018 Terungkap Jadi Bukti Jokowi Kelabui Rakyat, Kok Bisa?
>
> By ambon ekspress <http://ambonekspres.fajar.co.id/author/ameksadmin/>
>
> Posted on 8 May 2018 @01:34
>
> Presiden Jokowi
>
> Comments
> <http://ambonekspres.fajar.co.id/2018/05/08/cuti-lebaran-2018-terungkap-jadi-bukti-jokowi-kelabui-rakyat-kok-bisa/#respond>
>
> *AMEKS ONLINE, JAKARTA* – Keputusan pemerintah menjadikan jumlah hari
> cuti bersama Lebaran 2018 menjadi total 10 hari tidak sinkron dengan slogan
> kerja, kerja, kerja yang selalu didengungkan.
>
> Pagi tadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
> (PMK) Puan Maharani membacakan putusan resmi pemerintah tentang cuti
> bersama Lebaran 2018. Dalam putusan tersebut, total cuti bersama menjadi 10
> hari terhitung mulai tanggal 11 hingga 20 Juni 2018.
>
> Putusan ini, kata Puan, diambil dengan tetap mengiikuti Surat Keputusan
> Bersama (SKB) 3 Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan
> Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
>
> Putri pendiri bangsa Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri menentang keras
> putusan tersebut. Baginya, putusan ini diambil dari usulan yang tidak
> bertanggung jawab dan tidak mendidik anak bangsa dengan baik tentang etos
> kerja.
>
> Bahkan pendiri Yayasan Pendidikan Bung Karno ini menilai putusan
> pemerintah bertentangan dengan revolusi mental dan slogan “Kerja, Kerja,
> Kerja” yang selalu didengungkan Presiden Joko Widodo.
>
> “Ini bertentangan dengan revolusi mental. Bertolak belakang juga dengan
> slogan ‘Kerja, Kerja, Kerja’,” ujarnya dilansir Rmol, Senin (7/5/2018).
>
> Putusan libur cuti bersama yang panjang ini memperlihatkan bahwa ada
> ketidaksinkronan kerja pemerintah. Antara apa yang diucapkan pemerintah
> dengan fakta kebijakan yang diambil saling bertolak belakang.
>
> “Kecuali kalau slogan ‘Kerja, Kerja, Kerja’ itu dibuat hanya untuk
> mengelabui (rakyat),” tutupnya.
> (ian/rmol/pojoksatu)
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke