Kalau anda ikuti brita CGTN kemaren dan hari ini dan ikuti  interview
sipembeli kedele ,maka  perusahaannya yg harus bayar import duty., jadi
kontrak beli adalah dasar FOB, Free on Board on the ship yang telah
di-charter oleh pembeli, bukanlah CNF,  Setelah cargo dimuat, kapten kapal
memberikan  Bill of Lading pada exporter. Exporter/penjual akan serahkan
BIL  pada bank yg ditunjuk oleh pembeli, dan bank akan bayar pada  penjual
sesuai dgn harga  kedele yang disupplynya pada pembeli, - selesailah urusan
jual beli.

Selanjutnya adalah urusan pembeli, yang setibanya kapal dipelabuhan di
Tiongkok, harus bayar freight, import duty, ongkos berlabuh,  ongkos
bongkar  kedele dari kapal dan lain2.

Pembeli dan pemilik kapal mempunyai kontrak tersendiri..

<https://www.avast.com/sig-email?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail&utm_term=icon>
Virus-free.
www.avast.com
<https://www.avast.com/sig-email?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail&utm_term=link>
<#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>

2018-08-17 19:15 GMT+05:30 kh djie [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> Begitu dikenai import tax 25 %, importir Tiongkok akan cepat2 cari
> exportir kedelai lain.
> Tampaknya Brazilia yang juga produsen besar.
> Amerika merasa produsen besar kedelai hanya Amerika dan Brazilia. Rupanya
> merasa Brazilia tidak
> akan sanggup mengambil alih seluruh kebutuhan import kedelai Tiongkok dari
> Amerika.
> Tetapi Amerika sudah cari pasaran baru, bikin kontrak export ke Vietnam,
> Taiwan, Belanda.
> Belanda memang akan import banyak kedelai dari Amerika, supaya baja dan
> Aluminiumnya tidak kena
> pajak import tinggi dari Amerika. Di sini untuk produksi minyak kedelai
> dengan cara extraksi dengan hexaan,
> kemudian hexaannya distoom, dikeluarkan sebagai destillaat bersama air,
> yang dapat dipisahkan.
> Ampas kedelai, kadar proteinnya tinggi, untuk makanan ternak.
> Dulu amaps kedelai dihidrolisa dengan air keras (HCl) jadi asam2 alfa
> amino, untuk bahan kecap.
> Sekarang proses ini di Belanda dilarang, karena kecapnya mengandung
> sedikit mono dan cichloor propanol,
> yang dianggap dapat menyebabkan kanker.
>
> 2018-08-17 13:40 GMT+02:00 ChanCT <[email protected]>:
>
>> Lho, ... kalau importir yg harus menanggung kenaikan pajak import 25%,
>> artinya pemerintah Tk merugikan diri sendiri, mestinya yg terlambat 30
>> menit tiba dipelabuhan diterima dahulu, baru berlakukan ketentuan kenaikan
>> pajakdong. Tapi kenapa pula mereka berkeras menuntut AS bayar kenaikan
>> pajak kedele yg ditimpa itu lebih dahulu baru boleh bongkar kedele
>> dipelabuhan??? Hehehee, ... menarik juga pertengkaran ini, dan cukup
>> muuuaahal!
>>
>> Belum kedengaran bagaimana kesudahannya?
>>
>> Tempo hari terbaca tulisan menyatakan, harga kedele AS jatuh lebih
>> separoh dan banyak dibeli Brasil, Mexico, ... yang siap dapatkan pembeli
>> RRT juga, dan, ... jatuhnya masih bisa lebih murah ketimbang beli langsung
>> dari AS. Kok, ya ada saja akal-akalan pedagang bisa dapatkan harga lebih
>> murah? Lalu, siapa yang dirugikan? Petani AS yang harus jual; harga kedele
>> lebih murah? Tidak juga, krn kabarnya, Trump akan subsidi kerugian petani
>> kedele sampai puluhan Milyar, ...
>>
