Anda sebetulnya cerdas juga, pada detik sebelum proklamasi kemerdekaan 
Indonesia dijajah Jepang, dan itu fakta sejarah. Saya mengakui sepenuhnya 
kebenaran fakta sejarah proklamasi kemerdekaan seperti yg ditanyakan bung Lusi 
"Bung Jonathan mengakui apa tidak kebenaran sejarah Proklamasi 17 Agustus 1945 
yang dinyatakan oleh Bung Karno dan Bung Hatta?"

---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote :

Melihat jawaban 'tidak' itu disangkutkan dengan pidato 
proklamasi pada jaman penjajahan Jepang, maka sebagai 
anak kecil saya mengendus maunya jonathan itu wilayah 
Indonesia ya sebatas bekas jajahan Jepang saja.
hah..hhaa...
1 ...2 ...3 ...
--- lusi_d@... wrote:


 Untuk pertanyaan kedua bung Jonathan menyatakakan TIDAK. Nah kalau
bung menyebut Indonesia, maka wilayah geografi Indonesia yang bung
maksudkan mana?

Am Thu, 24 May
2018 14:25:50 +0000 (UTC) schrieb Jonathan Goeij:


> Lho.... anda masih ikut diskusi toh? Apa bukannya sudah menang KO
> dari permulaan? Ada 2 pertanyaan Bung Lusi, pertanyaan pertama
> tentang kebenaran sejarah proklamasi jawabannya jelas dan tegas
> IYA.Sedang pertanyaan kedua TIDAK. Pidato proklamasi dan teks
> proklamasi itu penting dalam menjawab kedua pertanyaan itu, silahkan
> anda baca dan simak baik2 sebelum kita diskusikan lebih lanjut.
> Pidato proklamasi itu pendek sekali hanya membutuhkan waktu 1-2 menit
> saja untuk baca semuanya, tidak 1 jam lebih seperti video anda tempo
> hari.
> 
> On Thursday, May 24, 2018, 7:12:52 AM PDT, Tatiana Lukman wrote: 
>  
> Ha...ha..sekarang menolak menjawab langsung pertanyaan Lusi. Padahal
> hanya ada dua jawaban: iya atau tidak!!! 
> 
> On Thursday, May 24, 2018 3:51 PM, jonathangoeij@... wrote: 
> 
>   Pidato Proklamasi, dari Wikipedia:
> 
> - Saudara-saudara sekalian,
> 
> - Saya telah minta saudara-saudara hadir disini untuk
> menyaksikan satu peristiwa mahapenting dalam sejarah kita. 
> - Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjoang,
> untuk kemerdekaan tanah air kita bahkan telah beratus-ratus tahun!
> Gelombang aksi kita untuk mencapai kemerdekaan kita itu ada naiknya
> dan ada turunnya, tetapi jiwa kita tetap menuju ke arah cita-cita. 
> - Juga di dalam jaman Jepang, usaha kita untuk mencapai
> kemerdekaan nasional tidak berhenti-hentinya. Di dalam jaman Jepang
> ini, tampaknya saja kita menyandarkan diri kepada mereka, tetapi pada
> hakekatnya, tetap kita menyusun tenaga sendiri, tetapi kita percaya
> kepada kekuatan sendiri. 
> - Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil sikap
> nasib bangsa dan nasib tanah air kita di dalam tangan kita sendiri.
> Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri akan
> dapat berdiri dengan kuatnya. 
> - Maka kami, tadi malam telah mengadakan musyawarat dengan
> pemuka-pemuka rakyat Indonesia dari seluruh Indonesia.
> Permusyawaratan itu seia sekata berpendapat bahwa sekaranglah datang
> saatnya untuk menyatakan kemerdekaan kita. 
> - Saudara-saudara! Dengan ini kami menyatakan kebulatan tekad
> itu. Dengarkanlah proklamasi kami: 
> - 
> - 
> - P R O K L A M A S I
> -
> - Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan
> Indonesia.
> - Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain
> diselenggarakan
> - dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
> - 
> - 
> - Djakarta,
> 17 Agustus 1945
> - Atas nama
> bangsa Indonesia.
> -
> Soekarno/Hatta.
> 
> 
> 
> --- lusi_d@... wrote :
> 
> Saya ingin bertanya. 
> Bung Jonathan mengakui apa tidak kebenaran sejarah Proklamasi 17
> Agustus 1945 yang dinyatakan oleh Bung Karno dan Bung Hatta?
> Bung Jonathan mengakui apa tidak bahwa wilayah geografi Indonesia
> itu adalah wilayah bekas jajahan Belanda di Nusantara dulu?
> 
> Lusi.-
> 
> 
> Am Wed, 23 May 2018 19:57:13 +0000 (UTC)
> schrieb Jonathan Goeij :
> 
> > Agresi Irian Barat pada dasarnya imperialis Indonesia vs.
> > imperialis
> > Belanda. Hasil dari agresi itu rakyat Papua memang lepas dari
> > penjajahan Belanda tetapi kemudian menjadi jajahan Indonesia.
> > Penyebutan Ganyang Malaysia dan Aneksasi Timor Timur disamping
> > Agresi Irian Barat untuk menyangatkan/menunjukkan sifat imperialisme
> > Indonesia, juga sebagai respon pernyataan yg seakan mengatakan
> > Indonesia hanya sekali melakukan agresi militer dan itupun thd
> > Netherland, tetapi ternyata biarpun baik Malaysia ataupun Timor
> > Timur jelas tidak ada hubungan dengan Netherland tetapi toh tetap
> > saja diserang. Anda memang benar bersikap anti-penjajahan Belanda
> > tetapi sayangnya pro-penjajahan Indonesia. Padahal founding father
> > Indonesia mengatakan "Kemerdekaan adalah hak segala bangsa" mungkin
> > kata2 ini perlu diamandemen dengan tambahan "terkecuali .........."
> > yg bisa diisi sendiri daerah manapun yg kemudian dianeksasi
> > Indonesia.
> > 
> > On Wednesday, May 23, 2018, 11:42:42 AM PDT, Tatiana Lukman
> > wrote: 
> > Ya buat anda pernyataan itu seolah-olah hanya "pendapat" atau
> > "klaim". Dengan sikap itu, sebenarnya dengan jelas jemelas anda pro
> > penjajahan Belanda!!!! Sedangkan saya bersikap anti- penjajahan
> > Belanda. Irian Barat masuk dalam wilayah Indonesia adalah akibat
> > logis dari fakta sejarah bahwa Irian Barat dijajah Belanda. Justru
> > anda yang mencampur adukkan kampanye Irian Barat dengan Ganyang
> > Malaysia dan aneksi Timor Timur. Padahal ketiga hal itu berbeda
> > secara hakekat!!!
> > 
> > 
> > 



Kirim email ke