Belum ada kepastian bahwa akan diberi pinjamnan, selain itu dengan ekonomi lemah apakah mau diberi pinjaman. Pernah disiarkan bahwa Deutshe Bank mau berikan pinjaman tetapi kemudian menghilang tak ada khabar.
PT Freeport Indonesia adalah anak perusahaan dari RIO Tinto, jadi termasuk apa yang biasa disebut "American Interest", maka masalahnya kalau menurut hemat saya tidak akan dilespas 51% saham sebelum emas dan tembaganya diperkirakan akana habis dalam waktu singkat.