>> Diputer-puter akhirnya batu yg diangkat Trump menimpa kakinya sendiri
>> juga! Sedang RRT tetap saja bisa dapatkan kedele yang dibutuhkan dgn harga
>> lebih murah, ... Sementara petani Tk digencarkan untuk kembali tanam
>> kedele, siap mengurangi sedapat mungkin kebutuhan kedele dengan import.
>>
>>
>>
>> kh djie 於 17/8/2018 17:12 寫道:
>>
>> Yang naikkan pajak import kedelai adalah Tiongkok, Jadi importir kedelai
>> di Tiongkok yang harus bayar.
>> Harga kedelai Amerika di Tiongkok akan naik. Importir kedelai di Tiongkok
>> akan berusaha beli kedelainya dari negeri lain,
>> misalnya dari Brazilia, yang tidak dikenai pajak import kedelai 25 %.
>> Kapal yang harus tunggu berhari-hari baru bisa bongkar muatannya rugi
>> besar.
>> Tidak tahu akan claim ke mana ? Ke perusahaan assuransi ?
>> Mungkin ada pendapat lain ?
>>
>> 2018-08-17 9:27 GMT+02:00 ChanCT [email protected] [GELORA45] <
>> [email protected]>:
>>
>>>
>>>
>>> Barangkali ada yang bisa memberi penjelasan, semalam dalam benak saya
>>> timbul pertanyaan: sehubungan perdagangan yang tiba-tiba kenaikan pajak
>>> import terjadi. Memang siapa jadi nya yang harus menanggung, karena
>>> HARGA kedele jadi 25% lebih tinggi dari kontrak pembelian? Penjual atau
>>> pembeli?
>>>
>>> Kalau saja pemerintah RRT menuntut AS harus bayar lebih dahulu kenaikan
>>> pajak yg terjadi, logis kah? Lalu, kira2 apa yang akan terjadi?
>>>
>>> Salam,
>>>
>>> ChanCT
>>>
>>>
>>>
>>> ChanCT 於 17/8/2018 7:38 寫道:
>>>
>>> https://www.disway.id/tit-for-tat-setelah-telat-30-menit/
>>> Home <https://www.disway.id/>
>>> » Tit-for-Tat Setelah Telat 30 Menit
>>> [image: Tit-for-Tat Setelah Telat 30 Menit]
>>> Catatan Harian <https://www.disway.id/category/catatan-harian/>,
>>> Internasional
>>> <https://www.disway.id/category/catatan-harian/internasional/>, Terbaru
>>> <https://www.disway.id/category/terbaru/> Tit-For-Tat Setelah Telat 30
>>> Menit
>>>
>>> *Oleh: Dahlan Iskan*
>>>
>>> Hanya karena telat 30 menit. Harus bayar Rp 100 miliar. Betapa mahal
>>> perang dagang ini. Antara Amerika dan Tiongkok sekarang ini.
>>>
>>> Yang telat itu kapal raksasa: The Peak Pegasus. Yang memuat kedelai.
>>> Satu kapal penuh. Seharga hampir Rp 500 miliar.
>>>
>>> Kapal itu berlayar dari pelabuhan Seattle. Di negara bagian Washington.
>>> Tujuannya: pelabuhan Dalian. Di Tiongkok. Posisi dua pelabuhan itu
>>> berhadapan. Dipisahkan samudera Pasifik.
>>>
>>> Ketika The Peak Pegasus tiba di Dalian jam menunjukkan pukul 00.30.
>>> Tanggal 6 Juli 2018.
>>>
>>> Setengah jam sebelumnya Amerika mulai memberlakukan perang dagangnya:
>>> mengenakan tarif 25 persen pada baja dan alumunium dari Tiongkok. Dan
>>> beberapa komoditi lain.
>>>
>>> Tiongkok membalas. Pada jam yang sama. Mulai mengenakan tarif baru bagi
>>> kedelai Amerika. Sebesar 25 persen.
>>>
>>> The Peak Pegasus tidak boleh merapat ke pelabuhan Dalian. Kecuali sudah
>>> membayar bea masuk baru. Perdebatan terjadi. Tapi tidak ada jalan keluar.
>>>
>>> Sejak awal Tiongkok memang sudah mengumumkan: akan selalu membalas
>>> serangan Amerika. Untuk nilai yang sama. Waktu yang sama. Hanya komoditinya
>>> yang berbeda.
>>>
>>> Amerika memilih menghukum  baja Tiongkok. Yang bisa memukul telak
>>> ekonomi negeri panda.
>>>
>>> Tiongkok memilih kedelai Amerika. Yang bisa menyulitkan posisi Trump di
>>> mata petani: basis pemilihnya.
>>> Belum pernah ada perang dagang seseru ini. Tiongkok benar-benar
>>> menjalankan tit-for-tat. Mata dibalas dengan mata. Tangan dibalas dengan
>>> tangan.
>>>
>>> Kini Trump terlihat sering pakai topi hijau. Dengan tulisan: make farmer
>>> great again. Menunjukkan solidaritasnya pada petani. Termasuk menganggarkan
>>> subsidi petani. Sebesar Usd 12 miliar.
>>> The Peak Pegasus kelimpungan.
>>>
>>> Di atas laut. Tiap malam awak kapalnya bisa melihat gemerlap cahaya kota
>>> Dalian (baca: Ta-li-en). Yang cantik itu. Kota 大连 adalah pusat bisnis
>>> konglomerat Wanda. Yang iklannya menguasai stadion-stadion Rusia. Saat
>>> piala dunia lalu.
>>>
>>> Sampai setengah bulan kemudian belum ada jalan keluar. The Peak Pegasus
>>> masih mengapung di kejauhan.
>>> Saya tidak bisa membayangkan: betapa mahal sewa kapal itu. Juga betapa
>>> sulitnya negosiasi.
>>> Kalau bayar bea masuk, rugi. Tidak cocok dengan hitung dagang.
>>>
>>> Kalau mau dibawa balik ke Seattle tambah rugi.
>>> Cari pembeli lain di negara lain juga tidak mudah.
>>>
>>> Ditahan lebih lama kedelainya rusak. Atau mutunya turun.
>>> Sampai sebulan kemudian masih belum ada jalan keluar.
>>> Trump lebih sering lagi pakai topi hijau.
>>>
>>> Tiongkok teguh dengan prinsip tit-for-tat. Bea masuk baru itu akhirnya
>>> harus dibayar. Ini pilihan yang ruginya paling kecil. Dibanding pilihan
>>> lain tadi.
>>>
>>> Gara-gara telat hanya 30 menit. Kerugiannya ratusan miliar.
>>>
>>> Trump kini mengancam lagi: memperluas cakupan komoditi. Tiongkok
>>> membalas dengan tit-for-tat.
>>>
>>> Amerika menambah permainan: memberi angin pada Taiwan. Amerika tahu soal
>>> Taiwan ini sensitif. Tiongkok bisa tiba-tiba emosi.
>>>
>>> Dua hari lalu Amerika memberi panggung pada Presiden Taiwan, Tsai
>>> Ing-wen. Boleh dua hari singgah di daratan Amerika. Dalam perjalanannya ke
>>> Paraguay dan Belize. Dua dari hanya 18 negara yang masih mengakui Taiwan
>>> sebagai negara.
>>>
>>> Di Los Angeles Tsai Ing-wen mengunjungi perpustakaan Ronald Reagan. Dan
>>> berpidato. Menguraikan perjuangannya. Untuk membuat Taiwan negara merdeka.
>>>
>>> Tiongkok protes. Dan terus berlatih militer. Menghadapi situasi tersulit.
>>>
>>> The Peak Pegasus pagi ini masih terlihat sandar di dermaga pelabuhan
>>> Dalian. Entah sudah bongkar muatan atau belum.
>>>
>>> Untung ada Google. Para wartawan terus mengarahkan kamera ke pelabuhan
>>> itu. Salah satu pelabuhan alam terbaik di dunia: kedalaman draftnya 30
>>> meter.
>>>
>>> Perkembangan perang ini kian serius. Belum ada pertanda-pertanda. Untuk
>>> maju ke meja perundingan.
>>>
>>> Harga meja tampaknya terlalu mahal sekarang ini. Belum lagi termasuk
>>> bawahnya. (dahlan iskan)
>>>
>>>
>>> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
>>> 不含病毒。www.avg.com
>>> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
>>> <#m_-9007714111886326143_m_-6140665720381662883_m_6638723836012645106_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
>>> --
>>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "diskusi kita" di
>>> Google Grup.
>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>>> kirim email ke [email protected].
>>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>>
>>>
>>>
>>
>>
> 
>

Kirim email ke